Cari Blog Ini

21 Maret 2020

# Bisnis # Perlu Tahu

Belajar dari Urip Wahyono, Pelaku Bisnis Kuliner Ayam Goreng yang Mantap Menjalankan Usaha dengan Dukungan Mesin Aplikasi Kasir

Pelaku-bisnis-kuliner-jogja mitra Go Food+SPOTS

"A h, ketemu juga tempatnya!”   Saya masukkan kembali ponsel yang awalnya saya gunakan sebagai panduan untuk mencari lokasi ini ke dalam tas.  Akhirnya saya tahu  tempat dimana ayam goreng favorit keluarga kami  diproduksi dan dijual secara offline. Ayam Goreng  Pop Lombok Ijo adalah salah satu menu yang bisa ditemukan dengan mudah melalui aplikasi Go-Food. Rasanya yang enak, jarak yang tidak terlalu jauh dari rumah, dan juga harga yang sangat terjangkau menjadi pertimbangan mengapa saya sering melakukan pemesanan menu ini melalui aplikasi.


Sepintas, rumah di tengah desa Durenan, Triharjo, Sleman  Yogyakarta ini tak ada bedanya dengan rumah-rumah lainnya. Hanya ada spanduk bertulis “Ayam Goreng Pop Lombok Ijo” yang dipasang di bagian pagar dan pintu garasi yang dibiarkan terbuka, bisa menjadi penanda.

Saya parkirkan motor, dan bergegas masuk ke garasi. Ada beberapa meja dengan kursi panjang. Di salah satu kursi, tampak  seorang mas-mas berjaket warna hijau berlogo salah satu operator ojek online tengah duduk sembari memainkan ponsel.

“Menunggu pesanan mas...?”

“Iya Mbak. Mbaknya mau pesen juga? Tak pencetin belnya ya..biar nanti orderannya segera dilayani”

Tak jauh dari mas Ojol duduk, ada sebuah tombol kecil. Bel, sebagai tanda panggilan kepada si pemilik rumah.

“Boleh” jawab saya sambil ikut-ikutan duduk. 

Sepertinya masnya ojek online sudah terbiasa melakukan order di warung ini; hapal semua prosedur. Sementara, ini pertama kalinya saya melakukan pembelian di warung ini secara langsung. Biasanya,  via Go-Food😊Kenapa tiba-tiba tertarik membeli langsung? Penasaran. Tiba-tiba ingin tahu rumah produksinya yang berdasarkan maps lokasinya tidak begitu jauh dari sekolah anak-anak.

Beberapa menit menunggu, muncullah  dari bagian dapur sang owner yang kemudian saya tahu bernama Mas Urip Wahyono. Sambil membawa pesanan mas ojek online, kemudian beliau berjalan menuju sebuah meja dengan mesin aplikasi kasir berbentuk menyerupai EDC dengan layar berukuran cukup lebar, bertulis SPOTS.

Aplikasi-kasir-SPOTS

Enak ya mas, bisa jadi koki, waiter, sekaligus kasir?” Tanya saya berbasa-basi sambil terus mengamati gerakan tangan sang owner saat melakukan pencatatan transaksi melalui aplikasi  kasirnya. 

“Ha..ha iya mbak.  Karena di sini 80% orderan via Go-Food, jadi dengan aplikasi kasir ini  pengoperasian lebih mudah. Driver datang, bisa membuat orderannya sendiri, dan saya nggak usah mencatat lagi. Bahkan nanti list data transaksi  dan juga laporan harian tentang menu-menu apa saja yang terjual hari ini dikirim ke e-mail.. Jadi dari situ saya bisa mantau apa yang paling digemari konsumen. Beneran aplikasi kasir yang membantu ” terang Mas Urip. 

Saya hanya bisa manggut-manggut sambil mbatin plus membayangkan seandainya punya usaha kulineran juga, entah itu warung, restoran, atau coffee shop. Dengan model warung online seperti ini saya tidak perlu menyediakan lahan usaha yang luas, dengan tenaga kerja yang juga bisa diminimalisir. Ibaratnya modal sedikit space saja sudah cukup, yang penting ketrampilan, produk untuk dijual.  Untuk tetek bengek yang berhubungan dengan transaksi dan administrasi toh bisa diserahkan kepada mesin aplikasi  kasir SPOTS yang memang sudah jago menghandle aplikasi kasir restoran dan juga aplikasi kasir coffee shop.

Mengenal Aplikasi Kasir SPOTS, Mesin Kasir Mungil Dengan Beragam Kemudahan

Aplikasi-kasir-online


Meski bukan kategori mamak-mamak yang hobi njajan dan juga belanja, tapi belakangan saya memang lebih sering menemui mesin kasir mungil ini. SPOTS paling sering saya lihat digunakan sebagai aplikasi kasir restoran atau aplikasi kasir coffee shop.  Tapi pernah juga melihatnya dipakai sebagai aplikasi kasir toko swalayan.

