Cari Blog Ini

29 April 2019

Peduli Sesama, 30 Warga Desa Selopamioro Imogiri Mendapatkan Rumah Baru dari Prudential

April 29, 2019 34 Comments

“Nggeh remen sanget mbak...wong diparingi omah. Mengke saget dingge nelaske siso umur,  wong kulo nggih pun tuo, trus sing omah sisihe niku kajenge dados bagiane anak. Sakniki anake nembe  glidik  wonten Trenggalek” 

CSR-Prudential-Selopamioro
Pak Ponidi (tengah) salah satu warga Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul, penerima bantuan rumah program CSR Prudential Indonesia


Kebahagiaan,  jelas tergambar di wajah Bapak Ponidi, 75 tahun, Warga dusun Jetis, Selopamioro, Imogiri, Bantul. Sambil mengamati para “tukang dadakan” yang siang itu terlihat bahu-membahu memasang batako untuk dinding rumahnya, beberapa kali senyumnya tersungging. Meski  wajah tuanya sudah banyak dihiasi keriput, tapi ia terlihat sumringah.  

Ponidi adalah satu dari 30  penerima rumah layak huni sebagai wujud tanggung jawab sosial, Corporate Social Responsibility (CSR) PT Prudential Indonesia. Selain Ponidi, ada dua lagi warga Dusun Jetis dan 27 penerima rumah lainnya tersebar  di Dusun Siluk 1, Lanteng 1, Kajor Kulon, dan Kajor Wetan yang secara administratif termasuk wilayah Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul.

Mendadak Jadi Tukang

Hari Jum’at, 26 April lalu, bisa jadi hari istimewa untuk saya. Tentunya, bukan tanpa alasan juga, kenapa saya  tiba-tiba bisa menginjakkan kaki di Desa Selopamioro, sebuah  desa agraris dengan view alam yang menarik.  Yang sudah pernah mendengar tentang wisata alam Lemah Rubuh Imogiri, pasti tahu, karena rumah Pak Ponidi hanya berjarak beberapa meter dari Lemah Rubuh.

Welcome to Desa Selopamioro! Sebelum ke Dusun Jetis, rombongan Pruvolunteer transit dulu di Dusun Kajor Wetan, dan diterima dengan hangat oleh Kepala Desa Selopamioro

Berbeda dengan biasanya, langkah saya ke Selopamioro kali ini untuk sebuah misi kemanusiaan, agar saya lebih bersyukur menjalani kehidupan. Harap dipercaya, hari itu saya mendadak jadi tukang bangunan. Tapi yang pasti saya tidak sendiri, ada banyak teman-teman blogger juga. Semuanya berawal dari tawaran untuk bergabung bersama PRUvolunteer  dari  jajaran direksi dan karyawan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) yang bekerjasama dengan Habitat for Humanity Indonesia  untuk menuntaskan target pendirian 30 rumah.  Dari total target yang ada, 23 rumah statusnya sudah selesai dikerjakan, sementara 7 yang lain masih dalam proses pengerjaan.

Nah, 7 bangunan itulah yang menjadi target sasaran kami hari itu. Untuk mempermudah koordinasi, kami dibagi ke dalam 7 team, dengan job desk utama melakukan pendirian tembok dan juga pengecetan. Saya bersama  Aqid (aqied.site), Priyo (anotherorion.com), azaz (dismonimo.com) tergabung dalam satu tim bersama Jens Reisch President  Director Prudential Indonesia, Susanto Samsudin selaku National Director Habitat For Humanity Indonesia, dan juga 6 anggota tim lainnya dari Prudential dan juga Habitat  for Humanity. Material bangunan, berbagai alat pertukangan adalah hal-hal baru untuk kami semua, karena itulah kami dipandu oleh seorang pimpinan project yaitu Pak Puji.

Sebelum mulai membangun, kami diberi pengarahan terlebih dahulu oleh pimpinan project tentang SOP dalam membangun

Semangat!!
Team 2, anak buahnya pak Puji dari Habitat for Humanity

Lelah fisik, pastinya iya. Entah berapa  liter air mineral saya habiskan karena siang itu matahari bersinar cukup garang.  Berapa potong puli goreng gurih buatan Bu Ponidi yang masuk dalam perutpun saya lupa. Tapi, binar kebahagiaan di mata Pak Ponidi, hangatnya sambutan masyarakat desa, menjadi semacam tenaga ekstra buat kami. Untuk saya, hari itu adalah sebuah pengalaman baru dan juga berharga. Apalagi saya memang belum pernah terjun ke lapangan untuk menjadi seorang relawan--selain program KKN jaman kuliah tentu saja, apalagi terlibat langsung dalam proses pembuatan sebuah hunian.

Sementara itu, bagi karyawan PT Prudential, selain sebagai bagian dari CSR, kegiatan ini juga merupakan implementasi Leadership Immersion Programme dari PRUuniversity sebagai upaya Prudential Indonesia membantu karyawan menjadi profesional, salah satunya dengan memperkokoh sifat-sifat kepemimpinan yang berlaku di seluruh bisnis prudential. 

Dalam mengembangkan kapasitas kepemimpinan para karyawan, Leadership Immersion Programme telah berjalan selama 8 batch yang terdiri dari masing-masing 3 sesi, dan berjalan mulai bulan September 2018 hingga April 2019. Sorenya, di hari yang sama selain sebagai ceremonial penutupan Leadership Immersion Programme,  pihak Prudential secara simbolis juga menyerahkan 30 kunci rumah kepada Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono berlokasi di Dusun Kajor Wetan, Desa Selopamioro, Imogiri Bantul. 

“Kami berkomitmen untuk selalu memberikan dampak nyata dan mendukung masa depan masyarakat Indonesia lebih baik, sebagai perwujudan sifat kepemimpinan yang ditanamkan dalam Leadership Immersion Programme, sebanyak lebih dari 370 rekan-rekan PRUSynergy ( karyawan level manajer  hingga direksi)  turut menuntaskan target pendirian 30 rumah” papar Jens Reisch, selaku President  Director Prudential Indonesia.

