Cari Blog Ini

17 Mei 2019

Ngobrolin PPDB SMP Negeri Yogyakarta 2019

Mei 17, 2019 3 Comments
“Bu..aku ujian matematikanya dapat  833 , trus IPA nya 940, Bahasa Indonesia  875.. Kata Bu Guru tinggal nunggu nggabungin sama hasil koreksi soal essay...”

“Ya..syukurlah. Lha Essaynya gimana kemarin, kira-kira, beneran bisa?”

“Bisa kok! Matematika sulit, tapi tetep tak isi jawaban, sebisanya.”

Beberapa hari kemarin, saya sudah merasa  sedikit  tenang. Pulang dari sekolah, si sulung membawa kabar mengenai prediksi nilai USBN nya. Iya, masih prediksi karena penghitungan masih berdasarkan lembar jawab komputer bayangan yang di kumpulkan anak-anak setelah selesai mengerjakan USBN, namun belum digabung dengan 5 soal essay, jadi masih bisa berubah. Harapannya sih bisa nambah, nggak justru jadi berkurang. Minta tolong diAamiinkan yaa..

USBN Kelar, Berikutnya Ketemu Sama Zonasi


Mengacu pada permendikbud nomor  51 tahun 2018, sejak tahun kemarin,  ada perubahan signifikan  dalam sistem Penerimaan siswa baru yang diterapkan sekolah, mulai dari SD sampai SMA/SMK. Sesuai lingkupnya yang bersifat nasional, tentu saja peraturan itu juga berlaku untuk semua sekolah negeri yang ada di Jogja.

Tahun kemarin, saya masih belum begitu ngeh. Cuma sekedar tahu, kalau kebijakan  zonasi bisa berbeda antar kabupaten. Oh, iya satu lagi, karena sistem zonasi keponakan yang meskipun nilai USBN tinggi, harus ikhlas terlempar ke pilihan ke 2, karena kalah bersaing dengan  calon siswa lain yang secara jarak, rumahnya lebih dekat dengan sekolah. 

Anaknya sedih, mamanya sedih. Apalagi tergesernya bukan karena skor yang tidak memenuhi syarat; tetapi lokasi rumah-sekolah yang kurang dekat. Pastinya  sangat kecewa.  Sudah sungguh-sungguh belajar untuk mendapatkan hasil terbaik dan mampu bersaing memperebutkan kursi di SMP idaman, tapi kalah sama yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah.

Bukan salah si anak sebenarnya, tapi kenapa akhirnya si anak tidak bisa sekolah di SMP yang ia inginkan? Padahal secara skor, buanyak yang secara skor jauh lebih rendah, justru bisa diterima. Ya, balik ke itu tadi; karena penerapan sistem zonasi dalam proses PPDB. Akan ada yang diuntungkan, tapi ada juga yang akan menjadi korban dari sebuah kebijakan. 

Lalu, bagimana dengan JUKNIS PPDB SMPN 2019?

Meskipun baru tahun 2018 diterapkan, ternyata ada perubahan (lagi) dalam Juknis PPDB 2019  kali ini. Yang sudah beredar di masyarakat, untuk propinsi Yogyakarta, yang saya tahu baru wilayah kota dan Kabupaten Sleman.  

Untuk wilayah Kota Yogyakarta,  sistem zonasi dibagi dalam 4 kategori, yaitu bibit unggul, zonasi wilayah, zonasi mutu, dan zonasi ekonomi tidak mampu, dengan persentase yang berbeda-beda. 

