Cari Blog Ini

14 November 2019

Peduli Lingkungan, Ratusan Milenial Hijaukan Situs Ratu Boko dan Candi Ijo

November 14, 2019 15 Comments

A da  pemandangan yang berbeda dari kawasan Candi Boko dan juga Candi Ijo tanggal 12 November 2019 tempo hari. Di tengah matahari yang bersinar garang, siang itu suasana seputaran candi terlihat lebih teduh. 

Menggunakan kostum  dengan dominasi warna hijau, ratusan generasi millennial dari beberapa kampus di Jogja  terlibat langsung  sebagai Darling Squad dalam program Candi Sadar Lingkungan atau Candi Darling. Candi Darling sendiri merupakan bagian dari program Siap Sadar Lingkungan #Siapdarling yang diiinisiasi oleh Djarum Trees For Life/ Bakti Lingkungan Djarum Foundation. 


Image oleh Riana Dewie
Lebih Jauh Tentang Siap Darling dan Candi Darling
Siap Darling merupakan singkatan dari Siap Sadar Lingkungan; sebuah gerakan sosial yang mengajak masyarakat khususnya milenial untuk terus memberikan informasi terkait lingkungan, dengan harapan bisa menginspirasi dan berkolaborasi lewat aksi untuk lingkungan yang lebih baik melalui social media. Tujuannya yang ingin dicapai tentu saja, agar para milenial ini memiliki kesadaran lebih untuk memelihara, melestarikan, serta menumbuhkan sikap peduli terhadap lingkungan.

Caranya? Tentu saja dengan aksi nyata mulai  dari hal yang paling dekat, mudah dan disenangi. Misalnya saja, menggunakan air kran sesuai kebutuhan, memelihara tanaman di halaman, atau tidak membuang sampah sembarangan. Terlihat sederhana dan mudah untuk dilakukan bukan?

Dengan tagline “Cintai Lingkungan Kita Dengan Cara yang Kita Cintai”, Siap Darling memiliki harapan agar para milenial ini terlibat dan turut menjaga kelestarian alam dengan cara masing-masing. Secara garis besar gerakan ini mengajak generasi muda untuk tidak hanya sekedar peduli, tetapi juga turut terjun dan terlibat langsung dalam melakukan aksi nyata untuk lingkungan.  Mengejar cita-cita, tanpa meninggalkan cela pada semesta. 

Sementara itu, Candi Darling merupakan bagian dari Aksi Darling dengan mengajak DarlingSquad milenial untuk melakukan penanaman bibit tanaman di kawasan situs sejarah seperti candi. Sampai saat ini, program Candi Sadar Lingkungan telah merampungkan penghijauan di 4 candi di wilayah DIY dan Jawa Tengah meliputi Candi Roro Jonggrang, Candi Sewu, Candi Bubrah, dan Candi Lumbung yang berada  di kawasan Candi Prambanan. Termasuk pula Benteng Van Den Bosch di Ngawi, Jawa Timur. Targetnya, program penghijauan candi ini akan rampung di tahun 2025 dengan target candi-candi di seluruh nusantara. Siap-siap saja, beberapa tahun ke depan pastinya  candi Indonesia terlihat lebih asri dan lebih sejuk.


Sejak 1979 kami concern akan lingkungan, pohon-pohon di sepanjang Pantai Utara Jawa  dan pulau lainnya dan lingkungan juga kami tanam. Kami juga melakukan pembibitan untuk mendukung program ini. Tahun 2019, kita merambah tol, termasuk candi sebagai peninggalan sejarah. Kalau didukung dengan lingkungan yang asri, sejuk, dan hijau pasti akan menarik wisatawan dalam dan luar negeri --FX Supanji, Vice President Director Djarum Foundation


Ribuan Tanaman Baru di Kawasan Candi Boko dan Candi Ijo

Image oleh Riana Dewie

Melibatkan tak kurang dari 250 mahasiwa dari beberapa kampus seperti Universitas Gadjah Mada, Sanata Dharma, ISI, Universitas Atmajaya dan beberapa kampus lainnya, secara serentak para para Darling Squad ini menanam sebanyak 2350 tanaman perdu dan semak berbunga, dengan rincian 1350 tanaman terdiri dari Bougenvile, Tanjung, Merak, Soka, dan Kepel ditanam di wilayah situs Boko, sementara 1000 tanaman terdiri Soka, Ruellia, dan Melati  ditanam di kawasan Candi Ijo.