CSR-Prudential-Indonesia-Bantul
Serah terima secara simbolis 30 kunci rumah dari pihak Prudential, diterima Bupati Bantul Drs H. Sudarsono

Senada dengan hal tersebut, Susanto Samsudin dari Habitat for Humanity juga mengaku sangat senang bisa bekerjasama dengan dan mendapatkan dukungan dari Prudential. “Tiga puluh rumah yang diserahterimakan hari ini merupakan bagian dari 263 rumah di Desa Selopamioro dari 1.345 rumah yang dibangun Habitat for Humanity Indonesia di wilayah Bantul. Hingga hari ini tim relawan kami bersama karyawan Prudential terus bergotong royong tidak hanya untuk membangun rumah, tetapi juga memenuhi harapan keluarga-keluarga yang ingin tinggal di rumah yang lebih layak” imbuh Susanto Samsudin.

Misi kemanusian ini tentu saja mendapatkan apresiasi positif, tidak hanya dari kalangan masyarakat akar rumput, tetapi juga dari pejabat  pemerintah Kabupaten Bantul. Dalam kesempatan yang sama, Drs. H. Suharsono menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak Prudential Indonesia dan juga Habitat for Humanity Indonesia, karena telah memberikan banyak hal yang bermanfaat bagi Selopamioro , Imogiri, Bantul.

Hidup menjadi bermakna ketika keberadaan kita bisa bermanfaat bagi sesama. Saat  banyak kebaikan ditebar, banyak  senyum tercipta, maka di situlah sebenarnya kebahagiaan sejati berada. Terimakasih Prudential Indonesia, Terimakasih Habitat for Humanity Indonesia.

Blogger Jogja yang siang itu jadi tukang dadakan


25 April 2019

Meski Jadul, 5 Klip Lagu Bersetting Pulau Bali Ini Asyik Untuk Disimak

April 25, 2019 3 Comments
Seberapa besar ketertarikanmu dengan musik? Meski bukan pengamat musik yang baik, tapi saya sering mendengarkan musik. Kalau jaman dulu via radio atau tayangan di tv, tapi belakangan lebih sering manfaatin aplikasi di ponsel. Kadang-kadang streaming. Tapi kalau statusnya lagi fakir kuota, cukup ngeplay beberapa lagu yang saya simpan di play list.

Seberapa sering? Nggak tiap hari juga. Saat bekerja di depan komputer, terlebih saat ngedraft artikel, saya lebih senang dalam kondisi sepi, tanpa suara apapun. Kalau tinggal finishing, rapi-rapi, atau insert-insert foto, barulah saya bisa sambil menikmati musik. Kalau pas selooo banget, sekalian menikmati video klipnya, sambil nostalgia. 

Iya, soalnya yang di playlist saya lagu-lagu jadul semua..bha..ha..ha

Ngomongin video klip, saya punya beberapa list lagu yang video klipnya itu  khas banget.  Kalau lihat klip lagunya, pasti langsung pengen jalan-jalan.  Lha iya, soalnya beberapa klip ini, beraroma Bali banget. Ada pantai, pura, pemuda berudeng,  gadis berkebaya... Padahal secara lokasi, apakah lokasi shooting benar-benar di Bali atau tempat lain (tapi dibuat mirip Bali) nggak tahu juga. Jujur, ini hampir semuanya klip lawas..saya kusulitan melacak informasinya. 

Klip Musik Cantik, Dengan Setting  Pulau Bali

Entah  karena ingin menyesuaikan lirik lagu, atau memang sengaja mengekspose keindahan alam Pulau Dewata,   beberapa lagu yang pernah tenar di eranya ini, menurut saya asyik untuk dinikmati. Yaa, paling tidak   kalau belum bisa ke Bali, bisa dipake nyicil jalan-jalan di dunia maya. Dan mereka adalah:

1. Kuta Bali

Sejak saat itu hatiku tak mampu
Membayangkan rasa di antara kita
Di Pasir putih kau genggam jemari tanganku, menatap mentari yang tenggelam


Siapa sih yang nggak kenal Pantai Kuta? Melalui klip lagu yang dinyanyikan Andre Hehanusa ini, sang  sutradara mampu memvisualkan lagu bersyair romantis ini dengan bagus.  Selain pantai Kuta yang menjadi semakin populer, lagu Kuta Bali pun menjadi semacam legenda untuk remaja di tahun 90-an.

2. Terlalu

Ingat dara cantik dengan rambut panjang terurai,  bernama asli Nurzairina dan beken dengan nama Kirey? Single pertamanya yang berjudul "Terlalu" (di rilis tahun 1997) juga menggunakan Bali sebagai lokasi pembuatan klip. Bahkan, sejak openingpun, nuansa Bali sudah terasa di video lagu ini. Kenapa Bali yang dipilih ya? Bisa jadi, karena sang penyanyi berasal dari daerah Lombok, jadi nggak perlu jauh-jauh untuk nyari lokasi shooting.



3. Lembayung Bali
Saras Dewi, nama yang mungkin agak asing. Tapi melalui lagu yang dirilis tahun 2002 silam ini, perempuan asli Bali ini benar-benar menampilkan dirinya sebagai gadis Bali. Lirik lagu yang menceritakan tentang kerinduan terhadap sosok teman lama, mampu divisualkan dengan apik dalam video ini. Dan saya yakin, kalau video klip ini benar-benar mengambil Bali sebagai tempat pengambilan gambar.




4. Denpasar Moon

Denpasar moon, shining on an empty street
I returned to the place we used to meet
Denpasar moon, shine your light and let me see

Meski berkebangsaan Filipina, nama Maribeth tak lagi asing bagi penikmat musik di Indonesia. Terlebih, setelah di tahun 1993 penyanyi yang mengawali karirnya melalui Ajang Voice of Asia ini populer dengan lagu Denpasar Moon.




5. Someday



Ingat MLTR? Grup musik asal Denmark  ini pernah menjadikan Bali sebagai lokasi shooting untuk single mereka yang bertitel Someday. Mengambil pantai Padang-padang sebagai lokasi shooting, video klip MLTR mampu mengekspose keindahan pantai dengan visual pasir pantai yang bersih plus air laut yang jernih. Konon, mereka merampungkan proses pembuatan videoklipnya hanya dalam waktu dua jam. Lumayan singkat, tapi hasilnya nggak mengecewakan!