Fitur-aplikasi-kasir-SPOTS


Dikutip dari laman resminya, spots.co.id, SPOTS merupakan perangkat multifungsi dari GOJEK yang dilengkapi dengan beragam fitur untuk membantu operasional usaha jenis apapun. Tak hanya untuk UMKM yang bergerak dalam bidang kuliner, misalnya sebagai aplikasi kasir restoran, dan juga  aplikasi kasir coffee shop yang terkoneksi dengan Go-Food,  aplikasi kasir ini juga bisa digunakan oleh UMKM-UMKM lain.

Pada dasarnya perangkat kasir online ini hadir untuk memudahkan pencatatan transaksi dan pembukuan agar lebih rapi dan terorganisir.

Beberapa kelebihan mesin kasir SPOTS yang juga diakui oleh pemilik bisnis ayam goreng ini adalah:

Mudah digunakan
Menggunakan SPOTS semudah mengoperasikan smartphone.  Beberapa fitur yang dimiliki mesin kasir ini adalah Daftar Menu, Kategori Menu, Jenis Transaksi Pesanan Langsung atau Go-Food, Metode Pembayaran, dan Laporan Penjualan Harian (Jumlah Nominal Pendapatan dan Jumlah Item Terjual)

Bentuknya ringkas, dengan harga terjangkau
Ukuran mesin kasir SPOTS mungil, ringan, dan bisa ditenteng kemanapun dengan sangat mudah. Kaya fitur, banyak kegunaan, namun dengan harga yang terjangkau. Per bulan Juni 2019, biaya aktivasi mesin kasir SPOTS yaitu 490 ribu rupiah, dan biaya perawatan 4900 rupiah perhari.

Prosedur Kepemilikan yang mudah.
Untuk bisa memiliki mesin kasir multiguna ini prosedur yang mesti dilalui cukup mudah dan hanya perlu 3 langkah, yaitu  mengisi form pendaftaran, melewati proses survai, dan kemudian melakukan proses pembayaran. Informasi lebih lengkap tentang mesin kasir ini, bisa kamu dapatkan di akun instagramnya SPOTS  @spots.id


“Mbak ini ayamnya sudah siap.” Satu box ayam goreng yang masih panas, segera berpindah tangan.
“Dulu saya jualannya menyewa kios mba, di daerah Bantul. Tapi ternyata repot...susah memantau karyawannya,  akhirnya meja-meja tak bawa pulang lagi” tambah  Mas Urip Wahyono. 

Tiga tahun terakhir, ia mantap mengandalkan sistem penjualan melalui transaksi online, meskipun tetap ada juga  beberapa pembeli ada yang datang langsung. 

“Nggak ada niatan membuka usaha dalam format resto atau warung mas?” Tanya saya sembari menyelesaikan pembayaran.

“Saat ini penjualan sudah bagus,  jadinya belum kepikiran untuk kembali ke format warung seperti pas buka pertama di Bantul...tapi nggak tahu juga nantinya.” Jawabnya

Berbagai-metode-pembayaran-SPOTS


Sebagai All in 0ne device (POS+EDC+Priter), metode pembayaran saat melakukan transaksi  melalui SPOTS bisa dilakukan dengan banyak cara. Tunai bisa, e-money boleh, kartu debit oke, bahkan sebentar lagi kartu kredit pun bisa dipakai di merchant yang menggunakan aplikasi kasir SPOTS. Pada intinya, aplikasi kasir ini memberikan banyak pilihan dan mendukung trend pembayaran saat ini yang cenderung cashless.

Penjual pun  tak perlu lagi menyediakan printer untuk mencetak struk belanja. 

“Ini Struknya mbak!” Kata Mas Urip sambil memberikan struk.

“Terimakasih mas..”

Tanpa menunggu, saya langsung mengambil motor dan kemudian pulang. Nggak sabar ingin segera menikmati ayam goreng dengan daging yang empuk, bumbu meresap  dan sambal hijau dengan level pedas yang pas di lidah. 

***
Era digital memang memberikan dampak luar biasa bagi gaya hidup dan perkembangan  dunia usaha. Banyak celah terbuka yang sebenarnya bisa dimaknai sebagai peluang bisnis.  Sepertinya misalnya metode penjualan yang semakin beragam, teknik marketing yang bisa memanfaatkan beragam media, plus dukungan alat yang semakin lengkap, apilkasi kasir misalnya. Urip Wahyono dengan ayam goreng Pop Lombok Ijo, sudah mencoba dan membuktikannya. 


2 komentar:

  1. Tak kira edc bank anu je. Ternyata bukan.

    Bisnis sekarang kayaknya lebih mudah ya. Barang yg mau dijual jg udah banyak yg bisa didapat.

    Eh tapi persaingan jg makin ketat sih ya.

    BalasHapus
  2. Wah usaha ayam lalapan pun pakai SPOTS untuk memudahkan transaksi ya mbak. Memang SPOTS bikin yang ribet jadi efisien.

    BalasHapus

Terimakasih telah meninggalkan jejak. Untuk menghindari spam, untuk sementara kolom komentar saya moderasi dulu ya. Komentar berupa link hidup, anonymous, atau berpotensi sebagai broken link akan dihapus oleh admin

Follow Us @soratemplates