Di Sleman, tempat dimana saya tinggal, meski secara prinsip  zonasinya masih mirip dengan sistem PPDB tahun lalu, tapi ada perubahan dalam sistem penambahan skor, terlebih untuk anak-anak dengan jarak domisili yang terdekat dengan sekolah, seperti tertuang dalam kebijakan berikut ini

Sumber: Dinas pendidikan Kabupaten Sleman. Saat blogpost ini saya tulis, masih dalam tahap sosialisasi

Sebenarnya, kami diuntungkan dengan sistem zonasi ini. Sekitar 3 kilometer dari rumah, ada sebuah SMP Negeri  yang selama ini reputasinya bagus. Input yang bagus, dengan output yang rata-rata bagus juga. Secara lokasi, meski bukan termasuk radius 200m, tapi masih termasuk dalam kawasan 1 zona.

Juknis final PPDB siswa baru di wilayah Kabupaten Sleman, bisa di unduh di tautan ini

Seperti ini gambaran zonasi di Sleman tahun 2019
Tapi , kalau boleh jujur, saya sebagai orang tua lebih ngerasa fair dengan sistem PPDB sistem lama. Nggak usah pake tambah-tambahan poin.

Kalau memang modal awalnya skor USBN, ya sudah pakai itu saja. Berasa tidak adil dengan anak-anak yang secara domilisi jauh dengan sekolah-sekolah berfasilitas lengkap. Mau anak sekolah di dalam kecamatan, di luar kecamatan, antar kabupaten ya terserah, tanpa batasan zona.  Anak kan punya hak pilih. Anak-anak desa, juga punya hak untuk mencicip sekolah di kota. Kalau mereka memang bisa, kenapa harus dibatasi? Pihak orang tua sebenarnya juga punya alasan dalam memilihkan sekolah untuk anak. Jalurnya searah dengan tempat kerja orang tua misalnya atau karena cocok dengan lingkungan sekolahan.

Tapi sistem lama mbikin kasta dalam sistem pendidikan mbakyu? Ntar ada label sekolah favorit...sekolah biasa...sama sekolah “buangan”? Dengan zonasi kan nantinya akan ada pemerataan..

Iya, harapannya seperti itu memang. Tapi yakin !? Dan bakal ratanya itu berapa tahun? Mau sampai berapa kali ganti kebijakan? Itu lho yang bikin kami orang tua ngeluh. Mirip, pas pertengahan SD kemarin tiba-tiba ganti kurikulum, tengah semester lagi. 

Lha wong ibarat orang lomba lari,  start point para sekolah-sekolah negeri itu  juga berbeda.  Catet, meski statusnya sama-sama negeri, tapi fasilitas, SDM antar sekolah negeri itu juga beda-beda. Kalau kemudian diminta harus  sama rata, ya susah. 

Saya nggak sukanya, kalau yang kemudian muncul adalah  makin banyak orang curang gara-gara peraturan.

Bukan rahasia lagi kan, kalau zonasi membuat  orang-orang kemudian tiba-tiba mbikin surat domisili palsu, berpura-pura miskin untuk bisa mengantongi KK miskin,  nitipin anak ke KK lain yang rumahnya  se zona dengan  sekolah idaman.

Pernah juga kan mendengar  keluhan guru dan  sambat anak-anak  yang harus nunggu temannya dalam memahami materi pelajaran. “Aku tu..udah paham materi itu, dia belum. Harus nunggu semua paham ya?”

Semua demi pemerataan. Padahal sejak kecil saya diajarkan, untuk menang kamu harus berjuang, bukan menunggu kue pembangunan dibagi sama rata. Itu yang kemudian membuat saya maklum ketika Raka nyletuk “Enak yang rumahnya dekat  sekolahan yo Bu...rasah sinau, ketambahan biji akeh”.  “Sayangnya rumah kita nggak dekat banget sama sekolahan”,  jawab saya.

Ada sih, SMP negeri  terdekat. Paling  cuma 1 kilometeran dari rumah.  Tapi saya sering lihat murid-muridnya pada nongkrong-nongkrong di luar sekolah, padahal jam belajar.                                                                                                                                                    PPDB belum dimulai. Menurut peraturan, 28 Juni nanti pendaftaran PPDB online akan dimulai.  Meski ini pertama kalinya saya ikut tata tertib  zonasi (anak-anak di SD swasta), ada aturan baru, semoga si sulung bisa diterima di SMP Negeri yang ia inginkan. Aamiin. 