“Melalui program ini diharapkan tumbuh rasa memiliki sekaligus bangga pada generasi millenial karena mereka telah berperan serta menghijaukan situs warisan sejarah sekaligus menularkan kebiasaan baik kepada masyarakat luas. Harapan jangka panjangnya, semoga langkah ini akan menciptakan ekosistem lingkungan yang berkelanjutan” papar FX Supanji selaku Vice President Director Djarum Foundation.

Sambutan dan apresiasi positif akan program ini tentu diberikan pula oleh tuan rumah. Apalagi saat ini Situs Ratu Boko termasuk deretan destinasi wisata primadona para millenial. Tercatat sebanyak 306.338 wisatawan mancanegara dan juga domestik yang mengunjungi situs ini di tahun 2018, dengan dominasi wisatawan usia muda. Suasana sunset dan juga swafoto dari gapura utama menjadi magnet tempat wisata ini. 

“Meskipun memiliki lima gapura megah yang dipercaya sebagai sisa-sisa bangunan Keraton Ratu Boko, lokasi seluas 250.000 meter persegi ini  seringkali terasa sangat panas/gersang  di siang hari” ungkap Wiharjanto selaku General Manager PT Taman Wisata Candi (TWC) Unit Ratu Boko. 

Hal senada juga disampaikan Dra. Tri Hartini, “ Selain akan mempercantik wilayah Situs Ratu Boko dan Candi Ijo, gerakan ini diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk semakin mencintai dan mempelajari warisan sejarah yang ada di Indonesia “ tutur  beliau selaku Ketua Unit Kerja Situs Ratu Boko dan Candi Ijo Balai Pelestarian Cagar Budaya DIY.


Kunto Aji, salah satu musisi Indonesia.
Image oleh Riana Dewie

Tak hanya melibatkan para mahasiwa dan juga pemangku kebijakan, Aksi Bakti Lingkungan Djarum Foundation  ini juga menggandeng musisi peduli lingkungan, Kunto Aji. Antusiasme yang tinggi, tergambar jelas di raut musisi jebolan ajang musik Indonesian Idol tersebut.

Kegiatan menghijaukan candi ini unik, karena biasanya kita penghijauan di daerah yang gersang, bukan tempat wisata. Dengan kegiatan ini kita menekankan bahwa merawat peninggalan bersejarah itu sangat penting, karena bumi ini milik kita dan sudah sepantasnya kita yang menjaga,” ujar Kunto Aji.

Masih di hari yang sama, selain melakukan penghijauan di kawasan Candi Boko dan Candi Ijo teman-teman Darling Squad ini juga diberi kesempatan untuk melihat dan mencoba secara langsung bagaimana pengelolaan sampah yang dilakukan Kertabumi Klinik Sampah. Kertabumi Klinik Sampah sendiri adalah sebuah komunitas yang peduli untuk menyelamatkan lingkungan dari polusi sampah, dan berusaha untuk mendaur ulang sampah menjadi barang yang memiliki nilai jual.

Kalau Kunto Aji saja memiliki semangat tinggi untuk menanam tanaman demi kelangsungan alam,  dan ada Kertabumi yang terus berusaha untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang berharga, masak kamu nggak tergoda  untuk melakukan hal yang sama.

Yuk, jaga bumi agar ia tetap lestari


13 November 2019

Metropolis Nan Menawan, Berikut Beberapa Spot Wisata di Surabaya

November 13, 2019 1 Comments

B ulan November, merupakan bulan yang istimewa  bagi Surabaya. Tak lain, karena alasan historis kota ini di era perjuangan dan sejarah kepahlawanan bangsa ini. Waktu berjalan, dan kini Surabaya telah tumbuh sebagai salah satu kota metropolis di Indonesia. Pembangunan sarana dan prasarana fisik yang maju pesat, melahirkan banyak   tempat wisata di Surabaya, baik itu wisata belanja, wisata kuliner, maupun wisata keluarga. Berikut, beberapa destinasi wisata yang cocok untuk kamu kunjungi saat berlibur di Surabaya. 

Kebun Binatang Surabaya 
Image: akun IG @kebunbinatangsurabaya

Kebun binatang Surabaya (KBS) adalah salah satu kebun binatang yang populer di Indonesia. KBS merupakan kebun binatang yang pernah menjadi kebun binatang terlengkap se-asia tenggara. Harga tiket masuknya sendiri saat ini dibanderol RP 15 ribu. Berlaku gratis untuk anak-anak dengan ketinggian badan di bawah 85 centimeter.

