Cari Blog Ini

19 Maret 2020

# Perlu Tahu # Sponsored Post

Selain Lidah Buaya, Ternyata Beberapa Bahan Alami di Sekitar Kita Ini Bisa Dijadikan Sebagai Penumbuh Rambut Alami


Baik itu wanita ataupun pria, rata-rata menganggap rambut adalah bagian penting. Ia laksana mahkota. Bahkan untuk mendapatkan rambut indah, sang calon ibu seringkali mengusahakan sejak si bayi dalam kandungan. Jamak  kan mendapati ibu hamil yang memilih cara menumbuhkan rambut si bayi dengan mengkonsumsi banyak kacang hijau? Selain menyehatkan, kacang hijau dipercaya mampu menjadikan bayi di dalam kandungan nantinya lahir dengan rambut yang hitam dan lebat.

Rambut hitam dan lebat, biasanya menjadi ukuran standard bagi keindahan rambut masyarakat kita; artinya semakin hitam dan semakin lebat rambut, semakin diidamkan. Cuma masalahnya, ”perjalanan” untuk memiliki rambut lebat dan hitam ini tidak selamanya berjalan mulus. Adakalanya, rambut akan mengalami masalah yang ujung-ujungnya mengarah ke arah kerontokan rambut.

Kerontokan Rambut Adalah Masalah Umum

Saat awal-awal menjalanai peran sebagai seorang ibu, saya pernah cemas dengan kondisi rambut. Setiap menyisirnya  maka saya akan menemukan puluhan rambut yang turut terjebak dalam sisir. Pun jika  sedang mencucinya dengan sampo, maka saya akan menemukan rambut yang berguguran dilantai, bersama dengan guyuran air.

Takut, cemas, pasti.

Baru kemudian saya tahu, kalau kerontokan rambut pada ibu yang menyusui terlebih bayi laki-laki adalah sesuatu yang normal.  Faktor pemicunya berkaitan dengan hormon, dan biasanya akan membaik 6 bulan-12 bulan ke depan. 

Selain pasca melahirkan, faktor lain yang bisa memicu kerontokan pada rambut adalah stress, gangguan kelenjar tiroid, kulit kepala yang tidak sehat, kekurangan protein, bahkan kelebihan vitamin A ternyata juga bisa menimbulkan masalah kerontokan rambut.

Kalau sudah terlanjur rontok, upaya apa yang bisa dilakukan? Minimal tidak memperparah kondisi.

Kalau penyebabnya faktor hormonal, kondisi ini memang tidak bisa distop atau dihentikan. Yang mesti dilakukan adalah meminimalkan perlakuan pada rambut yang sifatnya akan memperparah kerontokan, misalnya menghindari mengikat rambut terlalu kencang, menghindari pemakaian hair dryer dan juga mesin catok rambut, dan mengurangi kerja akar rambut dengan memotong ukuran rambut menjadi lebih pendek dari sebelumnya. 


Menumbuhkan Rambut Dengan Bahan Alami di Sekitar Kita

lidah buaya, salah satu penumbuh rambut alami. Image: Pixabay.com

Ada banyak cara dan metode untuk merangsang kembali pertumbuhan rambut setelah rontok. Cara yang paling mudah adalah dengan memanfaatkan bahan-bahan alami yang ada di sekitar kita. Lidah buaya adalah tanaman yang paling sering dimanfaatkan untuk tujuan tersebut. Saya pernah membuktikan, dan memang efektif. Caranya pun mudah, yakni cukup mengoleskan lendir tanaman lidah buaya pada kulit kepala, diamkan beberapa saat baru dibersihkan dengan shampo. 

Selain lidah buaya, beberapa bahan alami yang memiliki manfaat serupa antara lain:

Daun Seledri
Semua ibu-ibu pastinya familiar sekali dengan daun satu ini. Paling sering dimanfaatkan sebagai penambah aroma sayur sop, ternyata daun selederi bisa juga digunakan sebagai masker rambut. Caranya cukup mudah, yakni haluskan seledri yang sudah dicuci bersih lalu aplikasikan layaknya masker selama 30 menit. Setelahnya, baru dibilas dengan air bersih. Kandungan kalsium, zat besi, natrium, vitamin A dan B pada seledri dipercaya mampu menstimulasi pertumbuhan rambut agar sehat, dan kuat.

Jeruk Nipis
Buah berasa kecut, namun ternyata menyimpan banyak sekali manfaat. Saya pernah mencoba menggunakan jeruk nipis sebagai pereda batuk, pengusir kutu alami saat rambutnya Alya kutuan, dan ternyata jeruk nipis juga bisa digunakan sebagai bahan alami penumbuh rambut. Kandungan vitamin C yang tinggi dalam jeruk nipis rupanya dapat membantu menumbuhkan rambut yang mengalami kerontokan. Caranya pun mudah, yakni dengan megoleskan air perasan jeruk nipis pada kulit kepala secara teratur.

Alpukat
Banyak masyarakat mengkonsumsi Alpukat sebagai bahan jus buah atau dimakan tawar, sebagai cemilan buah segar. Namun banyak yang belum mengetahui kalau alpukat juga memiliki khasiat sebagai penyubur rambut. Ini dikarenakan kandungan lemak esensial alpukat yang bisa dibilang tinggi. Cara memanfaatkan alpukat sebagai penumbuh rambut alami cukup mudah, yakni menggunakannya sebagai masker, dan melakukan cara ini setidakya satu minggu satu kali.

Minyak Zaitun
Seringkali minyak zaitun digunakan dalam pengobatan, misalnya untuk mengatasi kadar kolesterol darah yang tinggi. Namun sejatinya, minyak zaitun juga bisa digunakan sebagai bahan alami penumbuh rambut. Pengunaannya juga mudah, yaitu dengan mengoleskan minyak rambut pada kulit kepala setelah keramas, atau malam hari sebelum tidur. Selain menumbuhkan rambut dan mengatasi kerontokan, minyak zaitun juga bisa digunakan untuk mengatasi masalah rambut beruban, rambut kering, dan juga rambut bercabang. 


Artikel lain yang berkaitan dengan bahan alami : Lebih Dekat Dengan Sirih, Tanaman Merambat Kaya Manfaat

1 komentar:

  1. Jeruk nipis juga bisa to? Kirain untuk ngilangin ketombe aja.

    Kl yg alpukat kebayang enaknya kepala dimasker ini. Adem, lembut, lembap gitu hasilnya.

    BalasHapus

Terimakasih telah meninggalkan jejak. Untuk menghindari spam, untuk sementara kolom komentar saya moderasi dulu ya. Komentar berupa link hidup, anonymous, atau berpotensi sebagai broken link akan dihapus oleh admin

Follow Us @soratemplates