8 Mei 2019

Bersenang-senang, Bertualang di Mini Zoo Jogja Exotarium

Mei 08, 2019 6 Comments

Sekilas Tentang  Jogja Exotarium

Mini-zoo-Jogja-exotarium
Anak-anak mendapat penjelasan di kandang reptil, tentang asal usul hewan, cara berkembang biak, habitat dan sebagainya

Jogja exotarium. Bisa jadi sebuah nama yang masih terdengar asing, bahkan bagi orang yang asli Jogja sekalipun. Tapi maklum juga, karena tempat ini memang belum begitu lama ada. Dibuka pada Desember 2017 lalu, sejak awal ia dikonsepkan sebagai wahana wisata edukasi.

Sesuai dengan namanya, maka daya tarik yang diunggulkan adalah binatang-binatang yang dimiliki, dengan daya tarik penunjang berupa kealamian tempatnya yang memang ada di pedesaan. Secara lokasi, Jogja Exotarium berada di Dusun Duwet, Sendangadi, Mlati, Sleman.

Di Jogja Exotarium, Pengunjung Bisa Ngapain Aja?

Tempo hari, saya ke sini dalam rangka ndampingi Alya pas event sekolah.  Biasa, beberapa kali juga sebelumnya saya mendokumenkan kegiatan bocah saya dan teman-temannya di blog ini. 

Alasannya? Seru aja. Suatu saat nanti dibaca-baca apalagi kalau  bocahnya sudah gede. 

Menurut saya, media blog akan lebih awet dan lebih bisa bercerita dibanding selembar foto. Jadi harap maklum aja kalau foto-foto yang saya punya  adalah para bocil berseragam.

Rame, anggota rombongannya buanyak!!


Balik lagi ke Jogja Exotarium, jadi sesuai namanya tempat ini adalah kebun binatang. Memakai embel-embel “mini”, karena secara jumlah, koleksi binatangnya tidak sebanyak kebun binatang yang sudah ada sebelumnya di Jogja, Kebun Binatang Gembira Loka atau Gembira Loka Zoo. 

Melihat tampilannya,  segmen yang paling pas untuk berkunjung ke sini adalah wisata keluarga, atau  anak-anak sekolah, mulai TK sampai SD. Anak-anak, pastinya akan senang ketika bisa berinteraksi dengan beberapa binantang secara langsung. Kemampuan eksplorasi mereka akan satwa, menjadi terpuaskan.



Touring dari satu kandang binatang ke kandang binatang lain
Tentang koleksi binatangnya, tentu saja para hewan berada dalam kandang masing-masing. Hanya kura-kura saja yang bisa jalan-jalan di seputaran kandang. 

Mengenai  kondisi dan logistik mereka?  Sejauh pengamatan saya, masih aman. Kandang cukup besih, dengan stok makanan di setiap kandang juga memadai. 

Penting ya kondisi binatang diamati?  Menurut saya penting. Karena meskipun niatnya untuk edukasi, tapi mengambil binatang dari habitat asli dan kemudian mengurungnya, harus diimbangi dengan  pemeliharaan dan perawatan yang layak bagi binatang-binatang tersebut. 

“Mas...ular itu punya air liur nggak...?” 
“Ini hewannya hasil buruan? Berarti berburunya jauh sekali yaa...”

Logika anak-anak itu lucu, tapi kadang ajaib. Jadi nggak perlu kaget seandainya ditengah-tengah penjelasan, tiba-tiba muncul pertanyaan-pertanyaan spontan seperti itu. Tapi pengalaman mereka saat bisa berinteraksi dengan beberapa satwa yang ada, saya yakin itu yang bakalan awet di ingatan mereka.


