Cari Blog Ini

19 April 2019

Hal Penting yang Jadi Pertimbangan Saat Memilih Sekolah Untuk Buah Hati

April 19, 2019 0 Comments
Saya ingat sebelum Alya masuk PAUD, umurnya saat itu 3,5 tahun. Ia saya ajak berkeliling ke beberapa PAUD terdekat, dan kemudian saya lihat reaksinya saat melihat mainan di sana, saat bertemu dengan para guru. Saat diparkiran menjelang pulang, saya akan bertanya ulang, "Alya mau sekolah di sini?"

Ada sekitaran 4 PAUD waktu itu saya telusuri, hingga kemudian ia mengangguk untuk mau di sekolahnya yang sekarang (satu yayasan ada PAUD, TK) gara-gara sebuah gambar tembok. Ya, karena ada lukisan mobil di PAUD tersebut. 

Dalam menentukan pilihan untuk sekolah, saya ingin menerapkan prinsip demokratis. Memberi kesempatan anak untuk terlibat dalam proses memilih.

Beberapa waktu lalu, pernah juga kami antar Raka untuk melihat keseharian KBM pada sebuah boarding school di Prambanan. Ayahnya memberi dua opsi Boarding school atau SMP Negeri.  Rupanya, dia nggak tertarik. "Aku mau sekolah di SMP Negeri saja,"Begitu kata Raka. 
***

Ketika tahun ini negeri ini punya hajatan besar PEMILU, kami punya hajatan keluarga. Dua bocah kami bakalan punya sekolah baru. Raka  sulung saya, statusnya sebagai siswa SD tinggal beberapa bulan lagi, dan  hampir menjadi generasi putih-biru. Alya  yang sepertinya belum lama masuk PAUD, eh..kok ya sebentar lagi masuk SD. Bagi Alya, karena sering saya ajak sekalian menjemput kakaknya, maka ketika saya tanya "SD nya mau dimana", langsung spontan njawab "SD nya Mas". OK kalau begitu.


Milih Sekolah, Pertimbangannya Apa?

Kalau perspektif anak-anak, bisa jadi mereka menjatuhkan pilihan ke sekolah tertentu karena tampilan fisik, faktor teman dekat, atau bahkan karena masalah remeh; sekolahannya banyak yang jual jajanan😊 Tapi, kalau kacamatanya orang tua, pasti beda. Dan untuk masalah ini, saya berusaha mengakomodir dua pandangan ini. Menerima masukan anak, tapi juga tetap mempertimbangkan beberapa faktor.

Kalau saya pas kecil dulu, masalah milih sekolah sepertinya tidak seribet sekarang. Biasanya pertimbangannya orang tua cuma dua, jarak sama ketersediaan biaya. Dan jarak biasanya yang paling penting. Selama masih bisa dijangkau dengan jalan kaki/sepeda..itulah sekolah pilihan.

Kalau sekarang..nggak berubah banyak sebenarnya. Tapi mungkin jadi lebih detail.  Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan yang menurut saya penting:

1. Jarak Rumah-Sekolah

Pernah Pak Suami cerita, ada salah satu teman kantornya yang berangkat dari rumah pukul 05,00 pagi, karena mesti mengantar anak sekolah dulu di SD favorit di kota  yang jarak tempuhnya 1,5 jam. Jujur, kalau seperti itu bertahun-tahun, saya ndak sanggup. Jarak ideal rumah-sekolah untuk usia TK-SMP menurut saya maksimal 30 menit perjalanan saja. Kenapa? Karena diusia tersebut yang paling bertanggung jawab antar-jemput ya orang tuanya. Menghindari anak kecapekan di jalan juga. Ini ngomongin kalau moda transportasi yang digunakan antar-jemput sekolah motor. Kalau mobil, bisa jadi beda. Sama satu lagi, menghindari fenomena banyaknya anak SMP yang sudah diperbolehkan  orangtuanya membawa motor.

Baca juga : Anak SMP dan Penitipan Motor yang Semakin Rame

2. Fasilitas / Lingkungan sekolah. 

"Apakah anak-anak boleh keluar lingkungan sekolah saat istirahat?"
"Dimana anak-anak jajan ?"
"Makanan/jajanan seperti apa yang disediakan?"

Hal yang bagi banyak orang mungkin terlihat sepele, tapi ini saya tanyakan ke pihak sekolah ketika dulu Raka hendak hunting SD. Karena saya amati, SD ini masa anak-anak euforia njajan. Kalau dilepas begitu saja, bisa jadi kebiasaan di rumah untuk selalu milah-milih jajanan sehat ambrol.