23 April 2019

Pahami Gejala Baby Blues Syndrome Beserta Cara Mengatasinya

April 23, 2019 0 Comments

Dulu, waktu hamil pertama...saya kira, begitu bayi yang ada dalam perut telah keluar, maka  semuanya akan menjadi lebih mudah. Semuanya akan kembali seperti semula. Tapi ternyata, yang saya hadapi adalah kenyataan yang sungguh berbeda. Bayi yang saya kira akan selalu menjadi anak manis, seringkali tiba-tiba rewel. Ritme hidup pun berubah drastis. Saya yang biasanya menghabiskan malam dengan tidur nyenyak, dipaksa untuk terbiasa begadang, entah itu untuk membuatkan susu, mengganti popok, ataupun menemani bayi yang justru sering terjaga di malam hari. Saya merasa capek, sedih, dan sering merasa frustasi.  Yup,   jamak terjadi pada ibu yang baru saja melahirkan, saya pun pernah  mengalami sebuah kondisi yang disebut dengan nama baby blues syndrome.

Baby blues syndrome, merupakan perasaan emosional yang kerap dialami oleh wanita pasca melahirkan. Ya, dalam kondisi ini si Ibu akan mudah menangis, mudah tersinggung, dan merasa depresi. 

Sejatinya, tidak semua wanita yang tengah hamil lantas  akan mengalami baby blues syndrome. Namun, kebanyakan dari merekamengalami baby blues syndrome setelah melahirkan bayi. Lalu, gejala seperti apa sajakah yang ditimbulkan dari baby blues syndrome tersebut? 

Gejala Baby Blues Syndrome

Meski antara perempuan yang satu dengan perempuan yang lain, bisa jadi gejalanya tidak sama persis, tapi kondisi-kondisi yang umum terjadi adalah:
  1. Ibu akan mudah menangis tanpa sebab dan alasan yang jelas.
  2. Ibu akan mudah jengkel dan kesal.
  3. Tubuh menjadi mudah lelah.
  4. Ibu merasa tidak memiliki rasa percaya diri.
  5. Perasaan Ibu  lebih sensitif sehingga mudah tersinggung.
  6. Adakalanya Ibu juga akan merasa malas dalam memperhatikan si kecil; jenuh dengan situasi yang sama hampir setiap hari.

Penyebab Baby Blues Syndrome

Munculnya kondisi baby blues syndrome itu dikarenakan adanya perubahan hormon dalam tubuh, pasca anda melahirkan bayi. Hormon yang dibutuhkan untuk melahirkan akan berkurang, dan hormon lain yang dibutuhkan untuk memproduksi ASI justru semakin meningkat. Tentu saja hal tersebut akan terjadi ketidakseimbangan hormon, sehingga dapat memberikan efek yang mengubah emosional si Ibu bayi. Pada umumnya, kondisi baby blues syndrome ini akan berlangsung selama 14 hari pertama pasca melahirkan, dan akan semakin memburuk di 3 – 4 hari setelah melahirkan. 

Cara Mengatasi Baby Blues Syndrome

  • Melakukan persiapan melahirkan mulai dari fisik, mental, dan materil. Ketika anda sudah siap melahirkan, bahkan rasa cemas menjelang melahirkan pun tidak akan membuat si Ibu merasa tertekan. Secara mental ia telah siap. Biasanya ini terjadi untuk kelahiran anak kedua dan seterusnya.
  • Usahakan untuk mencari informasi sebanyak mungkin mengenai persalinan, dikarenakan hal ini sangatlah penting dilakukan sehingga si Ibu baru tidak akan merasa kaget saat merawat si kecil. Tak hanya itu, juga sangat disarankan untuk bertanya pada dokter kandungan seputar cara merawat dan menjaga kesehatan bayi yang baru lahir. Dengan begitu, maka kondisi baby blues syndrome ini tidak akan menghampiri.
  • Berbagi beban dengan suami atau anggota keluarga yang lain merupakan salah satu cara terbaik untuk menghindari baby blues syndrome. Dalam hal ini, si Ibu baru bisa membicarakan berbagai permasalahan mengenai cara merawat si kecil, serta berbagi tanggung jawab dengan suami .
  •  Selalu memperhatikan pola makan dan istirahat yang cukup, agar kondisi tubuh tetap sehat. 
  •  Berbagi pengalaman dengan ibu-bu lainnya melalui komunitas online, maupun dengan ibu-ibu yang ada disekitar tempat tinggal 
  • Selalu berusaha untuk tetap berpikiran positif merupakan salah satu kunci sukses dalam mengatasi masalah baby blues syndrome. 

Terkena baby blues Sindrome, memang tidak mengenakkan. Menurut saya,  sebenarnya kata kuncinya ada pada  yang menjalani.  Saya berani  ngomong ini, setelah punya dua bocil. Hadapi, jalani, nikmati, itu saja!  Good Luck!


22 April 2019

4 Tips Kecantikan Dengan Menggunakan Bunga Mawar

April 22, 2019 1 Comments


Rose atau kita mengenalnya sebagai bunga mawar, bisa jadi bunga yang sangat familiar bagi kita. Tanaman semak ini banyak dan bisa tumbuh dengan baik di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama daerah yang berhawa sejuk.  

Mahkota bunga mawar yang terkenal cantik, banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, terutama  sebagai penghias ruangan, dan juga buket. Wangi mawarpun, banyak dimanfaatkan untuk banyak keperluan. Namun tahukah kamu, bahwa ternyata dibalik aromanya yang sangat harum itu, bunga mawar menyimpan banyak manfaat untuk kecantikan. Kandungan Vitamin C dan Vitamin E yang ada didalam bunga  baik untuk kesehatan kulit, rambut, dan juga kuku. Hingga dalam perkembnagan selanjutnya, bunga mawar  bisa diolah menjadi berbagai macam produk kecantikan  seperti air mawar, lip scrub, masker wajah, minyak esensial, hingga teh. 

Bahkan yang mungkin belum banyak orang tahu, sejatinya bunga mawar ini sebenarnya bisa dijadikakn salah satu campuran bahan pangan. Saya pernah nemu sirup berasa/ beraroma mawar. Meski agak aneh untuk lidah saya, tapi faktanya diproduksi secara massal. Berarti, ada yang suka juga kan? Selain itu sari dari bunga mawar juga bisa dijadikan bahan campuran untuk salad, infused water, atau juga diolah menjadi selai.