Mini-zoo-jogja-exotarium
Jarang anak-anak mendapat kesempatan seperti ini. 
Bagi yang ingin merasakan asrinya alam pedesaan, saya sarankan datang ke sini pas menjelang sore. Pasti sejuknya udara lebih berasa. Di siang hari, pohon-pohon peneduh yang ada belum maksimal menjalankan fungsinya. 

Sebagai penunjang kenyamanan pengunjung, di area seluas kurang lebih 5 hektar  ini tentu saja disediakan fasilitas-fasilitas pendukung, seperti toilet, musholla, warung makan, dan juga beberapa gasebo untuk sekedar duduk-duduk menikmati suasana, atau tempat istirahat setelah lelah menjelajah. 


Area Jogja Exotarium itu luas, masih banyak area kosong. Mau invest usaha di dalam?? ha..ha

Argh! Mukena, minum dan bekal jajanan Alya tertinggal di mobil. Sementara backpack  yang saya bawa hanya berisi dompet, power bank, dan juga tongsis. Pantesan, kok berasa ringan😊

Mana parkirannya jauh pula..🤔

Untung ada mukena di mushola yang bisa saya pinjam.

Untungnya pula di dalam ada beberapa warung yang menjajakan minuman, cemilan anak-anak, mie kemasan gelas, dan juga gorengan. Jadi, meski masuk tanpa bekalpun, bakalan aman, asal bawa dompet. Harganya barang dagangan pun itungannya masih  wajar. Selisihnya tidak begitu banyak dengan warung-warung di luar area Jogja Exotarium.

Selain berjalan, menyusuri kandang demi kandang dan berinteraksi dengan beberapa koleksi binatang, di Jogja Exotarium pengunjung bisa beroutbond ria. Tapi menurut salah satu mas-mas yang berjaga, kalau yang oubond ini sifatnya pre-order. Jadi harus memesan lokasi dan wahana dulu sebelum datang, karena pastinya akan membutuhkan peralatan, dan juga SDM yang lebih banyak dari hari  biasanya.



Anak mana yang nggak suka dengan kegiatan seperti ini? Kayaknya semua bakal betah.

Sekitar 3  jam  waktu yang saya gunakanberkeliling menemani anak-anak saat berinteraksi dengan beberapa satwa, dan juga ikut mengawasi anak-anak saat bermain outbond. Pastinya, anak saya seneng. 

Alya seakan bisa mengulang pengalaman dia bersama kura-kura waktu family day di Gembira Loka Zoo tahun lalu. Selain itu, bermain air dengan masuk langsung ke selokan air, tentu pengalaman yang mengesankan.

Paling protesnya satu saja kemarin...”Ibu...kok aku nggak jadi renang, katanya ustadzah ada kolam renang?” Iya, saya juga melihat kalau ada papan petunjuk ke kolam renang. Tapi mungkin kondisinya lagi nggak memungkinkan.

Sekitar tengah hari acara selesai, anak seneng..ibunya pegel! Ha..ha, tapi yang penting sudah tahu dalemnya Jogja Exotarium kayak apa.  Penasaran juga mau kesana?

Info HTM Jogja Exotarium

Week end : 15 ribu
Weekday: 10 ribu
Anak-anak dibawah 3 tahun, gratis

Lokasi

5 Mei 2019

Resep Membuat Soto Ayam Khas Madura

Mei 05, 2019 1 Comments

Siapa yang tidak kenal soto. Salah satu kuliner nusantara ini, merupakan hidangan lokal yang sangat terkenal. Selain soto babat, soto daging, soto sokaraja, soto betawi, ada soto yang lebih umum yaitu soto ayam.Walau terkenal, tetapi masih ada beberapa orang yang belum mengetahui dengan jelas apa saja resep mudah buat hidangan makanan soto ayam enak. Kita semua lebih baik tahu cara membuat soto ayam yang lezat satu ini, kalau ingin menyajikan hidangan terlezat untuk keluarga. Memang ada banyak resep mudah buat hidangan makanan soto ayam enak. Terdapat salah satu cara tepat membuat sajian soto ayam yang lezat yang patut Anda ketahui yaitu seperti Soto Ayam khas Madura. 