Ciputra Waterpark Surabaya 

Waterpark dengan puluhan wahana seru ini dibagi menjadi tujuh zona, Roc tower, Sinbads play ground, Sirens River, Chimera Pool, Marina Lagoon, dan tartarus pool. Terletak di jalan Waterpark Boulevard, Made, Sambikerep, harga tiket masuyk dibanderol RP 110.00 per orang untuk weekday. Sedangkan untuk weekend harga tikeyt masuk Ciputra Waterpark Surabaya di banderol seharga 130.000 rupiah per orangnya


Atlantis Land Surabaya 
Image: Akun IG Atlantislandofficial

Resmi dibuka pada tahun 2017, taman hiburan seluas 15 hektare ini mirip dengan Universal Studio. Tempat Wisata di surabaya ini dibuka mulai pukul 10.00-22.00 dengan harga tiket masuk mulai dari RP 125 ribu untuk tinggi di atas 85 sentimeter dan RP 100 ribu untuk yang dibawah 85 sentimeter. 



Kebun Bibit Wonorejo 
Image: Akun IG @potretsby
Kebun bibit Wonorejo merupakan tempat favorit warga lokal karena siapa saja bisa masiuk secara gratis. Selain menikmati kebersamaan dengan anggota keluarga, di Kebun Bibit Wonorejo kamu bisa mengajak buah hati untuk bermain di sini karena ada fasilitas outbound untuk anak, seperti panjat dinding jembatan tali dan area bermain lainnya. Bukan hanya itu, di kebun bibit ini  anak-anak juga bisa sekalian merasakan keseruan memberi makan rusa jinak di area kandang yang tersedia. 

Wisata Mangrove
Kalau Jogja punya wisata Mangrove Kadilangu, Surabaya punya wisata mangrove Gunung Anyar. Untuk menyusuri hutan mangrove kamu bisa menaiki perahu mesin dengan membayar sekitar 20 ribu per orang. Untuk jam operasional, hutan Mngrove Gunung Anyar buka setia hari pukul 10.00 -17.00

Taman Flora Surabaya
Di taman Flora Beatang, Anda bisa mengamati aneka flora. Bukan hanya itu saja, di sisi utara taman juga terdapat satwa rusa. Biasanyam tempat wisata di Surabaya ini juga rmaia dikunjungi anak-anak karena adanya fasilitas outbound. Menariknya, taman ini tidak memungut biaya masuk juga lho. 

Hutan Bambu 
Image : Akun IG @destinasisurabaya

Hutan Bambu Keputih, wisatawan menyebutnya objek wisata yang satu ini. Hutan bambu ala Jepang ini dulunya merupakan Tempat pembuaganb Akhir atau TPA. Namun untuk menambah lahan terbuka hijau di Surabaua, lahan ini pun dijadikan sebuah hutan bambu oleh pemerintah kota Surabaya. Keren yaa! 

Baca juga : Asyiknya Ngadem di Hutan Pinus Pengger

Rawon Setan
Siapa sih yang tidak kenal rawon, salah satu makanan/masakan khas Surabaya bercitarasa gurih-segar ini? Untuk kamu yang suka wisata kuliner, kamu harus mencicip nikmatnya rawon setan. Kenapa pake embel-embel setan? Apakah karena pedas? Bukan. Embel-embel setan, diselipkan karena jam buka warung yang mendekati tengah malam. Warung rawon setan yang terkenal dan enak di Surabaya letaknya di depan hotel JW mariot Surabaya, tepatnya di Jl. Embong Malang. Meski buka  saat banyak warga tengah terlelap, namun warung yang terletak di tengah kota ini tidak pernah sepi. 

8 November 2019

Sudah Tiba Waktunya Kita Bertransaksi Mudah dengan QR Code

November 08, 2019 3 Comments
“Mas, aku jadi ambil yang ini. Ukurannya yang ini juga….”   Sepasang sepatu anak warna pink saya berikan ke seorang pramuniaga. 

“Ibu ada aplikasi DANA? Nanti kalau transaksinya pakai DANA, ada diskon 20% dan juga cashback 25 ribu” Tanya mas-mas tadi sembari menawarkan keuntungan jika bertransaksi menggunakan salah satu dompet digital di Indonesia. 