Pernah saya saya sedikit eyel-eyelan dengan seseorang, anggap saja A,  yang berbeda pandangan. Menurut opini yang dibangun A, kepribadian, watak anak itu tergantung dari modal awalnya. Kalau takdirnya si anak bener, di"taruh" dimanapun ia akan bener. Begitu juga sebaliknya. Tapi saya nggak sepakat itu. Faktor lingkungan tempat dimana ia banyak menghabiskan waktu, dengan siapa ia bergaul, itu sangat berpengaruh ke anak. Itu juga kenapa saya mengarahkan anak-anak untuk belajar di lembaga pendidikan dengan porsi pelajaran agama yang lebih banyak dari rata-rata, dengan pemikiran, untuk fondasi moral mereka.

3. Kurikulum yang diterapkan , plus Tingkat Kompetisi di Sekolah
Untuk ini, banyak pendapat juga. Ada yang berpendapat, usia anak-anak itu asyiknya buat bermain sambil belajar. Maka, menyekolahkan anak di sekolah-sekolah yang full dengan berbagai target pencapaian dengan nilai sebagai ukuran, hanyalah akan memberatkan anak. 

Saya berada di tengah untuk masalah ini.


Usia anak memang usia bermain. Namun Bukan salahnya juga mengenalkan ia dengan apa yang namanya kompetisi, bersaing secara sehat untuk mendapatkan skor terbaik dalam mata pelajaran yang diajarkan. Toh nanti, di kehidupan nyata, kompetisi itu memang terus ada.

4. Biaya
Penting nggak penting, ini penting dipikirkan. Untuk post  biaya pendidikan, saya menganut prinsip cari yang terbaik, bukan yang termahal. dan untungnya di Jogja ini, banyak sekolah-sekolah yang masih bisa mengakomodir hal tersebut.

Itu tadi 4 faktor penting yang menjadi pertimbangan saat memutuskan, dimana anak-anak hendak bersekolah. Bisa jadi, teman-teman punya masukan lain, atau bahkan berbeda, Urun rembug di kolom komentar, boleh banget.


13 April 2019

Pilihan Aplikasi Android Terbaru 2019, yang Bisa Didownload Secara Gratis

April 13, 2019 2 Comments
Gratisan?? Ha..ha, ini salah satu yang mbikin bahagia para mamak😁 Termasuk aplikasi gratisan. Tertarik? Lanjut baca yak!!😁

Bagi pemilik/pengguna  android, termasuk saya tentunya, tentu sudah tidak asing lagi dengan berbagai aplikasi gratis yang bisa kita download melalui playstore. Pada tahun ini saja aplikasi yang sudah ada di play strore sudah mencapai 2, 5 juta jenis aplikasi. Buanyak poll kan?

Ada beberapa aplikasi yang dirasa sudah sangat biasa didengar dan juga kita download, dan hampir sebagian besar aplikasi nya memang gratis dan bisa di download dengan sangat mudah.

Nah, untuk kamu yang memiliki aktivitas padat ---bahkan kadang sampai telat bangun,  berikut beberapa aplikasi android terbaru, yang bisa kamu download secara gratis

1. Google Assistant


Image: pixabay.com

Layaknya memiliki seorang asisten, aplikasi buatan google google ini bisa  membantu kamu untuk berkomunikasi dengan mudah, memasang alarm dan juga melakukan navigasi sampai dengan jenis pesan suara. Beberapa ponsel sudah secara otomatis terinstall dengan aplikasi ini, tapi kalaupun belum, kamu bisa menginstallnya sendiri dengan mudah.

2. Google Duo
Sama-sama produknya google, aplikasi ini juga termasuk jenis aplikasi yang bisa di download secasa gratis. Suka video call an dengan pasangan, teman, atau keluarga? Nah, kalau biasanya kamu melakukan panggilan video menggunakan aplikasi skype, wa, atau aplikasi chat lain, cobalah pake Google Duo dan bandingkan!

Image: pixabay.com


Cara menggunakan Google Duo  sangat mudah.  Kamu hanya tinggal melakukan verifikasi nomor dan juga melakukan log in dan bisa langsung menggunakan aplikasi ini seperti biasanya.

Aplikasi ini, juga dilengkapi  fitur menarik, salah satu nya adalah fitur knock knock; semacam fitur yang memiliki fungsi live. Bahkan kamu juga bisa meninggalkan pesan dalam dengan aplikasi ini.

3. WPS Office

Bagi merk smartphone tertentu, aplikasi ini  sudah dimasukkan sebagai aplikasi bawaan pabrik. Tapi ternyata tidak, untuk smartphone yang saya gunakan satu tahun terakhir ini.
Tampilan WPS office di ponsel saya

Sebagai blogger, saya tentu akrab dengan aplikasi ini.  Menurut saya, WPS office ini merupakan jenis aplikasi terbaik dengan berbagai file office, seperti power point, google docs, word, excel dan lain sebagainya.  Selain itu yang membuat aplikasi ini menarik adalah sudah dilengkapi dengan fitur PDF Converter dan juga membagikan file. Selain itu kamu juga bisa melakukan penyimpanan data secara otomatis.