Lalu bagaimana caranya memanfaatkan Bunga mawar ini untuk kecantikan? Berikut 4 tips kecantikan dengan menggunakan bunga mawar diantaranya yaitu : 

1. Air Mawar 
Dengan menggunakan air mawar ini maka akan dapat membantu untuk mengurangi terjadinya iritasi kulit, jerawat, dan juga ruam kemerahan. Hal tersebut dikarenakan air mawar memiliki sifat anti inflamasi yang dapat mempertahankan keseimbangan pH kulit dan pembengkakan juga akan dapat berkurang. Caranya adalah :
a) Bahan :
  • Siapkan mahkota Bunga mawar organic segar sebanyak 1 genggam.
  • Air suling sebanyak 500 ml.
b) Cara membuatnya :
  • Rebus air terlebih dahulu lalu masukkan kedalamnya segenggam mahkota mawar segar. Dan biarkan hingga dingin.
  • Kemudian panci diangkat dan air mawarnya didinginkan. Setelah beberapa jam, air mawar tersebut dimasukkan kedalam lemari es selama 24 jam. Tutup pancinya jangan dibuka dan biarkan wadah air mawar tersebut tetap tertutup. 
  • Setelah air mawarnya dingin, mahkota mawar tersebut disaring lalu ekstraknya disimpan kedalam botol yang kedap udara. Supaya air mawar tersebut tetap segar maka simpan selalu di dalam lemari es.

2. Lip Scrub 
Mahkota bunga mawar juga bisa dijadikan sebagai bahan alami yang baik untuk membantu proses pengelupasan sel kulit mati. Terlebih yang sangat sensitif adalah pada bagian bibir. Berikut resep lip scrub dari Bunga mawar :
a) Bahan :
  • Siapkan gula pasir yang berbutir halus sebanyak 1 sdm.
  • Madu sebanyak 1 sdt.
  • Mahkota bunga mawar sebanyak 5 hingga 10 lembar lalu keringkan.
b) Cara membuat : 
Mahkota bunga mawar yang kering dihaluskan dengan menggunakan peralatan yang steril, lalu campurkan dengan madu dan gula pasir. 
Kemudian campuran lip scrub tersebut diambil sedikit saja lalu gosokkan pada area bibir secara lembut. Kemudian diamkan selama 20 menit lalu bilas dengan menggunakan air dingin hingga bersih.


3. Minyak Mawar 
Kamu juga bisa mengolah ekstrak bunga mawar menjadi minyak esensial. Jika kamu menghirupnya maka aromanya itu dapat menenangkan dan membantu mengobati berbagai macam masalah kesehatan. Sedangkan dengan mengoleskan minyak esensial mawar secara langsung pada kulit maka bisa melembapkan, menyembuhkan jerawat, memperlambat penuaan, memudarkan bekas luka, dan juga dapat menenangkan kulit yang mengalami eczema atau rosacea.  Minyak mawar juga bisa kamu manfaatkan sebagai campuran masker ataupun facial oil. Atau juga bisa dengan meneteskannya pada air hangat lalu gunakan untuk facial steam.

4. Sabun Alami
Selain ketiga bahan kecantikan alami tadi, aroma bunga mawar yang harum dan segar dapat menenangkan kulit yang lelah. Dan jika minyak mawar atau mahkota mawar segar ini dicampurkan dengan air hangat maka bisa kamu gunakan sebagai air rendaman kaki. Dengan menggunakan foot soap dari bahan bahan alami ini maka akan menjadikan kaki lebih rileks, harum, dan juga lembut. 



Sumber : PopMama

19 April 2019

Hal Penting yang Jadi Pertimbangan Saat Memilih Sekolah Untuk Buah Hati

April 19, 2019 1 Comments
Saya ingat sebelum Alya masuk PAUD, umurnya saat itu 3,5 tahun. Ia saya ajak berkeliling ke beberapa PAUD terdekat, dan kemudian saya lihat reaksinya saat melihat mainan di sana, saat bertemu dengan para guru. Saat diparkiran menjelang pulang, saya akan bertanya ulang, "Alya mau sekolah di sini?"

Ada sekitaran 4 PAUD waktu itu saya telusuri, hingga kemudian ia mengangguk untuk mau di sekolahnya yang sekarang (satu yayasan ada PAUD, TK) gara-gara sebuah gambar tembok. Ya, karena ada lukisan mobil di PAUD tersebut. 

Dalam menentukan pilihan untuk sekolah, saya ingin menerapkan prinsip demokratis. Memberi kesempatan anak untuk terlibat dalam proses memilih.

Beberapa waktu lalu, pernah juga kami antar Raka untuk melihat keseharian KBM pada sebuah boarding school di Prambanan. Ayahnya memberi dua opsi Boarding school atau SMP Negeri.  Rupanya, dia nggak tertarik. "Aku mau sekolah di SMP Negeri saja,"Begitu kata Raka. 
***

Ketika tahun ini negeri ini punya hajatan besar PEMILU, kami punya hajatan keluarga. Dua bocah kami bakalan punya sekolah baru. Raka  sulung saya, statusnya sebagai siswa SD tinggal beberapa bulan lagi, dan  hampir menjadi generasi putih-biru. Alya  yang sepertinya belum lama masuk PAUD, eh..kok ya sebentar lagi masuk SD. Bagi Alya, karena sering saya ajak sekalian menjemput kakaknya, maka ketika saya tanya "SD nya mau dimana", langsung spontan njawab "SD nya Mas". OK kalau begitu.


Milih Sekolah, Pertimbangannya Apa?

Kalau perspektif anak-anak, bisa jadi mereka menjatuhkan pilihan ke sekolah tertentu karena tampilan fisik, faktor teman dekat, atau bahkan karena masalah remeh; sekolahannya banyak yang jual jajanan😊 Tapi, kalau kacamatanya orang tua, pasti beda. Dan untuk masalah ini, saya berusaha mengakomodir dua pandangan ini. Menerima masukan anak, tapi juga tetap mempertimbangkan beberapa faktor.

Kalau saya pas kecil dulu, masalah milih sekolah sepertinya tidak seribet sekarang. Biasanya pertimbangannya orang tua cuma dua, jarak sama ketersediaan biaya. Dan jarak biasanya yang paling penting. Selama masih bisa dijangkau dengan jalan kaki/sepeda..itulah sekolah pilihan.