Dua puluh persen dari dua ratusan ribu, masih ditambah cashback kan lumayan. “Kalkulator emak-emak” saya otomatis bekerja. 

“Belum ada e mas. Ya udah, tak install aja sekarang….” Jawab saya. Install-Membuat akun-Top up Saldo, dan hari itu, satu lagi aplikasi bertambah di smartphone. Selain Gojek dengan Gopaynya, ada juga DANA; aplikasi fintech dengan salah satu layanan pembayaran berupa transaksi secara nontunai dan juga non kartu. 

Kalau biasanya saya datang ke  bagian kasir dengan membawa uang tunai atau kartu debet untuk digesek di mesin EDC (Electronic Data Capture), hari itu untuk pertamakalinya  saya mengenal QR Payment; yakni pembayaran dengan cara scan melalui smartphone.



QR (Quick Response) Payment adalah metode pembayaran tanpa uang tunai/tanpa kartu, tetapi dengan cara memindai sebuah barcode/QR code berbentuk susunan kotak berwarna hitam dan dasar warna putih yang di dalam kode tersebut tersimpan data-data penyelenggara sampai data toko

Ternyata, melakukan pembayaran dengan non tunai dan juga non kartu ini lebih praktis, mudah, dan lebih hemat waktu. Saya tak perlu mengeluarkan dompet, tetapi hanya perlu smartphone. Uang saya berkurang sesuai jumlah belanjaan, tanpa mesti manyun saat mendapatkan kembalian berupa uang receh, atau malah beberapa bungkus permen sebagai gantinya.

Saat ini teknologi pembayaran digital ini berkembang sangat pesat. Semakin banyak masyarakat  baik pihak pedagang atau pembeli yang diuntungkan dengan QR Payment. 

Meski sudah banyak digunakan masyarakat, namun sejatinya sistem pembayaran ini belum memiliki standar di Indonesia. Melihat fenomena tersebut, Bank Indonesia kemudian melakukan standarisasi QR code yang diberi nama QRIS atau QR Code Indonesia Standard. Langkah standarisasi tersebut bertujuan agar alat pembayaran ini bisa mendatangkan manfaat yang maksimal (detikfinance, 4 April 2019)

QRIS Mulai Berlaku Efektif 1 Januari 2020

image: beritatagar.id
QRIS merupakan standard QR Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking dan wajib digunakan oleh setiap penyedia  Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran Berbasis QR dan diatur dalam ketentuan BI dalam PADG No.21/18/2019
Diluncurkan medio Agustus oleh Bank Indonesia, QR Code Indonesia Standar rencananya akan mulai berlaku efektif per 1 Januari 2020 nanti.  Dengan adanya standarisasi ini, maka para merchant tak perlu lagi memiliki QR Code yang berbeda dari berbagai penyelenggara jasa system pembayaran.  Selain itu, biaya/ongkos transaksi yang menggunakan QR Code yang terintegrasi  dengan QRIS diklaim lebih rendah dan akan cenderung seragam.

Disusun oleh BI dan ASPI atau Asosiasi  Sistem Pembayaran Indonesia, CRIS menggunakan standard internasioanal EMV Co yang sudah digunakan di berbagai negara seperti India, Thailand, Malaysia, singapura, dan Korea Selatan. Dengan adanya CRIS ini diharapkan pembayaran digital jadi lebih mudah dan bisa diawasi oleh regulator dari satu pintu. 

Sebagai gambarannya adalah  misal saya hanya punya alat pembayaran Gopay dan DANA, meskipun begitu saya tetap bisa bertransaksi di Merchant yang hanya menempel logo LinkAja, atau OVO dengan men-scan QRIS di merchant tersebut. Satu QRIS, bisa untuk semua, begitu poin pentingnya. Batas maksimum atau limit transaksi  QRIS  sebesar 2 juta pertransaksi, sedangkan limit maksimum perhari atau bulan disesuaikan dengan kemampuan masing-masing penyelenggara jasa.  

Setidaknya ada 4 kebaikan yang diusung QRIS ini, meliputi:
  • Universal, dalam artian bisa digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat, dan bisa diigunakan untuk bertransaksi di dalam negeri/luar negeri. Turis asing yang sedang berada di Indonesia juga bisa menggunakan QRIS ini.
  • Gampang karena transaksi bisa diselesaikan melalui smartphone
  • Untung, karena transasksi berlangsung secara efisisen
  • Langsung, dalam arti proses transaksi berlangsung cepat.