4. Unified Remote

Untuk aplikasi terakhir yang dapat kami rekomendasikan adalah aplikasi unified remote. Aplikasi ini merupakan jenis aplikasi android yang bisa membuat kamu jauh lebih mudah untuk melakukan control pada sebuah personal computer/pc. Selain itu kamu juga bisa dengan mudah menggunakan Bluetooth dan juga wifi agar bisa mengontrol dengan baik. Aplikasi ini juga biasa digunakan di windows, mac, dan juga linux.

Bersyukur ya, bisa menikmati perkembangan di era digital yang begitu pesat. Semakin hari, kita semakin disuguhi beragam pilihan, dengan banyak kemudahan

Apartemen di Tangerang Selatan dengan Harga Murah

April 13, 2019 0 Comments

Apartemen, belakangan kerap menjadi pilihan hunian, terlebih di kota-kota besar, termasuk Tangerang Selatan. Letaknya yang berbatasan langsung Ibu Kota Jakarta, membuat beberapa orang sangat tertarik menjadi  salah satu pemilik, atau paling nggak berinvestasi bidang property, khususnya apartemen di Tangerang Selatan.

Tidak hanya mudah diakses menggunakan berbagai moda transportasi, nyatanya Tangerang Selatan juga mempunyai beragam fasilitas umum sebagai penunjang gaya hidup yang mumpuni. Tersebar beberapa pusat perbelanjaan berskala internasional seperti AEON, Living World, Teras Kota dan beberapa mall dengan konsep yang modern dan juga berbagai inovasi yang bernuansa internasional. Menilik ke daerah Alam Sutera terdapat sebuah apartemen dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, kemudahan akses dan juga harga yang murah.

Pacific Garden Stlye, Salah Satu Apartemen di Tangerang Selatan

Berlokasi di Tangerang Selatan, apartemen ini merupakan apartemen baru di Alam Sutera dengan konsep Experience The Stylish Living @ Alam Sutera. Perlu diketahui bahwa apartemen ini juga meraih penghargaan sebagai The Best Apartement in South Tangerang. 

Dengan didukung desain yang modern, apartemen ini sangat cocok untuk dihuni para generasi milenial seperti mahasiwa dan juga anak muda yang dinamis, dengan desain dan beberapa fitur yang modern namun tetap stylish.

Hunian sewaan ini juga mendukung orang yang bekerja di kawasan Alam Sutera dan sekitarnya mengingat kawasannya yang sangat mudah diakses. Beberapa fasilitas yang ditawarkan meliputi, Cafe, coworking space, fitness center and Jogging Track, Pool Lounge and BBQ area, Food Center, Luxury Atrium. Dengan fasilitas yang ditawarkan tersebut menjadikan apartemen pacific garden menjadi satu-satunya tempat yang nyaman dan juga sehat untuk para generasi milenial apalagi dalam memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka agar dapat tumbuyh dan juga berkolaborasi dengan yang lain.

Alasan Harus Berinvestasi di Salah Satu Apartemen di Tangerang Selatan


Sangat berpotensi di sewa 12.000 Mahasiswa
Letak Apartemen Pacific Garden sangat strategis, dikelilingi 3 kampus sehingga dapat berpotensi dihuni lebih dari 12.000 ribu. Hanya selangkah menuju kampus BINUS, ditempuh dengan waktu 5 menit menuju kampus Swiss German University dan juga Universitas Bunda Mulia.

Didukung fasilitas yang lengkap
Beberapa fasilitas yang digunakan sebagai pendukung gaya hidup mahasiswa meliputi: Cafe, Food center, Coworking space, fitness center dan Jogging Track, Pool Laounge & BBQ Area dan masih ada banyak fasilitas lengkap lainnya

Lokasi apartemen sangat strategis.
Letak salah satu apartemen di Tangerang Selatan ini berseberangan dengan Mall @ Alam Sutera, dan juga dikelilingi oleh beberapa gendung perkantoran seperti Synergy Building, The Prominence, dan juga Alfamart Headquarters. Selain itu juga didukung kemudahan akses menuju berbagai tempat seperti IKEA, Living World, The Flavor Bliss, Pasar 8, Giant dan juga Omni Hospital.

Kemudahan Akses
Kemudahan akses menuju beberapa jalan tol seperti tol Jakarta - Merak, Tol JORR 2 dan juga tol Airport

Biaya cicilan ringan
Karena berpotensi dihuni oleh mahasiswa maka cicilan apartemen ini sangat ringan mulai dari Rp. 5 Juta per bulan.