Kalau sekarang..nggak berubah banyak sebenarnya. Tapi mungkin jadi lebih detail.  Ada beberapa faktor yang menjadi pertimbangan yang menurut saya penting:

1. Jarak Rumah-Sekolah

Pernah Pak Suami cerita, ada salah satu teman kantornya yang berangkat dari rumah pukul 05,00 pagi, karena mesti mengantar anak sekolah dulu di SD favorit di kota  yang jarak tempuhnya 1,5 jam. Jujur, kalau seperti itu bertahun-tahun, saya ndak sanggup. Jarak ideal rumah-sekolah untuk usia TK-SMP menurut saya maksimal 30 menit perjalanan saja. Kenapa? Karena diusia tersebut yang paling bertanggung jawab antar-jemput ya orang tuanya. Menghindari anak kecapekan di jalan juga. Ini ngomongin kalau moda transportasi yang digunakan antar-jemput sekolah motor. Kalau mobil, bisa jadi beda. Sama satu lagi, menghindari fenomena banyaknya anak SMP yang sudah diperbolehkan  orangtuanya membawa motor.

Baca juga : Anak SMP dan Penitipan Motor yang Semakin Rame

2. Fasilitas / Lingkungan sekolah. 

"Apakah anak-anak boleh keluar lingkungan sekolah saat istirahat?"
"Dimana anak-anak jajan ?"
"Makanan/jajanan seperti apa yang disediakan?"

Hal yang bagi banyak orang mungkin terlihat sepele, tapi ini saya tanyakan ke pihak sekolah ketika dulu Raka hendak hunting SD. Karena saya amati, SD ini masa anak-anak euforia njajan. Kalau dilepas begitu saja, bisa jadi kebiasaan di rumah untuk selalu milah-milih jajanan sehat ambrol.

Pernah saya saya sedikit eyel-eyelan dengan seseorang, anggap saja A,  yang berbeda pandangan. Menurut opini yang dibangun A, kepribadian, watak anak itu tergantung dari modal awalnya. Kalau takdirnya si anak bener, di"taruh" dimanapun ia akan bener. Begitu juga sebaliknya. Tapi saya nggak sepakat itu. Faktor lingkungan tempat dimana ia banyak menghabiskan waktu, dengan siapa ia bergaul, itu sangat berpengaruh ke anak. Itu juga kenapa saya mengarahkan anak-anak untuk belajar di lembaga pendidikan dengan porsi pelajaran agama yang lebih banyak dari rata-rata, dengan pemikiran, untuk fondasi moral mereka.

3. Kurikulum yang diterapkan , plus Tingkat Kompetisi di Sekolah
Untuk ini, banyak pendapat juga. Ada yang berpendapat, usia anak-anak itu asyiknya buat bermain sambil belajar. Maka, menyekolahkan anak di sekolah-sekolah yang full dengan berbagai target pencapaian dengan nilai sebagai ukuran, hanyalah akan memberatkan anak. 

Saya berada di tengah untuk masalah ini.


Usia anak memang usia bermain. Namun Bukan salahnya juga mengenalkan ia dengan apa yang namanya kompetisi, bersaing secara sehat untuk mendapatkan skor terbaik dalam mata pelajaran yang diajarkan. Toh nanti, di kehidupan nyata, kompetisi itu memang terus ada.

4. Biaya
Penting nggak penting, ini penting dipikirkan. Untuk post  biaya pendidikan, saya menganut prinsip cari yang terbaik, bukan yang termahal. dan untungnya di Jogja ini, banyak sekolah-sekolah yang masih bisa mengakomodir hal tersebut.

Itu tadi 4 faktor penting yang menjadi pertimbangan saat memutuskan, dimana anak-anak hendak bersekolah. Bisa jadi, teman-teman punya masukan lain, atau bahkan berbeda, Urun rembug di kolom komentar, boleh banget.


13 April 2019

Pilihan Aplikasi Android Terbaru 2019, yang Bisa Didownload Secara Gratis

April 13, 2019 4 Comments
Gratisan?? Ha..ha, ini salah satu yang mbikin bahagia para mamak😁 Termasuk aplikasi gratisan. Tertarik? Lanjut baca yak!!😁

Bagi pemilik/pengguna  android, termasuk saya tentunya, tentu sudah tidak asing lagi dengan berbagai aplikasi gratis yang bisa kita download melalui playstore. Pada tahun ini saja aplikasi yang sudah ada di play strore sudah mencapai 2, 5 juta jenis aplikasi. Buanyak poll kan?

Ada beberapa aplikasi yang dirasa sudah sangat biasa didengar dan juga kita download, dan hampir sebagian besar aplikasi nya memang gratis dan bisa di download dengan sangat mudah.

Nah, untuk kamu yang memiliki aktivitas padat ---bahkan kadang sampai telat bangun,  berikut beberapa aplikasi android terbaru, yang bisa kamu download secara gratis

1. Google Assistant


Image: pixabay.com

Layaknya memiliki seorang asisten, aplikasi buatan google google ini bisa  membantu kamu untuk berkomunikasi dengan mudah, memasang alarm dan juga melakukan navigasi sampai dengan jenis pesan suara. Beberapa ponsel sudah secara otomatis terinstall dengan aplikasi ini, tapi kalaupun belum, kamu bisa menginstallnya sendiri dengan mudah.

2. Google Duo
Sama-sama produknya google, aplikasi ini juga termasuk jenis aplikasi yang bisa di download secasa gratis. Suka video call an dengan pasangan, teman, atau keluarga? Nah, kalau biasanya kamu melakukan panggilan video menggunakan aplikasi skype, wa, atau aplikasi chat lain, cobalah pake Google Duo dan bandingkan!

Image: pixabay.com


Cara menggunakan Google Duo  sangat mudah.  Kamu hanya tinggal melakukan verifikasi nomor dan juga melakukan log in dan bisa langsung menggunakan aplikasi ini seperti biasanya.

Aplikasi ini, juga dilengkapi  fitur menarik, salah satu nya adalah fitur knock knock; semacam fitur yang memiliki fungsi live. Bahkan kamu juga bisa meninggalkan pesan dalam dengan aplikasi ini.

3. WPS Office

Bagi merk smartphone tertentu, aplikasi ini  sudah dimasukkan sebagai aplikasi bawaan pabrik. Tapi ternyata tidak, untuk smartphone yang saya gunakan satu tahun terakhir ini.
Tampilan WPS office di ponsel saya

Sebagai blogger, saya tentu akrab dengan aplikasi ini.  Menurut saya, WPS office ini merupakan jenis aplikasi terbaik dengan berbagai file office, seperti power point, google docs, word, excel dan lain sebagainya.  Selain itu yang membuat aplikasi ini menarik adalah sudah dilengkapi dengan fitur PDF Converter dan juga membagikan file. Selain itu kamu juga bisa melakukan penyimpanan data secara otomatis.