Soto Ayam Madura

Selain sate ayam, kekayaan kuliner lainnya dari daerah Madura yang cukup terkenal adalah soto ayam madura. Yang membedakan dengan soto ayam kebanyakan, soto madura menggunakan telur rebus sebagai pelengkap dan juga taburan kentang goreng sebagai topping. Dengan dua kontent tambahan tadi (telur dan kentang goreng), di samping soto menjadi semakin kaya rasa, kandungan nutrisinya pun semakin lengkap.

sumber : masakandapurku.com

Tentunya  banyak orang yang menggemari varian soto ayam satu ini. Sudah banyak juga yang menjual jenis soto ayam yang satu ini baik itu penjual asli Madura maupun penjual non madura yang sengaja menjual soto ayam ini di banyak warung ataupun restoran. Tak perlu khawatir, kamupun bisa berkreasi sendiri di rumah, mencoba memasak hidangan soto ayam spesial khas Madura ini  dapur sendiri. Untungnya semua bahan-bahan dan bumbu-bumbu yang diperlukan untuk membuat soto ayam madura, semua gampang dicari/dibeli di warung, pasar tradisonal.


Bahan yang diperlukan untuk membuat Soto Ayam Madura

daging ayam 1/2 kg, 
garam, gula dan merica secukupnya. Untuk lebih gampangnya, gunakan merica bubuk
Siapkan juga penyedap rasa (optional), daun jeruk 3 lembar, serai 1 batang yang dikeprek, 
bawang putih 7 siung, 
bawang merah 3 butir,
jahe 1 cm, 
kunyit bakar 2 cm,
kemiri 4 biji yang disangrai, 
merica 1/2 sdt, kecap manis 1 sdm, 
sohun rebus 50 gram, 
Tauge rebus, kol 100 gram yang direbus, 
telur rebus 3 butir, 
jeruk nipis 2 buah, 
daun bawang 2 batang diiris tipis, 
bawang goreng sesuai selera, 
seledri 2 batang diiris halus  
kecap manis1 sdm.
Keripik kentang

Cara Memasak Soto Ayam Madura

  1. Rebus daging ayam, setelah matang angkat, goreng dan suwir-suwir. Sementara air rebusan, bisa digunakan sebagai air kaldu/ bahan untuk membuat kuah
  2. Haluskan bumbu, tumis hingga aromanya keluar. serai serta daun jeruk ditumis. Seluruh bumbu tersebut dimasukan ke air kaldu serta kemdian dimasak hingga mendidih. Supaya bisa mendapatkan rasa, tambahkanlah garam, merica, gula, serta penyedap makanan (opsional).
  3. Siapkan bahan-bahan isian soto (bihun, tauge, telur rebus), siram dengan kuah dan beri topping bawang goreng, seledri, dan juga keripik kentang. 
  4. Tambahkan kecap manis. Disamping itu, Kamu juga dapat menambahkan jeruk nipis pada bagian atasnya dan sambal supaya rasa hidangan soto ayam spesial khas madura ini semakin mantap

Yeay, Soto ayam madura siap untuk dinikmati bersama keluarga! Dengan resep sederhana diatas, semoga kamu bisa menyajikan salah satu kekayaan kuliner nusantara ke dari dapur sendiri dengan mudah. Selamat berkarya dan bersenang-senang di dapur keluarga ya!

5 Aplikasi Kalkulator Pada Smartphone Untuk Menghitung Usia Kehamilan

Mei 05, 2019 0 Comments



Serius, hidup di jaman digital seperti sekarang ini kita dimanjakan banget loh! Di dunia yang semakin modern, para ahli telah dapat menciptakan berbagai penemuan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia dan juga  untuk mempermudah berbagai aktivitas manusia. Salah alat yang telah para ahli ciptakan adalah kalkulator yang dapat digunakan untuk menghitung usia kehamilan.