Unit Yang di Sediakan di Apartemen Pacific Garden

Hadir dengan desain interior yang sangat stylish, Life Style Center juga memberikan banyak sensasi kehangatan dari suasana residence yang sangat berbeda dari para penghuni yang ada. Sehingga sangat memungkinkan untuk saling bertegur sapa dan juga mengenal satu sama lain, sharing banyak hal ataupun sekedar menyesap secangkir kopi secara bersamanaan. Bangunan Pasific Garden Style sebagai salah satu apartemen di Tangerang Selatan seluas 1,4 HA dengan tinggi 40 lantai dan hanya ada 30 unit di setiap lantainya.

9 April 2019

Bersenang-Senang di Dancow ‘Iya Boleh’ Camp Jogja

April 09, 2019 3 Comments

“Nggak usah main tanah lah dek, nanti kotor....takutnya cacingan”
“Jangan hujan-hujanan.....kalau pilek gimana...?”

Sebagian ibu  bisa jadi akrab dengan rangkaian kalimat tadi. Kadang kalaupun beda template paling sedikit aja, tapi pada intinya tetap sama, yakni melarang anak melakukan apa yang ia mau, dengan alasan “demi kebaikan mereka."  Daripada kotor, daripada sakit.

Tapi serius.......itu demi kebaikan anak-anak? Hmm..perlu dipikirkan ulang sepertinya🤔

Demi ibu sih iya, karena baju yang  kotornya parah  akan menambah kerepotan Sang Ibu saat mencuci, dan  melihat anak yang rewel saat sakit itu, benar-benar kondisi yang tidak menyenangkan. Hayo..ngaku....😊😊

Sekitar 10 tahun silam, saya pernah melakukan kesalahan itu. Saya cenderung membatasi kemauan eksplorasi  si sulung.  Bukan melarang sama sekali  juga sebenarnya, tapi saya sering terlalu khawatir saat ia terlalu lama berada di tanah, tidak mengijinkannya saat ia merengek minta main hujan-hujanan barang sebentar. Alasannya, takut nanti sakit,  karena saya tahu ia gampang sakit waktu itu.

Efeknya, sulung saya tumbuh dengan pembawaan pemalu dan sering saya lihat ia cenderung ragu-ragu. Tingkat percaya dirinya kurang. Ya, bisa jadi, itu karena dahulu  dalam beberapa hal, saya sering membatasi gerak dan keingintahuannya.

Pada anak ke dua, yakni Alya, saya menerapkan strategi yang berbeda. Saya cenderung  melepaskan, meski bukan berarti tanpa pengawasan. Saat mengasuhnya,  saya meminimalisir mengatakan jangan, dan belajar untuk lebih percaya diri untuk mengatakan “Iya Boleh...” ke  anak.  Yang penting saya memastikan ia tahu benar apa yang akan ia lakukan, dan apa akibatnya. Kedua, si bocah posisinya aman, dan ketiga sebisa mungkin saya terlibat saat si anak tengah berekplorasi.

Dan saya amati –bukan bermaksud membandingkan dua anak, tapi memang beda.  Sedari kecil, si adek tumbuh lebih pemberani dan percaya diri. 

Ketika Dancow mengkampanyekan gerakan  ‘1 juta Iya Boleh’ kepada semua orang tua Indonesia untuk tanpa ragu mengatakan  “Iya Boleh” kepada anak agar si kecil lebih bebas bereksplorasi, maka tanpa ragupun saya turut menjadi bagian dari satu juta orang tua, yang akan berusaha untuk meminimalisir kata jangan, dan dengan yakin mengatakan “Iya Boleh” ke anak.

Bertemu Teman, dan Bersenang-Senang di  ‘Iya Boleh’ Camp Dancow

dancow-iya-boleh-camp-jogja
Saya dan beberapa teman blogger yang diberi kesempatan untuk mengikuti Dancow "Iya Boleh' Camp Jogja

Sabtu, 6 April lalu merupakan hari istimewa buat saya dan juga Alya, karena di hari tersebut kami dan juga beberapa teman blogger Jogja berkesempatan untuk datang di pembukaan acara ‘Iya Boleh’ Campnya Dancow.  Sejak pagi, tak sabar ia menanti dan terus bertanya, “Bu...nanti di sana aku ketemu banyak teman kan? Aku boleh main kan?” 

“Iyaa...nanti ada anaknya temannya Ibu. Kamu mainan sama mereka. Ibu belajar, kamu mainan. Ok” Kata saya.