4. Unified Remote

Untuk aplikasi terakhir yang dapat kami rekomendasikan adalah aplikasi unified remote. Aplikasi ini merupakan jenis aplikasi android yang bisa membuat kamu jauh lebih mudah untuk melakukan control pada sebuah personal computer/pc. Selain itu kamu juga bisa dengan mudah menggunakan Bluetooth dan juga wifi agar bisa mengontrol dengan baik. Aplikasi ini juga biasa digunakan di windows, mac, dan juga linux.

Bersyukur ya, bisa menikmati perkembangan di era digital yang begitu pesat. Semakin hari, kita semakin disuguhi beragam pilihan, dengan banyak kemudahan

Apartemen di Tangerang Selatan dengan Harga Murah

April 13, 2019 0 Comments

Apartemen, belakangan kerap menjadi pilihan hunian, terlebih di kota-kota besar, termasuk Tangerang Selatan. Letaknya yang berbatasan langsung Ibu Kota Jakarta, membuat beberapa orang sangat tertarik menjadi  salah satu pemilik, atau paling nggak berinvestasi bidang property, khususnya apartemen di Tangerang Selatan.

Tidak hanya mudah diakses menggunakan berbagai moda transportasi, nyatanya Tangerang Selatan juga mempunyai beragam fasilitas umum sebagai penunjang gaya hidup yang mumpuni. Tersebar beberapa pusat perbelanjaan berskala internasional seperti AEON, Living World, Teras Kota dan beberapa mall dengan konsep yang modern dan juga berbagai inovasi yang bernuansa internasional. Menilik ke daerah Alam Sutera terdapat sebuah apartemen dengan berbagai fasilitas yang ditawarkan, kemudahan akses dan juga harga yang murah.

Pacific Garden Stlye, Salah Satu Apartemen di Tangerang Selatan

Berlokasi di Tangerang Selatan, apartemen ini merupakan apartemen baru di Alam Sutera dengan konsep Experience The Stylish Living @ Alam Sutera. Perlu diketahui bahwa apartemen ini juga meraih penghargaan sebagai The Best Apartement in South Tangerang. 

Dengan didukung desain yang modern, apartemen ini sangat cocok untuk dihuni para generasi milenial seperti mahasiwa dan juga anak muda yang dinamis, dengan desain dan beberapa fitur yang modern namun tetap stylish.

Hunian sewaan ini juga mendukung orang yang bekerja di kawasan Alam Sutera dan sekitarnya mengingat kawasannya yang sangat mudah diakses. Beberapa fasilitas yang ditawarkan meliputi, Cafe, coworking space, fitness center and Jogging Track, Pool Lounge and BBQ area, Food Center, Luxury Atrium. Dengan fasilitas yang ditawarkan tersebut menjadikan apartemen pacific garden menjadi satu-satunya tempat yang nyaman dan juga sehat untuk para generasi milenial apalagi dalam memenuhi kebutuhan gaya hidup mereka agar dapat tumbuyh dan juga berkolaborasi dengan yang lain.

Alasan Harus Berinvestasi di Salah Satu Apartemen di Tangerang Selatan


Sangat berpotensi di sewa 12.000 Mahasiswa
Letak Apartemen Pacific Garden sangat strategis, dikelilingi 3 kampus sehingga dapat berpotensi dihuni lebih dari 12.000 ribu. Hanya selangkah menuju kampus BINUS, ditempuh dengan waktu 5 menit menuju kampus Swiss German University dan juga Universitas Bunda Mulia.

Didukung fasilitas yang lengkap
Beberapa fasilitas yang digunakan sebagai pendukung gaya hidup mahasiswa meliputi: Cafe, Food center, Coworking space, fitness center dan Jogging Track, Pool Laounge & BBQ Area dan masih ada banyak fasilitas lengkap lainnya

Lokasi apartemen sangat strategis.
Letak salah satu apartemen di Tangerang Selatan ini berseberangan dengan Mall @ Alam Sutera, dan juga dikelilingi oleh beberapa gendung perkantoran seperti Synergy Building, The Prominence, dan juga Alfamart Headquarters. Selain itu juga didukung kemudahan akses menuju berbagai tempat seperti IKEA, Living World, The Flavor Bliss, Pasar 8, Giant dan juga Omni Hospital.

Kemudahan Akses
Kemudahan akses menuju beberapa jalan tol seperti tol Jakarta - Merak, Tol JORR 2 dan juga tol Airport

Biaya cicilan ringan
Karena berpotensi dihuni oleh mahasiswa maka cicilan apartemen ini sangat ringan mulai dari Rp. 5 Juta per bulan.

Unit Yang di Sediakan di Apartemen Pacific Garden

Hadir dengan desain interior yang sangat stylish, Life Style Center juga memberikan banyak sensasi kehangatan dari suasana residence yang sangat berbeda dari para penghuni yang ada. Sehingga sangat memungkinkan untuk saling bertegur sapa dan juga mengenal satu sama lain, sharing banyak hal ataupun sekedar menyesap secangkir kopi secara bersamanaan. Bangunan Pasific Garden Style sebagai salah satu apartemen di Tangerang Selatan seluas 1,4 HA dengan tinggi 40 lantai dan hanya ada 30 unit di setiap lantainya.

9 April 2019

Bersenang-Senang di Dancow ‘Iya Boleh’ Camp Jogja

April 09, 2019 3 Comments

“Nggak usah main tanah lah dek, nanti kotor....takutnya cacingan”
“Jangan hujan-hujanan.....kalau pilek gimana...?”

Sebagian ibu  bisa jadi akrab dengan rangkaian kalimat tadi. Kadang kalaupun beda template paling sedikit aja, tapi pada intinya tetap sama, yakni melarang anak melakukan apa yang ia mau, dengan alasan “demi kebaikan mereka."  Daripada kotor, daripada sakit.

Tapi serius.......itu demi kebaikan anak-anak? Hmm..perlu dipikirkan ulang sepertinya🤔

Demi ibu sih iya, karena baju yang  kotornya parah  akan menambah kerepotan Sang Ibu saat mencuci, dan  melihat anak yang rewel saat sakit itu, benar-benar kondisi yang tidak menyenangkan. Hayo..ngaku....😊😊

Sekitar 10 tahun silam, saya pernah melakukan kesalahan itu. Saya cenderung membatasi kemauan eksplorasi  si sulung.  Bukan melarang sama sekali  juga sebenarnya, tapi saya sering terlalu khawatir saat ia terlalu lama berada di tanah, tidak mengijinkannya saat ia merengek minta main hujan-hujanan barang sebentar. Alasannya, takut nanti sakit,  karena saya tahu ia gampang sakit waktu itu.