Jadi, sudah siapkan menyongsong era pembayaran yang lebih mudah dan menguntungkan ini?

7 November 2019

Beberapa Merk Coklat Siap Makan, Murah, dan Banyak Difavoritkan

November 07, 2019 0 Comments


Suka coklat? Kalau iya, kita toss dulu yuk...  Setiap dihadapkan dengan beberapa pilihan rasa saat memilih  snack/makanan ringan, es krim, minuman, aneka dessert atau makanan penutup, maka pilihan saya bisa dipastikan jatuh kepada coklat. Manis soalnya. Ha..ha, iya...lidah saya, Jogja banget, sukanya yang manis. Untung beragam merk coklat bisa didapatkan dengan mudah. Pun dengan hal yang berhubungan dengan nominal, harga coklat murah juga banyak sekali.

Ha..ha, selera saya mainstream banget memang. Tapi nggak apa-apalah, toh memang rasa manis ini banyak disukai oleh masyarakat Indonesia. Termasuk aneka makanan dengan kandungan/rasa coklat di dalamnya. 
Selain sebagai penambah rasa, coklat diyakini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya membawa efek menenangkan 

Kedekatan masyarakat Indonesia dengan coklat, tentu tak bisa dilepaskan dari unsur historis/sejarah. Budiaya tanaman kakao/coklat sudah ada di Indonesia sejak tahun 1560, berawal dari Spanyol-menyebar ke Filipina, lantas masuk ke  Minahasa, Sulawesi Utara. Hingga kemudian, di era penjajahan Belanda setelah tanaman teh dan kopi, Belandapun mengembangkan perkebunan kakao di nusantara.  Sampai 1938, tak kurang 29 perkebunan kakao yang tersebar di berbagai daerah yang kemudian dinasionalisasi begitu Indonesia merdeka. Bahkan sejarah mencatat, di masa kolonial Indonesia pernah menjadi salah satu pemasok kakao terbesar di dunia.

Massifnya budidaya Kakao, membawa efek konsumsi  coklat di masyarakat. Di Abad-20, coklat menjadi salah satu simbol status sosial.

Pasca kemerdekaan, aneka merk coklat lokal berkembang di tanah air. Ia yang awalnya hanya “milik” kelas tertentu, semakin membaur, dan bisa dinikmati semua kalangan. Bentuknya pun semakin variatif.  Coklat yang awalnya hanya dikonsumsi dalam bentuk campuran minuman(cairan) kini  tampil dengan bentuk yang semakin beragam. 

Selain coklat yang harus dimasak atau diolah terlebih dahulu, maka  kita mengenal juga produk coklat siap makan yang praktis.  Biasanya, selain menarik di tampilan, coklat dalam bentuk ini juga lebih kaya rasa. Kenapa? Ya, karena sudah di-mix dengan berbagai tambahan bahan lainnya, seperti kacang mete, almond, susu, biskuit dan sebagainya.  Tentunya,  agar cita rasanya kian nikmat.


 Berikut ini ada beberapa diantara Merk Coklat  yang menjadi favorit masyarakat Indonesia, yaitu:


cokelat dalam bentuk batang, dinilai lebih praktis dan lebih mudah dibawa/dinikmati

Silverqueen, brand yang satu ini tentunya sudah tidak asing lagi. Iklannya massif di berbagai media, dengan bintang iklan yang eye catching plus jingle yang enak banget di telinga –Santai belum lengkap tanpa Silverqueen. Bisa dibilang,  ini adalah merk coklat dari Indonesia yang paling populer. Belum lagi  varian produk yang dijual ke pasaran sendiri juga sangatlah banyak, gampang didapat, dengan harga yang terjangkau 

Cadbury, brand luar negeri yang mudah sekali dijumpai produknya di Indonesia, salah satu nilai lebih dari coklat keluaran Cadbury ini adalah teksturnya begitu lembut dan mudah leleh di mulut, variannya juga banyak mulai dari coklat biasa, coklat susu, coklat kacang, coklat kacang biskuit, mede hingga dengan kismis.

Toblerone, coklat yang satu ini berasal dari negara Swiss, namun jangan khawatir karena mudah sekali menemuinya di Indonesia, ia banyak dijual di minimarket dan juga supermarket, coklat keluaran dari Toblerone ini sendiri mudah leleh, ia tersedia dalam 2 varian, yaitu dark chocolate dan juga white chocolate.