Digelar di Jogja City  Mall Jogja, Dancow ‘Iya Boleh’Camp tidak hanya menyasar segmen anak-anak, tetapi juga bisa sekaligus dijadikan ajang belajar para orang tua karena ada juga sharing-session  yang menghadirkan para expert, diantaranya dr. Ayu Kusuma Dewi, M.Si, SP.GK dan juga Tri Novita Herdalena S.Psi, Psikolog, CPC. 







booth-booth yang tidak hanya membuat anak betah untuk berlama-lama, tapi juga bermanfaat untuk menstimulasi anak

Jadi sementara saya mengikuti sharing –session, Alya bergembira-ria bersama teman-teman barunya di beberapa booth yang tersedia. Booth-booth ini tentu saja bukan sekedar area bermain semata, tetapi juga bisa dijadikan media untuk mengasah kecerdasan anak-anak, seperti kemampuan psikomotorik, melatih empati, kreatifitas, kecerdasan, dan lain-lain.

Kembali ke materi diskusi parenting,  menurut dr Ayu, memang saat anak bereksplorasi, ada banyak tantangan penyakit yang mungkin bisa menganggu, seperti ISPA dan juga diare.  Nah, disinilah pentingnya peran nutrisi dan asupan probiotik seperti Lactobacillus Rhamnosus, yang telah terbukti mampu menurunkan resiko infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Sementara dari sisi psikologis, Psikolog Tri Novita lebih menyorot tentang peran orang tua untuk mempersiapkan anak-anak dengan berbagai kecakapan yang sesuai dengan perkembangan zaman. 

dancow-iya-boleh-jogja
sharing session dengan para expert. Ada ahli kesehatan, dan juga psikolog. Dari hasil diskusi tersebut terungkap, ada 3 faktor penting yang sangat berpengaruh dalam tumbuh kembang seorang anak, yaitu nutrisi seimbang, stimulasi, dan juga cinta kasih


Dalam kesempatan yang sama, sebagai bentuk perayaan atas keberhasilan Gerakan “1 juta Iya Boleh” yang  dalam tempo sekitar 2 bulan sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 juta ‘Iya Boleh’ dari orang tua di seluruh Indonesia, juga diluncurkan Modul ‘Iya Boleh’ Untuk Anak Unggul Indonesia

Modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ ini kami berikan sebagai wujud  apresiasi terhadap para orang tua yang telah ikut serta mendukung  gerakan ‘1 juta Iya Boleh’ –Alvin Wiradarma
modul-dancow-iya-boleh
Launching modul 'iya boleh' yang dilakukan serentak dengan dua kota lainnya, yaitu Jakarta dan juga Makassar. Alya naik panggung? itu karena anak-anak pada mau naik, tampil di depan, dan tentu saja diperbolehkan oleh pihak Dancow😊

Modul ini tersedia dan dapat diakses melalui laman Dancow Parenting Center di Iyaboleh.com. Melalui modul ‘Iya Boleh’, orang tua akan mendapatkan panduan pengasuhan si kecil dilengkapi dengan tips yang bisa dipraktekkan sehari-hari. “Kami harap modul ini dapat membantu para orang tua dalam mengasuh, memenuhi asupan nutrisi, dan juga memberikan teladan prilaku positif , sering mengatakan ‘iya boleh’ untuk mendukung eksplorasi dan keingintahuan si kecil yang akan membuatnya terus belajar dan terus berkembang menjadi anak unggul Indonesia,” tutup Alvin selaku Brand Manager Dancow Advanced Excelnutri+

Meskipun hanya mengikuti event ini selama kurang lebih dua jam, tapi banyak ilmu dan kegembiraan yang kami dapatkan. Bahkan, bocah saya harus dibujuk untuk mau pulang karena terlalu enjoy bermain di booth yang di sediakan. Terimakasih Dancow!😊

2 April 2019

Boleh Bermain Game, Asal Ngerti Tanggung Jawab

April 02, 2019 2 Comments

“Iya..nanti........sebentar..........”   Mau nya masih menego waktu.

“Sudah Ka...taruh!...” Perintah saya dengan intonasi yang makin lama makin tinggi. Sebelum ini saya sudah mengingatkan untuk berganti aktivitas, tapi dijawab dengan kata "Nantii.." 

Saya tahu sudah lebih dari satu jam  ia  asyik dengan benda mungil itu.  Hampir dua jam malah. Main game



Dengan wajah bersungut-sungut, sulung saya akhirnya meletakkan ponsel  2nd-an ayahnya itu ke meja. Sabtu-Minggu itu sebenarnya hari yang bagi anak saya menyenangkan. Dia punya “jatah” untuk bermain gameee..ini masih saja direcokin, di suruh stop sama Ibunya. 

“Ibu ku galak. Nggak asyik”  Mungkin itu  yang ada dipikirannya. Tapi biarkan saja. Saya mesti tegas.  Menjelang ujian  kelas 6 ini, para guru di sekolahnya sudah wanti-wanti, agar  orang tua lebih ketat mengontrol  anak-anak, sebisa mungkin  dikurangi frekuensinya bermain game, entah via ponsel maupun playstation.