Efeknya, sulung saya tumbuh dengan pembawaan pemalu dan sering saya lihat ia cenderung ragu-ragu. Tingkat percaya dirinya kurang. Ya, bisa jadi, itu karena dahulu  dalam beberapa hal, saya sering membatasi gerak dan keingintahuannya.

Pada anak ke dua, yakni Alya, saya menerapkan strategi yang berbeda. Saya cenderung  melepaskan, meski bukan berarti tanpa pengawasan. Saat mengasuhnya,  saya meminimalisir mengatakan jangan, dan belajar untuk lebih percaya diri untuk mengatakan “Iya Boleh...” ke  anak.  Yang penting saya memastikan ia tahu benar apa yang akan ia lakukan, dan apa akibatnya. Kedua, si bocah posisinya aman, dan ketiga sebisa mungkin saya terlibat saat si anak tengah berekplorasi.

Dan saya amati –bukan bermaksud membandingkan dua anak, tapi memang beda.  Sedari kecil, si adek tumbuh lebih pemberani dan percaya diri. 

Ketika Dancow mengkampanyekan gerakan  ‘1 juta Iya Boleh’ kepada semua orang tua Indonesia untuk tanpa ragu mengatakan  “Iya Boleh” kepada anak agar si kecil lebih bebas bereksplorasi, maka tanpa ragupun saya turut menjadi bagian dari satu juta orang tua, yang akan berusaha untuk meminimalisir kata jangan, dan dengan yakin mengatakan “Iya Boleh” ke anak.

Bertemu Teman, dan Bersenang-Senang di  ‘Iya Boleh’ Camp Dancow

dancow-iya-boleh-camp-jogja
Saya dan beberapa teman blogger yang diberi kesempatan untuk mengikuti Dancow "Iya Boleh' Camp Jogja

Sabtu, 6 April lalu merupakan hari istimewa buat saya dan juga Alya, karena di hari tersebut kami dan juga beberapa teman blogger Jogja berkesempatan untuk datang di pembukaan acara ‘Iya Boleh’ Campnya Dancow.  Sejak pagi, tak sabar ia menanti dan terus bertanya, “Bu...nanti di sana aku ketemu banyak teman kan? Aku boleh main kan?” 

“Iyaa...nanti ada anaknya temannya Ibu. Kamu mainan sama mereka. Ibu belajar, kamu mainan. Ok” Kata saya.

Digelar di Jogja City  Mall Jogja, Dancow ‘Iya Boleh’Camp tidak hanya menyasar segmen anak-anak, tetapi juga bisa sekaligus dijadikan ajang belajar para orang tua karena ada juga sharing-session  yang menghadirkan para expert, diantaranya dr. Ayu Kusuma Dewi, M.Si, SP.GK dan juga Tri Novita Herdalena S.Psi, Psikolog, CPC. 







booth-booth yang tidak hanya membuat anak betah untuk berlama-lama, tapi juga bermanfaat untuk menstimulasi anak

Jadi sementara saya mengikuti sharing –session, Alya bergembira-ria bersama teman-teman barunya di beberapa booth yang tersedia. Booth-booth ini tentu saja bukan sekedar area bermain semata, tetapi juga bisa dijadikan media untuk mengasah kecerdasan anak-anak, seperti kemampuan psikomotorik, melatih empati, kreatifitas, kecerdasan, dan lain-lain.

Kembali ke materi diskusi parenting,  menurut dr Ayu, memang saat anak bereksplorasi, ada banyak tantangan penyakit yang mungkin bisa menganggu, seperti ISPA dan juga diare.  Nah, disinilah pentingnya peran nutrisi dan asupan probiotik seperti Lactobacillus Rhamnosus, yang telah terbukti mampu menurunkan resiko infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran cerna, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Sementara dari sisi psikologis, Psikolog Tri Novita lebih menyorot tentang peran orang tua untuk mempersiapkan anak-anak dengan berbagai kecakapan yang sesuai dengan perkembangan zaman. 

dancow-iya-boleh-jogja
sharing session dengan para expert. Ada ahli kesehatan, dan juga psikolog. Dari hasil diskusi tersebut terungkap, ada 3 faktor penting yang sangat berpengaruh dalam tumbuh kembang seorang anak, yaitu nutrisi seimbang, stimulasi, dan juga cinta kasih


Dalam kesempatan yang sama, sebagai bentuk perayaan atas keberhasilan Gerakan “1 juta Iya Boleh” yang  dalam tempo sekitar 2 bulan sudah berhasil mengumpulkan lebih dari 1 juta ‘Iya Boleh’ dari orang tua di seluruh Indonesia, juga diluncurkan Modul ‘Iya Boleh’ Untuk Anak Unggul Indonesia

Modul ‘Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia’ ini kami berikan sebagai wujud  apresiasi terhadap para orang tua yang telah ikut serta mendukung  gerakan ‘1 juta Iya Boleh’ –Alvin Wiradarma
modul-dancow-iya-boleh
Launching modul 'iya boleh' yang dilakukan serentak dengan dua kota lainnya, yaitu Jakarta dan juga Makassar. Alya naik panggung? itu karena anak-anak pada mau naik, tampil di depan, dan tentu saja diperbolehkan oleh pihak Dancow😊

Modul ini tersedia dan dapat diakses melalui laman Dancow Parenting Center di Iyaboleh.com. Melalui modul ‘Iya Boleh’, orang tua akan mendapatkan panduan pengasuhan si kecil dilengkapi dengan tips yang bisa dipraktekkan sehari-hari. “Kami harap modul ini dapat membantu para orang tua dalam mengasuh, memenuhi asupan nutrisi, dan juga memberikan teladan prilaku positif , sering mengatakan ‘iya boleh’ untuk mendukung eksplorasi dan keingintahuan si kecil yang akan membuatnya terus belajar dan terus berkembang menjadi anak unggul Indonesia,” tutup Alvin selaku Brand Manager Dancow Advanced Excelnutri+

Meskipun hanya mengikuti event ini selama kurang lebih dua jam, tapi banyak ilmu dan kegembiraan yang kami dapatkan. Bahkan, bocah saya harus dibujuk untuk mau pulang karena terlalu enjoy bermain di booth yang di sediakan. Terimakasih Dancow!😊

2 April 2019

Boleh Bermain Game, Asal Ngerti Tanggung Jawab

April 02, 2019 2 Comments

“Iya..nanti........sebentar..........”   Mau nya masih menego waktu.