Adanya kalkulator kehamilan ini tidak hanya dapat digunakan untuk menghitung usia kehamilan saja, karena alat ini juga dapat kamu manfaatkan untuk mengetahui kapan hari perkiraan bayi lahir tersebut. Tetapi hari perkiraan lahir bayi pada alat tersebut biasanya hanya dapat digunakan untuk memperkirakan lahirnya bayi secara normal saja. 


Berbeda dengan kalkulator konvensional yang sering kita temukan sebagai pegangan wajib para pedagang, kalkulator kehamilan di era digital ini bertransformasi ke dalam bentuk aplikasi. Hal ini terbukti dari banyaknya aplikasi kalkulator yang bisa digunakan oleh ibu hamil, dan mereka tinggal memilih sesuai dengan kebutuhan dan keperluan. Berikut 5 aplikasi kalkulator pada smartphone untuk menghitung usia kehamilan diantaranya yaitu :

1. Alat Hitung Kehamilan 
Ini merupakan aplikasi penghitung usia kehamilan dengan menggunakan metode kalender. Untuk menghitung usia kehamilan dengan menggunakan aplikasi ini, kamu cukup dengan menggunakan hari pertama haid atau menstruasi terakhir yang didasarkan kepada cara perhitungan rumus Naegele. 

2. Alat Hitung Kehamilan Terlengkap 
Ini merupakan aplikasi penghitung usia kehamilan yang juga menggunakan rumus Neagele sebagai dasar cara untuk melakukan perhitungannya. Aplikasi ini tidak hanya untuk menghitung usia kehamilan saja tetapi juga dapat digunakan untuk menghitung berat janin. Didalam aplikasi ini adanya 4 alat yang bisa kamu gunakan sesuai dengan fungsinya masing masing. 

3. Kalender Menstruasi 
Kalender menstruasi ini merupakan aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui kapan masa menstruasi datang, masa subur, dan ovulasi berikutnya. Selain itu juga kalender menstruasi ini bisa kamu manfaatkan untuk melacak menstruasi, siklus, dan ovulasi untuk mengetahui kemungkinan akan terjadinya kehamilan. 

4. Alat Hitung Kehamilan Terbaik 
Ini merupakan aplikasi khusus yang dapat kamu manfaatkan untuk menghitung usia kehamilan yang akan memberikan gambaran dari perhitungan standar untuk menentukan berapa usia kehamilan. Aplikasi ini sangatlah sederhana dan untuk menggunakannya sangat mudah. Fitur perhitungannya akurat dengan rumus yang sering digunakan pada saat ingin mengetahui usia kehamilan dan juga perkiraan persalinan yang dapat mendukung aplikasi ini. Selain itu juga kamu dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk mengetahui berat badan bayi dengan menggunakan rumus Hadlock ataupun Shepard. 

5. Masa Subur Dan Kehamilan Sehat 
Ini merupakan aplikasi kalkulator kesuburan untuk bisa membantu para wanita yang ingin segera hamil dengan menggunakan program dan tips yang ada pada fiturnya. Didalam aplikasi ini juga ada fitur kalkulator masa subur yang akan mempermudah para wanita untuk menghitung kapan masa suburnya yang dihitung berdasarkan hari terakhir haid. Didalam aplikasi ini juga ada fitur bagi para pengguna yang ingin cepat hamil. Adanya 17 tips terbaru didalam aplikasi ini yang bisa kamu gunakan setiap hari. Pada aplikasi ini ada fitur stimulasi hamil yang berisi musik khusus yang bermanfaat untuk membantu meningkatkan kecerdasan bayi yang ada didalam kandungan
.
Itulah 5 aplikasi kalkulator pada smartphone untuk menghitung usia kehamilan. Selain itu masih ada aplikasi lainnya seperti alat hitung kehamilan saya, dimana aplikasi ini merupakan aplikasi yang bisa kamu gunakan sebagai kalender kehamilan dan juga kalender kelahiran. 