Mau satu atau semuanya? Merk  coklat di atas  mudah sekali dijumpai di pasaran, termasuk juga bisa membelinya secara online, dengan harga murah  yaitu lewat Tokowahab. Disana kamu  juga bisa menemukan beragam jenis bahan baku pembuatan kue lainnya lengkap, untuk tawaran harga yang juga bersaing. Jadi jika Anda kesulitan menemukan bahan-bahan pembuatan kue khususnya yang impor bisa juga belanja di situs belanja ini.


6 November 2019

Tak Hanya Sebagai Bahan Minuman, Berikut Manfaat Teh yang Mungkin Belum Banyak Diketahui Orang

November 06, 2019 1 Comments

“Nanti  nikahnya adat siapa ya?”
“ Ya adat saya..”
“Nggak bisa, adat saya...!”
(Monggo tehnya....)
“Mau adat siapapun, yang penting mesra...”


Familiar kan sama potongan dialog iklan TV diatas? Ajaib ya, kondisi dua keluarga  yang awalnya cenderung memanas, tiba-tiba menjadi redup dan dingin kembali, karena secangkir teh.


Terlepas dari bahasa iklan yang seringkali hiperbolis, tapi  patut diketahui bahwa banyak literature mengungkapkan bahwa manfaat teh memang tak boleh dipandang mata. Itu juga kenapa minum teh telah menjadi semacam tradisi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di banyak negara lainnya. 

Tradisi Minum Teh di Indonesia

Kalau Jepang punya Sadou; upacara minum teh di kalangan bangsawan, atau Afternoon Tea ala Negara Inggris, Indonesia pun juga punya tradisi minum tehnya sendiri. Memang, awalnya teh pernah hanya menjadi milik bangsawan, tapi lama kelamaan tradisi minum teh menjadi milik semua strata,menyebar ke berbagai daerah dan bersifat turun-temurun. Apalagi, negara kita termasuk salah satu penghasil teh terbanyak dan terbesar di dunia.


Di daerah Tegal, Brebes, Slawi dan Cirebon kita mengenal tradisi ngeteh Poci,kemudian ada Nyahi di Betawi, dan juga Patehan di Keraton Yogyakarta. Masing-masing tradisi minum teh ini mempunyai ciri dan kenikan masing-masing namun secara garis besar bisa ditarik benang merah bahwa dalam perkembangannya, setiap daerah punya ciri masing-masing dalam menikmati minuman teh.

Faktanya, sampai saat ini teh disebut sebagai minuman yang paling banyak dikonsumsi masyarakat dunia. Teh merupakan satu-satunya minuman yang meagandung L-Theanine dan asam amino alami. L-Theanine sendiri berfungsi sebagai gelombang alpha dalam otak yang dihubungkan dengan kondisi santai namun masih sadar.


Saya ingat, saat saya kecil satu hal yang pertama terhidang di meja  di pagi hari selepas sholat Subuh adalah seduhan teh. Bapak selalu mengawali pagi dengan segelas teh tubruk (teh yang diseduh lantas diminum tanpa disaring) buatan ibu. Demikian pula di keluarga suami; segelas teh di pagi hari bisa disebut sebagai rutinitas.

Keluarga kami sendiri? Meski tidak setiap hari menikmati teh, namun teh menjadi benda yang  selalu ada di dapur. Saat njajan di luarpun, paling sering menjadikan teh sebagai pasangan  menu makanan yang dipesan.

Secara fungsi, paling sering memanfaatkan teh sebagai campuran/bahan minuman. Tapi pernah juga menggunakan teh ini sebagai penganti obat kimia, karena ternyata teh punya beragam manfaat lainnya.

Manfaat Teh Selain Sebagai Bahan Minuman

Percaya nggak percaya, secara turun temurun teh juga dipercaya sebagai salah satu obat tradisional. Saat salah satu anggota keluarga mengalami keluhan di bagian perut, mulas atau diare misalnya, maka berkali-kali saya menjadikakan teh sebagai peringan gangguan perut/ sebagai obat dalam tahap pertama. Cukup meminum teh kental tanpa gula, dan bisa dilihat hasilnya. Tapi misal keluhan tak kunjung mereda, tetap kunjungi petugas kesehatan ya.