Baca juga : Kata Anak-anak, Saya Mirip Kak Ros

Benar kalau ponsel itu bagai mata pisau. Bisa bermanfaat banget, tapi kalau terlena ya bahaya. Apalagi buat anak-anak  yang belum pinter ngatur waktu. Maka itu, keberadaan orang tua di sini penting. Mengontrol, mengingatkan anak.

Akan ada mata yang sakit kalau terlalu lama kena radiasi, akan ada bahaya obesitas kalau anak kurang beraktivitas fisik, akan ada gangguan sosial seandainya anak hanya berteman dengan gadget, tanpa berinteraksi dengan manusia yang lain. Ada kewajiban-kewajiban sebagai anak sekolahan yang bisa jadi terbengkelai karena banyak waktu yang tersita di depan layar.

Setelah punya anak, saya baru ngerti, kalau tanggung jawab  sebagai orang tua itu tidak mudah.  Beda jaman, beda tantangan.

Kalau saya kecil dulu, paling ibu saya jengkel karena saya terlalu asyik bermain, sepedaan ke sana kemari, dan bahkan sampai dicari karena sering tiba-tiba ngilang tanpa pamit. Saya sering kena tegur karena lebih senang nonton film di tv, mlototin film kartun atau malah ngapalin jam tayang sinetron, padahal seharusnya jam belajar. 

Untung lho, waktu itu saya ada yang ngingetin. Samaa...dulu pas diingetin ya jengkel😀😀

Sekarang situasi berbalik. Saya sudah jadi ibu. Punya tanggung jawab untuk ngontrol anak-anak. Seusia mereka, menurut saya masih belum bisa dilepas sepenuhnya. Iya, diberi ruang gerak, tapi tetap dalam pengawasan orang tua.

Baca juga : Membangun Relasi Sehat Anak dengan Gadget dan juga Media, Anak, dan Pornografi

Balik ke kebiasaan ngeGame, boleh atau tidak? Menurut saya boleh.  Karena itulah hiburannya anak-anak sekarang. Jaman anak-anak asyik bermain gundu atau lompat tali, bisa jadi sudah lewat, berganti dengan Minecraft, dan game-game dengan tampilan menarik lainnya. 

Bermain game itu seru, iya saya pun ngerti. Bisa jadi itu sama asyiknya dengan saya yang bisa berjam-jam scroll media sosial, atau streaming  film. Satu point yang mesti diingat, tahu porsi dan nggak lupa sama tugas utama masing-masing. Satu lagi, ngegamenya milih juga. Sesuai umur.
 ***

“Ibu...aku mau jadi Youtuber. Yang pinter main game, trus nanti bikin tutorial game...”  Komentar anak saya  pasca melihat tayangan di TV tentang penghasilan para youtuber yang dinilai fantastis. “Boleh. Tapi kamu sekolah dulu, jangan mikir nyari uang. Nyari ilmu sebanyak-banyaknya dulu” Itu jawaban saya. 

Saya ngerti Raka. Kemauannya masih kayak angin berhembus, kadang ke utara, kadang ke selatan. Seandainya diluar profesi youtuber, dia tahu ada para gamers yang  bahkan mendapatkan penghasilan dari bermain games, pasti cita-citanya akan berubah. Nonton Upin-Ipin yang pengen jadi astronot, bisa jadi berubah lagi.

Ini sebenarnya mirip sama niat kami untuk memberikan Raka fasilitas motor, saat dia sudah SMA kelak. Meski sekarang, beberapa teman seumurannnya ada yang sudah bisa mengendarai motor, tapi kami ndak kepengen. Nanti, biar dia belajar dan menguasai, kalau memang secara psikologis memang sudah siap.

Sama dengan game, dan wewenang terhadap sebuah ponsel.

Besok, kalau si anak sudah dirasa bisa memanage waktu, bisa menyeimbangkannya dengan kewajiban-kewajiban yang lain, saya sebagai ibu nggak perlu lagi sebawel ini.  Mau uang jajannya dipake buat mbeli PB Garena? Boleh,  tapi kalau sudah gede. Bisa nanti kompetisi sama mas Pramudya --anaknya Kakak. Karena saya tahu, dua anak ini nyambung banget kalo ngobrolin games. 

Tapi nanti yaaa... Klo ilmu management waktu kalian sudah lebih matang.

Dan hari ini, saya mendengar ada statement yang cukup  melegakan dari Raka.. “ Bu, setelah besok Minggu ...sampai USBN aku nggak main game dulu...fokus ke ujian.” Oke, Sip! Saya juga niat, kegiatan saya di dunia maya juga akan saya kurangi. Ada anak yang sedang mempersiapkan ujian. Bukan off sama sekali, tapi akan jauh berkurang. Mohon doanya ya teman-teman, semoga semuanya dimudahkan dan dilancarkan. Aamiin.

