Behel Jorney; Kontrol ke 11, Pake Karet Elastis

Posting Komentar
B

ulan ini bulan ke 15 Alya menjalani perawatan ortodonti. Tanggal 18 Oktober  kemarin adalah jadwal kontrol behelnya yang ke 11, di luar beberapa tindakan tambahan seperti cabut 2 gigi, pengurangan gusi, pasang miniscrew dan juga windowing yang sudah terlewati. Menurut jadwal yang disarankan dokter, Alya kontrol setiap 5-6 minggu sekali (bracket jenis self ligating)

Behel journey


Misi utamanya terlihat sederhana, yakni “nurunin” atau “narik”  gigi seri (gigi depan) yang masih terpendam di gusi.  Eh..nggak sederhana juga ding. Gampang diucapkan, tapi tidak sesimpel yang sering dibayangkan. Begitu sepertinya lebih pas. 

Untuk bisa sampai ke tahap bisa narik ini ternyata prosesnya panjang. Butuh waktu untuk membuka space agar ada jalur untuk keluarnya gigi, merapikan posisi gigi-gigi yang lain dan memastikan gigi siap memasuki fase penarikan/retraksi. 

Untuk kasus giginya Alya, dokter spesialis orto membutuhkan sekitar setahunan atau 8x kontrol untuk fase levelling, dan kemarin adalah kontrol ke 3 di masa penarikan/retraksi gigi.

Belum tahu kapan berakhir, tapi paling nggak langkah demi langkahnya terlewati dengan baik. Alhamdulillah sejauh ini Alya nggak banyak drama  dan sepertinya cukup enjoy dengan kondisi gigi berbehel. Saya lihat, beberapa teman di sekolahnya juga berbracket/behel. Bisa jadi ini juga berpengaruh. 

Kabar gembiranya lagi  adalah, pergerakan gigi sudah terlihat. Dua celah gigi/ompong  (satu di rahang atas dan satu di rahang bawah) yang terbentuk karena gigi premolar yang dicabut karena rusak, sudah lumayan rapet. Tinggal sedikit lagi akan menutup sempurna.  Saya percaya itu adalah kuasa Alloh, serta sinergi yang bagus antara miniscrew, powerchain, dan juga sang operator alias dokter orto nya. 

Sementara gigi depan yang sebenarnya paling dinantikan kemunculannya, sudah mulai terlihat. Masih dibalik gusi, tapi sudah terlihat menonjol dan mendekat ke arah lengkung gusi. Bismillah, semoga disegerakan muncul ke permukaan. Ha..ha, serius…berasa nunggu bayi lahiran. Tapi ini bukan bayi, melainkan gigi seri 😊

Oh, iya ada yang sedikit berbeda dengan rutinitas paginya Alya semenjak kontrol ke 11 ini. Ia harus memasang karet elastic (elastic rubber band)  yang dicantolin di gigi rahang atas dan rahang bawah, selama 12 jam/hari dan hanya  boleh dicopot saat gosok gigi, makan, dan juga tidur. 

Kalau saya tidak salah tangkap, fungsi karet elastis ini adalah untuk mengkoreksi gigitan/ memperbaiki posisi rahang selama proses penarikan gigi. Sampai kapan menggunakan karet? Nanti akan dilihat progressnya saat kontrol kembali. Begitu kata dokter. 

“Nanti dipasangnya seperti ini. Kalau di sekolah pas tidak memungkinkan untuk dipakai, boleh dilepas. Tapi terus dipakai lagi kalau sudah selesai. Kalau dirasa kurang dari 12 jam, boleh “dibayar’ pas malam. Yang penting, usahakan 12 jam. Tapi bukan pas jam tidur lho” Begitu pesan dokter sambil mengaitkan karet pada bracket yang menempel pada rahang atas dan rahang bawah,  membentuk persegi.

“Satu karet ini bisa digunakan selama 12 jam. Jadi nanti kalau mau lepas sebentar, bisa kemudian dipasang lagi dengan karet yang sama. Keesokannya baru ganti” begitu dokter menambahkan. 

 Kalau dokter yang melakukan, urusan pasang memasang karet ini terlihat amat sangat mudah. Bahkan sepertinya sambil merem pun bisa. 

Tapiiii…begitu mencoba memasang di rumah sendiri, ahhh….sudahlah. sempat nyaris putus asa. Tapi setelah berkali-kali Alya mencoba, akhirnya bisa dan sekarang sudah lumayan terbiasa. 

“Gimana rasanya? Sakit?” Saya pernah tanya ke Alya. 

“Hmmm...Nggak enak. Kayak ada yang lagi tarik tambang di mulut”

Sing sabar. Salah satu ujian namanya. Harus dilewati, dan pasti berlalu. Bantu doanya saja ya, semoga selalu dimudahkan dan dilancarkan semuanya. Aamiin. 

Sulis
Hai, saya Sulis! Domisili di Jogja, pernah bekerja di media, dan sekarang blog inilah media menulis saya. Untuk kerjasama, bisa dihubungi t.sulistiyowati80 (at)gmail.com, atau sulistiyowatitri98(at) yahoo.co.id
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Posting Komentar