1 Mei 2019

Ini Dia Alasan Kenapa Mesin Kasir SPOTS Penting Bagi Pemilik Usaha Kuliner

Mei 01, 2019 26 Comments



“Kok mereka bisa ya? Kenapa saya nggak?” Dua pertanyaan yang sering berputar di kepala. Pertanyaan untuk diri saya sendiri.

Begini, saya selalu takjub dengan teman-teman yang  memiliki usaha pokok maupun sampingan, yang  jenis usahanya terlihat “jauh” dari basic kuliah atau pekerjaan (profesi)  terakhir yang mereka jalani. Ada suatu titik dimana awalnya mereka melakukan sesuatu karena hobi, dan kemudian bergeser ke aktivitas yang  bisa menjadi sumber pundi-pundi  rupiah.  

Salah satunya, sebut saja Woro. Perempuan, 38 tahun, dan berkarir  sebagai perawat di sebuah rumah sakit daerah di Jogja. Dunianya yang utama, tentu saja dunia medis.  Tapiiii... siapa menyangka setelah lepas seragam dan berganti “dinas” di rumah ia langsung berganti profesi, tak lagi bergelut dengan aneka peralatan medis, tetapi  bergumul dengan aneka bahan dan resep makanan, membuat puding aneka bentuk, kue-kue kering, termasuk juga beberapa kudapan tradisional, yang lantas ia promosikan melalui media sosial.

Semuanya berawal dari hobi masak. Diawali dengan memasak untuk diri sendiri, kemudian melebar ke lingkungan yang lebih luas mulai dari saudara, rekan sejawat, dan beberapa tetangga. Saya pernah bertanya  siapakah segmen pasar terbesar kue-kue dan masakan hasil olahannya, “Dokter sama teman-teman di rumah sakit mba yang banyak pesan...” Begitu katanya.

Satu lagi, namanya Erna. Dulu, pas masih satu kantor, saya sama sekali tidak mengira ia punya bakat terpendam; yakni  pintar masak. Kuliahnya di jurusan teknik elektro, trus pas di kantor ia juga setiap hari di depan komputer.  Setelah sama-sama resign, dan hanya bertegur sapa di dunia maya, ternyata Erna sekarang sudah nyaman dengan bisnis barunya,  membuka katering dan menerima pesanan berbagai jenis masakan hasil olahan tangannya. Dan kerennya, orderan demi orderan mengalir terus dan sepertinya makin lancar saja.

Ada lagi, istri seorang teman asal Magelang. Profesi utamanya pegawai bank, tapi kalau urusan bikin kue jago banget. Bahkan sekarang  sedang merintis toko kue berlabel Manusary Cakery.

Selain melayani pesanan secara offline, mereka pun memasarkan produk karya-karya mereka secara online.

Itu artinya, dunia kulineran  makin ramai dengan pendatang-pendatang baru.  Makin kesini, bisnis makanan makin bergairah dan berkembang pesat.

Eh, tapi kalau ngomongin soal dunia perkulineran,  sepertinya saya memang ditakdirkan  berada di posisi penikmat saja.  Faktanya, kemampuan saya dalam mengolah makanan cenderung stabil. Boro-boro untuk dibisniskan, dimakan untuk kalangan sendiri saja, dari segi rasa juga nge-pass banget😀

Maklumlah, saya termasuk anggota komunitas emak-emak yang sering nyimpen resep makanan tapi jarang dipraktekkan. Jadi ya gitu deh...ha..ha..ha

Tapi, ada hal menarik yang ingin saya bagi ke teman-teman yang saat ini  lagi merintis usaha kuliner, yakni tentang berbagai kemudahan dengan adanya SPOTS.