28 Maret 2019

Rumah Dijual di Surabaya, Potensi Properti Terbesar di Timur Jawa

Maret 28, 2019 1 Comments
rumah-dijual-di-surabaya
image : Pixabay.com
Sektor perekonomian Surabaya yang terus berkembang ikut membantu mendongkrak pertumbuhan properti kota ini. Kalau kamu sedang mempertimbangkan untuk tinggal di sini dan membeli rumah dijual di Surabaya, yuk simak dulu ulasan berikut ini😊

Perdagangan dan industri menjadi sektor yang cukup dominan di Kota Pahlawan. Terbukti dengan keberadaan beberapa perusahaan besar seperti Unilever Indonesia dan PT PAL Indonesia. Selain itu, sektor pariwisatanya juga tak kalah menarik, mulai dari wisata alam hingga wisata belanja dan wisata keluarga. 

Ditambah lagi lingkungannya yang sehat dan bersih dihiasi taman kota yang menarik dan bisa ditemukan hampir di setiap sudut kota. Surabaya kini telah menjelma menjadi salah satu kota besar yang berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, yakni jadi pusat perekonomian dan bisnis untuk kawasan Indonesia bagian timur.

Tak heran jika banyak pengembang yang tertarik membangun beragam project di sini. Ditambah lagi dengan daya beli masyarakat yang relatif tinggi dan ekonomi yang stabil. Fatktor ini turut berperan dalam menggairahkan sektor properti kota ini.

Karena itulah kini wajar jika kamu  bisa dengan mudah menemukan kawasan perumahan, perkantoran, apartemen, hingga kawasan industri dan komersial lainnya di Surabaya.

Mulai dari 100 Juta-an Sampai 1 Miliar, Ini Pilihan Menarik Rumah Dijual di Surabaya

rumah-dijual-surabaya-100juta-s/d-1-milyar
image : pixabay.com

Sebagai salah satu kota terbesar di Indonesia yang mengalami kenaikan harga properti setiap tahunnya, bukan berarti kamu tidak bisa  mendapatkan hunian murah di Surabaya. Coba saja cek www.99.co/id untuk tahu berbagai pilihan murah dan menarik rumah dijual di Surabaya harga 200 juta misalnya. Kamu akan menemukan rumah dijual di Surabaya Barat dengan konsep eco green living & one gate system yang berlokasi dekat ke Pasar Menganti dan juga Gerbang Tol KLBM (Krian-Legundi-Bunder-Manyar).

Perumahan ini juga memiliki fasilitas menarik seperti kolam renang, sarana olahraga, playground dan tempat ibadah. Ya, hunian minimalis modern yang menarik dari Maharaja Residence ini bisa kamu dapatkan dengan harga Rp 200 juta-an saja.

Mau pilihan lebih murah dari rumah dijual di Surabaya lainnya ada di kawasan Sawahan, tepatnya di Banyuurip. Berlokasi dekat ke RS Islam, RS Bhakti Dharma Husada dan juga pusat transportasi publik seperti Terminal Benowo, unit rumah baru dengan ukuran 5x8m ini bisa kamu miliki hanya dengan Rp 150 juta.

Nah, kalau kamu  punya budget lebih, tentunya pilihan rumahnya akan semakin banyak dan menarik. Misalnya jika kamu mencari rumah dijual di Surabaya harga dibawah 1 miliar rupiah, banyak sekali pilihan yang bisa kamu coba, seperti Bukit Palma, yang merupakan bagian dari hunian terpadu yang eksklusif persembahan Group Ciputra.

Kamu bisa mendapatkan salah satu hunian mewah di Bukit Palma, dengan luas tanah 84m2, luas bangunan 60m2, ukuran 7x12m, dan carport yang bisa menampung 2 mobil dengan harga Rp 920 juta. Pilihan lainnya ada Perumahan Pondok Tjandra Indah dengan harga mulai dari Rp 750 juta. Ini merupakan hunian yang dibangun di atas lahan seluas 400 hektar dan bisa diakses melalui Tol Tambak Sumur dan Middle East Ring Road (MERR). Saat ini sudah dibangun beberapa fasilitas penunjang, mulai dari pusat olahraga, club house, sekolah, pusat belanja dan pusat komersial.

Dengan harga yang kurang lebih sama, kamu juga bisa mendapatkan unit hunian di Citra Sentosa Lakarsantri, Surabaya Barat yang berukuran 75m2 di atas lahan 107m2 dan dilengkapi 2 kamar tidur, 2 kamar mandi, carport, sistem keamanan 24 jam serta akses jalan yang bisa dilalui 2 mobil. Rumah yang berada di kawasan bebas banjir dan memiliki akses mudah ke pusat pendidikan, pusat perbelanjaan, rumah sakit serta tempat ibadah ini, ditawarkan dengan harga Rp 750 juta dan masih bisa ditawar.