“Sudah Ka...taruh!...” Perintah saya dengan intonasi yang makin lama makin tinggi. Sebelum ini saya sudah mengingatkan untuk berganti aktivitas, tapi dijawab dengan kata "Nantii.." 

Saya tahu sudah lebih dari satu jam  ia  asyik dengan benda mungil itu.  Hampir dua jam malah. Main game



Dengan wajah bersungut-sungut, sulung saya akhirnya meletakkan ponsel  2nd-an ayahnya itu ke meja. Sabtu-Minggu itu sebenarnya hari yang bagi anak saya menyenangkan. Dia punya “jatah” untuk bermain gameee..ini masih saja direcokin, di suruh stop sama Ibunya. 

“Ibu ku galak. Nggak asyik”  Mungkin itu  yang ada dipikirannya. Tapi biarkan saja. Saya mesti tegas.  Menjelang ujian  kelas 6 ini, para guru di sekolahnya sudah wanti-wanti, agar  orang tua lebih ketat mengontrol  anak-anak, sebisa mungkin  dikurangi frekuensinya bermain game, entah via ponsel maupun playstation.

Baca juga : Kata Anak-anak, Saya Mirip Kak Ros

Benar kalau ponsel itu bagai mata pisau. Bisa bermanfaat banget, tapi kalau terlena ya bahaya. Apalagi buat anak-anak  yang belum pinter ngatur waktu. Maka itu, keberadaan orang tua di sini penting. Mengontrol, mengingatkan anak.

Akan ada mata yang sakit kalau terlalu lama kena radiasi, akan ada bahaya obesitas kalau anak kurang beraktivitas fisik, akan ada gangguan sosial seandainya anak hanya berteman dengan gadget, tanpa berinteraksi dengan manusia yang lain. Ada kewajiban-kewajiban sebagai anak sekolahan yang bisa jadi terbengkelai karena banyak waktu yang tersita di depan layar.

Setelah punya anak, saya baru ngerti, kalau tanggung jawab  sebagai orang tua itu tidak mudah.  Beda jaman, beda tantangan.

Kalau saya kecil dulu, paling ibu saya jengkel karena saya terlalu asyik bermain, sepedaan ke sana kemari, dan bahkan sampai dicari karena sering tiba-tiba ngilang tanpa pamit. Saya sering kena tegur karena lebih senang nonton film di tv, mlototin film kartun atau malah ngapalin jam tayang sinetron, padahal seharusnya jam belajar. 

Untung lho, waktu itu saya ada yang ngingetin. Samaa...dulu pas diingetin ya jengkel😀😀

Sekarang situasi berbalik. Saya sudah jadi ibu. Punya tanggung jawab untuk ngontrol anak-anak. Seusia mereka, menurut saya masih belum bisa dilepas sepenuhnya. Iya, diberi ruang gerak, tapi tetap dalam pengawasan orang tua.

Baca juga : Membangun Relasi Sehat Anak dengan Gadget dan juga Media, Anak, dan Pornografi

Balik ke kebiasaan ngeGame, boleh atau tidak? Menurut saya boleh.  Karena itulah hiburannya anak-anak sekarang. Jaman anak-anak asyik bermain gundu atau lompat tali, bisa jadi sudah lewat, berganti dengan Minecraft, dan game-game dengan tampilan menarik lainnya. 

Bermain game itu seru, iya saya pun ngerti. Bisa jadi itu sama asyiknya dengan saya yang bisa berjam-jam scroll media sosial, atau streaming  film. Satu point yang mesti diingat, tahu porsi dan nggak lupa sama tugas utama masing-masing. Satu lagi, ngegamenya milih juga. Sesuai umur.
 ***

“Ibu...aku mau jadi Youtuber. Yang pinter main game, trus nanti bikin tutorial game...”  Komentar anak saya  pasca melihat tayangan di TV tentang penghasilan para youtuber yang dinilai fantastis. “Boleh. Tapi kamu sekolah dulu, jangan mikir nyari uang. Nyari ilmu sebanyak-banyaknya dulu” Itu jawaban saya. 

Saya ngerti Raka. Kemauannya masih kayak angin berhembus, kadang ke utara, kadang ke selatan. Seandainya diluar profesi youtuber, dia tahu ada para gamers yang  bahkan mendapatkan penghasilan dari bermain games, pasti cita-citanya akan berubah. Nonton Upin-Ipin yang pengen jadi astronot, bisa jadi berubah lagi.

Ini sebenarnya mirip sama niat kami untuk memberikan Raka fasilitas motor, saat dia sudah SMA kelak. Meski sekarang, beberapa teman seumurannnya ada yang sudah bisa mengendarai motor, tapi kami ndak kepengen. Nanti, biar dia belajar dan menguasai, kalau memang secara psikologis memang sudah siap.

Sama dengan game, dan wewenang terhadap sebuah ponsel.

Besok, kalau si anak sudah dirasa bisa memanage waktu, bisa menyeimbangkannya dengan kewajiban-kewajiban yang lain, saya sebagai ibu nggak perlu lagi sebawel ini.  Mau uang jajannya dipake buat mbeli PB Garena? Boleh,  tapi kalau sudah gede. Bisa nanti kompetisi sama mas Pramudya --anaknya Kakak. Karena saya tahu, dua anak ini nyambung banget kalo ngobrolin games. 

Tapi nanti yaaa... Klo ilmu management waktu kalian sudah lebih matang.

Dan hari ini, saya mendengar ada statement yang cukup  melegakan dari Raka.. “ Bu, setelah besok Minggu ...sampai USBN aku nggak main game dulu...fokus ke ujian.” Oke, Sip! Saya juga niat, kegiatan saya di dunia maya juga akan saya kurangi. Ada anak yang sedang mempersiapkan ujian. Bukan off sama sekali, tapi akan jauh berkurang. Mohon doanya ya teman-teman, semoga semuanya dimudahkan dan dilancarkan. Aamiin.

Follow Us @soratemplates