Apa itu Mesin Kasir SPOTS?

Kesulitan dalam menghandle pesanan, baik  itu yang sifatnya offline maupun online,  terbatasnya akses menerima pembayaran non tunai, kerepotan dalam merekap transaksi, kerap menjadi kendala bagi pelaku usaha, apalagi kalau sumber daya manusia yang dimiliki terbatas.  Latar belakang itulah, yang menjadi latar belakang kelahiran SPOTS.




SPOTS adalah perangkat multifungsi dari GOJEK untuk semua kebutuhan pelaku UMKM di Indonesia.  Menjadi mudah dan nyaman karena dengan SPOTS  semua kebutuhan mampu diakomodir, seperti menerima pesanan dari GO-FOOD, pembayaran dengan GO-PAY, hingga laporan harian dari beragam tipe pembayaran, sekaligus cetak resi secara instan. SPOTS itu bisa banget digunakan oleh semua kalangan, mulai dari pedagang dengan gerobak, kantin sekolah, pelaku bisnis rumahan, cafe maupun restoran ternama, bisa banget menggunakan perangkat SPOTS. Untuk lebih jelasnya, bisa disimak di video berikut:




Kelebihan SPOTS, Hingga Ia Layak Dimiliki




Beragam Fitur. Pada dasarnya, ketika pelaku UMKM memutuskan untuk menggunakan SPOTS, itu artinya ia telah mendapatkan beragam fitur dalam satu perangkat kasir.  Pengguna bisa mengatur menu dengan mengisi secara manual atau impor menu dari GO-FOOD, mengatur jumlah, foto, harga, serta kategori menu sesuai kebutuhan.  Bagi pengguna yang sudah terdaftar sebagai partner GO-FOOD, maka ia akan mendapatkan notifikasi real time setiap ada pesanan yang  masuk

Mesin Kasir SPOTS secara ukuran sangat ringkas, dengan harga terjangkau.
Pernahkan melihat ukuran mesin kasir konvensional? Terlalu memakan space menurut saya. Jauh berbeda dengan SPOTS  dengan ukuran yang mungil, dan bisa ditenteng kemanapun dengan sangat mudah. Kecil, kaya fitur, tapi aman dari segi harga. Hanya dengan 290 ribu rupiah untuk biaya pendaftaran dan 2900 rupiah perhari untuk biaya pemeliharaan, pengguna akan langsung mendapatkan perangkat yang dilengkapi oleh printer dan resi. Jadinya, tak perlu lagi membeli perangkat tambahan  secara terpisah. 

Memudahkan penggunanya.
SPOTS memberikan kenyamanan dalam memonitor usaha. Dengan mesin kasir SPOTS laporan penjualan harian, akan secara otomatis terkirim via email yang terdaftar sehingga pemilik usaha bisa mengetahui perkembangan usaha, memantau penjualan tanpa menunggu update dari bagian kasir. Seperti yang dibuktikan pemilik usaha Thaiyo, Hilmy Fauzy di Warakas.

"Dari pengalaman saya, tim SPOTS sangat membantu memperlancar usaha kami. Hal yang paling membantu kami adalah pembukuan otomatis. Jumlah rupiah dan item sudah tercatat dengan jelas, kami tidak perlu pembukuan manual lagi. Semua outlet franchise kami juga wajib memakai SPOTS"

Membantu sekali kan. Lalu, bagaimana cara untuk bisa memiliki mesin kasir SPOTS yang multiguna ini?

Cara Mudah Mendapatkan Mesin Kasir SPOTS




Prosedur untuk memiliki mesin kasir SPOTS  cukup mudah kok. Hanya perlu 3 proses, yakni mengisi form pendaftaran, melewati proses survai, dan kemudian melakukan proses pembayaran. Untuk pendaftaran, bisa mengunjungi website ini


Follow Us @soratemplates