Rumah Dijual di Surabaya, Potensi Properti di Kota Terbesar Setelah Jakarta

rumah-dijual-di-Surabaya
image : pixabay.com

Diungkapkan oleh kompas.com, sebagai kota kedua terbesar di Indonesia, Surabaya menjadi patokan sebuah standar penilaian bisnis dan investasi setelah Jakarta, termasuk untuk sektor properti. Daerah ini dinilai sebagai pasar yang tak pernah surut dan bisa dibilang potensi dan perkembangannya makin menyaingi Jakarta.

Sama halnya dengan ibukota, bahkan kemajuan Surabaya juga berdampak pada pertumbuhan kawasan di sekitarnya seperti Gresik dan Sidoarjo. Selain pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat, kesejahteraan penduduknya juga ikut berkembang pesat. Di sini masyarakat ekonomi atas sudah terbentuk dan ekonomi bawah sudah mengalami perbaikan dari segi kesejahteraan. Hal ini turut mendorong daya beli masyarakat secara keseluruhan. Sehingga tak heran jika kota ini jadi tujuan favorit untuk bisnis dan investasi properti.

Dari waktu ke waktu permintaan atas rumah tapak masih yang paling tinggi di Surabaya dan baru kemudian disusul oleh apartemen.Ini terbukti dengan masuknya Surabaya dalam 3 besar target para pencari rumah, setelah Jakarta dan Bandung. Perkembangan ini makin terasa dan dapat dilihat dari maraknya pembangunan rumah di sini.

Seperti yang disinggung sebelumnya, ada beberapa alasan dibalik banyaknya yang mencari rumah dijual di Surabaya. Selain karena sektor ekonomi yang berkembang, Surabaya juga jadi salah satu kota besar di Indonesia yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas umum yang memadai mulai dari pusat pendidikan, kesehatan, hiburan dan masih banyak lagi. Dan layaknya hunian di daerah potensial, selain untuk dihuni, mencari rumah dijual di Surabaya juga bisa dijadikan peluang investasi.

Berikut 3 alasan utama yang membuat Surabaya jadi kota yang layak untuk investasi properti:

1. Kenaikan harga rumah yang signifikan
Ini tentu jadi daya pikat utama bagi yang ingin berinvestasi. Sama halnya dengan pertumbuhan ekonominya, harga rumah dijual di Surabaya juga meningkat setiap tahunnya, bahkan mencapai 20% per tahun, dengan daerah yang paling banyak di cari adalah Rungkut dan Wiyung.

2. Infrastruktur yang terus dikembangkan
Ini bisa jadi faktor utama pesatnya jumlah pencari rumah dijual di Surabaya, karena pengembangan infrastruktur sangat membantu aktivitas masyarakat.Misalnya saja pembangunan Jalan Lingkar Barat Luar (JLBL), Jalan Lingkar Timur Luar (JLTL) dan Jalan Lingkar Dalam Timur (JLLDT) alias Middle East Ring Road (MERR) IIC.Lalu juga ada pembangunan program Angkutan Massal Cepat (AMC) berupa trem dari utara ke selatan Surabaya yakni dari Jalan Tunjungan menuju Terminal Joyoboyo.

Sedangkan untuk rute timur ke barat, moda angkutan massal cepat yang akan dikembangkan adalah Light Rail Transit (LRT). Yang tak kalah menarik, setelah rencana proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, pemerintah juga mulai menyinggung kereta cepat Jakarta-Surabaya. Pembangunan infrastruktur seperti ini tak hanya bisa menunjang perekonomian tapi juga bisa sekaligus mengurai kemacetan. Selain jalan dan transportasi, Surabaya juga makin dilengkapi berbagai fasilitas, seperti sejumlah mal besar contohnya saja Supermal Pakuwon.

3. Destinasi pendidikan dan wisata

image : pixabay.com

Ya, ini tentunya juga tak kalah menarik. Di Surabaya ada banyak universitas ternama, misalnya Universitas Airlangga. Ini juga tentunya mengundang banyak mahasiswa pendatang dari seluruh pelosok negeri. Selain itu, seperti yang dikatakan sebelumnya, bahwa di Surabaya juga banyak destinasi wisata yang bisa kamu pilih. Mulai dari wisata alam seperti Pantai Kenjeran dan Ekowisata Mangrove Wonorejo. Sementara untuk wisata sejarah bisa ke Gedung Balai Kota Surabaya, Kawasan Kota Tua, Jembatan Merah serta sejumlah museum. Kalau mau wisata bersama keluarga, kamu bisa pilih Ciputra Waterpark, Kebun Bibit dan sejumlah taman yang menghiasi kota seperti Taman Bungkul dan Taman Harmoni.

Menarik kan? Jadi, sudah siap cari info rumah dijual di Surabaya? 

Follow Us @soratemplates