Selain penyegar kerongkongan, penolong saat perut berasa ada yang tidak beres, ada pula manfaat daun teh/teh yang patut diketahui, misalnya:
  • Teh bisa dimanfaatkan sebagai penghilang bau. Cukup letakkan sejumput teh kering dalam lemari es, maka bau di dalam kulkas akan dinetralisir oleh teh tadi.
  • Teh bisa dimanfaatkan untuk menambah rasa pada makanan yang diolah dengan cara dipanggang. Caranya? Cukup taburkan daun teh kering di atas arang sebelum memanggang.
  • Bagi yang terbiasa begadang,  lingkaran hitam pada mata atau mata panda sering menjadi masalah yang sering melanda. Solusi murah dan cukup efektif adalah kompres mata lelah dengan kantung (bekas) teh celup. Rasakan dingin dan segarnya. Mengkompres mata dengan kantung teh ini, juga bisa dilakukan untuk meringankan mata yang sembab/bengkak
  • Sebagai kompres saat kulit terpapar sinar matahari dengan intensitas cukup lama
  • Kandungan astringer pada teh, bisa dimanfaatkan sebagai pengganti toner untuk wajah. Oleskan kantong teh ke seluruh wajah, bersihkan dengan handuk, dan rasakan kandungan minyak diwajahmu bakalan jauh berkurang.

Teh; sedemikian mudah didapatkan, namun banyak sekali manfaat  yang bisa dirasakan manusia. Lalu bagaimana cara mengkonsumsi teh yang benar? Secukupnya, karena terlalu banyak kandungan teh dalam tubuhpun saya yakin tidak akan bagus untuk  kesehatan. 

24 Oktober 2019

Review GoMassage; Tubuh Bugar, Peredaran Darah Lancar Tanpa Harus Nunggu Antrian

Oktober 24, 2019 9 Comments


“Mba..aku habis pijit. Pake GoMassage… Enak lho, marai tuman!” Seorang teman berkabar melalui aplikasi chat beberapa hari lalu. Kebetulan, saya lihat fotonya juga waktu ia pasang di status WA. Tuman dalam bahasa Indonesia berarti nagih, atau bikin kepengen lagi.  

Image: pixabay.com

Hmm..menarik juga.  Kenapa saya tiba-tiba kepengen pijit ya. Sudah lama sekali badan ini tidak terkena sentuhan seorang therapist alias juru pijit. Alasannya lebih ke susah ngatur waktu. Di dekat rumah, ada yang pintar mijit, tapi cowok, jadi ya otomatis ke-skip

Juru Pijit berikutnya, tetangga kampung yang  sudah sepuh alias nenek-nenek, dan  pasiennya selain ibu-ibu biasanya bayi plus anak-anak.  Nenek juru pijit tersebut tergolong laris, dan saya malas ngantrinya…

Saya lantas keingat; Kenapa saya nggak ikut manfaatin GoMassage saja ya? Mumpung anak-anak sudah berangkat sekolah, pekerjaan rumah  sudah kehandle, dan tidak ada tulisan yang wajib selesai dalam waktu dekat.  Fixed,  kalau biasanya saya menikmati me time dengan  scroll sosmed atau youtube an dan endingnya mata yang justru capek,  hari itu saya memantapkan diri untuk memanjakan diri melalui aplikasi GoLife.  Hitung-hitung menghargai nikmat sehat yang bisa saya nikmati sampai hari ini dan saya mau  peredaran darah saya lancar serta tubuh kembali bugar dengan pemijitan di beberapa titik tubuh. 

Mencoba Layanan GoMassage dari GoLife

GoMassage merupakan layanan pijat keluarga profesional keluarga dari Golife yang siap membantu badan dan pikiran untuk kembali segar dari rutinitas harian, dengan terapis yang terlatih dan terpercaya. Dengan jam operasional pukul 06.00-24.00, kita tidak perlu repot keluar rumah atau antre panjang, karena terapislah yang akan datang ke rumah atau dimanapun konsumen mau

Sekitar pukul 08.30 pagi, saya  mulai membuka-buka aplikasi Golife di smartphone. Karena niat awalnya memang pijat, maka tentu saya memilih  opsi yang paling atas di sisi kiri, alias GoMassage. Ada beberapa fitur yang bisa saya pilih meliputi  Body Rejuvenation, Reflexology, dan juga Beauty Massage. 


Fitur-fitur yang ada dalam aplikasi Golife. Langkah pertama untuk bisa menggunakannya tentu saja  download melalui playstore/appstore, membuat akun, dan aplikasi siap digunakan


Masing-masing fitur inipun masih terbagi-bagi lagi ke dalam beberapa pilihan. Jadi, mau layanan yang seperti apa, GoMassage punya. Bahkan jasa kerokanpun ada, dan yang terbaru adalah layanan Express Massage; yakni layanan pemijatan ringan tanpa minyak di bagian kepala, lengan, dan juga punggung dalam durasi 30 menit. Pokoknya Lengkap..kap..kap!

Fitur-fitur GoMassage yang siap memanjakan tubuh. Tinggal memilih sesuai kebutuhan dan keadaan

Dengan beberapa pertimbangan, seperti jam njemput sekolah anak-anak, saya milih opsi Body Massage & Totok Wajah, dengan durasi yang paling minimal, alias 90 menit. 

Setelah memilih jenis layanan yang saya inginkan, menginfokan jenis kelamin, serta preferensi jenis kelamin terapis yang saya inginkan, saya lantas men-set waktu dan tanggal pesanan ke pukul 09.30, kemudian memasukkan alamat/membagikan titik lokasi, dan tinggal klik “pesan”. Setelah itu, sistem akan  mencarikan terapis yang lokasinya paling dekat dengan posisi saya. 

Dalam hitungan detik, aplikasi mengabarkan bahwa telah menemukan Penyedia Jasa atas nama Mieta Waspi Hartati. Beberapa detik kemudian, sebuah pesan masuk menanyakan apakah lokasi sesuai dengan yang ada di aplikasi; saya balas dan berikutnya  saya hanya tinggal menunggu. Sebegitu mudahnya kan? 

Sebelum pukul 09.30, Mba Meita benar-benar datang dengan sragam hitam, bertulis GoMassage di bagian dada . Tas punggungnya terlihat penuh “perlengkapan perang”. 

Mba Meita dan saya. 
Selama bekerja,terapist atau mitra GoMassage dibekali peralatan untuk bekerja, diantaranya alas, kain sebagai penutup tubuh, handuk, minyak pijit, dan juga cream untuk keperluan totok wajah. Kalau menghendaki/misalnya ada masalah kulit sensitif, minyak dan krim bisa dari pengguna jasa GoMassage

“Pijitnya dimana mba enaknya… Kamar, atau di depan tv aja ?” Tanya saya ke Mba Meita, minta pertimbangan

“Ngikut saja kalau saya…” jawab Mba Meita sopan. 

Karena toh nggak ada siapa-siapa selain kami di rumah, biar nggak berasa sumpek juga, akhirnya saya gelar karpet saja di depan tv sebagai lokasi pijit. Sebelum memijit, mbak Meita meminta mengkonfirmasi ulang jenis layanan yang saya pilih, dan semacam mengeset waktu di perangkat selulernya. Tentu saja, agar ketepatan waktu layanan bisa dipertanggungjawabkan. 

Untuk jenis layanan yang saya pilih, yakni body massage dan totok wajah maka selain bagian wajah, nantinya saya akan mendapatkan pemijatan di bagian kaki, punggung, tangan, dada bagian atas, leher dan kepala. 

Kaki yang setiap hari digunakan beraktifitas dikendorkan urat syaratnya oleh Mitra GoMassage

Kuat-lemahnya tekanan/pijitan bisa sesuai permintaan. Seandainya tekanan terlalu keras saat memijit, klien bisa minta ke Mitra GoMassage agar disesuaikan

Menggunakan minyak zaitun, Mba Meita melancarkan aliran darah di tubuh saya dengan pijatan-pijatan yang bertenaga, tapi nyaman.  Satu jam pertama, perempuan yang sudah sekitar satu tahun bergabung sebagai therapist GoMassage ini fokus untuk melakukan pijatan kaki, tangan, dan juga punggung. Baru 30 menit berikutnya, area wajah dan leher. Satu setengah jam saya dimanja deh oleh GoMassage.

Keuntungan Menggunakan Layanan GoMassage


Setelah nyobain sendiri , lantas melakukan review GoMassage, kesimpulannya adalah, saya puas dan terbantu sekali dengan aplikasi ini.  Ikut-ikutan ketagihan sepertinya😊 Berkat Golife dengan GoMassagenya, saya bisa atur sendiri kapan waktu pijit, bisa memilih jenis layanan yang dikehendaki, dan juga bisa memfavoritkan terapis jika saya menghendaki layanan yang sama di lain waktu.

Saya sudah mencoba fasilitas layanan ini. Kamu kapan?

Follow Us @soratemplates