Ini Dia Tanda-Tanda Hamil Muda Yang Harus Diketahui

Posting Komentar

Sudah menikah, dan kemudian menjumpai siklus menstruasi yang terlambat dari jadwal biasanya? Bisa jadi kamu memang lagi hamil. 


Cara yang paling akurat untuk mengetahui kamu hamil atau tidak, memang melalui serangkaian tes yang dilakukan dokter dengan tes darah maupun tes urin. 


Sebagai langkah awal, cara yang paling lazim dilakukan adalah dengan menggunakan test pack yang banyak dijual di apotek. Tapi, sebenarnya tubuh wanita sendiripun sering mengirim "sinyal" atau tanda pasca terjadinya pembuahan. Rasanya beda dari biasanya. Itu yang saya rasakan saat dulu hamil Raka maupun Alya. 


Kehadiran seorang bayi memang belum terlihat atau dirasakan saat kehamilan masuk usia satu mingguan. Biasanya wanita yang hamil akan menunjukkan tanda awal dengan gejala terlambat menstruasi. Lalu disusul dengan tanda tanda hamil berikutnya seperti timbulnya rasa kram di perut,  sedikit bercak merah di celana dalam , mual , hingga muntah.


Ciri-Ciri Hamil Muda Satu Minggu



Tanda kehamilan



Walaupun sedikit sulit diidentifikasi, namun ciri-ciri hamil muda satu minggu ini mungkin masih bisa diketahui dengan melihat gejala khusus.


Sebelum membahas tentang ciri-ciri hamil muda satu minggu, sebaiknya ketahui dulu tentang bagaimana cara perhitungan kehamilannya.


Perlu diketahui bahwa seorang perempuan belum benar-benar hamil pada minggu pertama apabila kehamilannya dihitung selama 40 minggu sejak hari pertama haid (HPHT). Namun, kehamilan akan baru terjadi di akhir minggi ke-2 atau le-3 dan tergantung pada masa subur atau ovulasi. 


Pada saat masa subur, ovarium akan melepaskan sel telur lalu bergerak ke arah tuba fallopi. Agar terjadi kehamilan, sel telur harus bertemu dengan sperma di tuba fallopi. 


Jadi, siklus ovarium ini sangat menentukan tanggal pembuahan yang biasanya terjadi pada hari ke-13 hingga 20 pasca HPHT. Namun, ovulasi ini juga dapat tergantung dari berapa lama siklus menstruasimu. Pada umumnya, siklus haid berlangsung 28 hari. Walaupun demikian, tidak semua perempuan memiliki siklus menstruasi yang sama.


Untuk mengetahui siklus menstruasi, kamu bisa mencatat tanggal menstruasi selama beberapa bulan terakhir, agar tahu polanya. Atau kamu bisa mencoba cara yang lebih mudah yakni dengan alat tes ovulasi menggunakan urine.

Baca juga : 5 Aplikasi untuk menghitung usia kehamilan

Gejala dan Tanda-Tanda Hamil Muda


Tanda-tanda hamil muda ini sebenarnya mirip dengan gejala pre-menstruasi (PMS). Cuma bedanya, kalau PMS begitu darah menstruasi keluar semuanya akan membaik dan kembali normal. Tapi kalau kamu beneran hamil, siklus menstrusi kamu berhenti dan tubuhmu akan mengirim sinyal sebagai berikut:



Frekuensi buang air kecil meningkat

Sering pipis. Dulu gejala ini yang kerasa banget saat saya hamil. Ini yang dulu bikin saya sedih, karena pas hamil si sulung saya masih kerja lapangan dan kadang kesulitan mencari toilet. Perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan, menjadi penyebab kenapa saat hamil tiba-tiba hasrat ingin pipisnya meningkat. Perubahan hormon ini membuat aliran darah dan cairan ke ginjal menjadi lebih cepat, sehingga membuat ibu hamil jadi lebih sering pipis. Selain itu, pertumbuhan janin di dalam kandungan dapat menekan kandung kemih.


Payudara Lebih Sensitif

Gejala awal kehamilan yang paling mudah diihat adalah payudara yang nampak bengkak dan sensitif, bahkan terasa nyeri saat disentuh. 


Kondisi ini terjadi akibat meningkatnya hormon estrogen dan progesteron. Selain itu, kondisi ini biasanya akan terjadi 1-2 minggu setelah pembuahan. Pembengkakan pada payudara ini juga bisa terjadi karena banyaknya cairan sehingga terasa lebih berat dan sensitif. 



Perut Kembung

Meningkatnya hormon progesteron menyebabkan rasa tidak nyaman, terutama bagian perut.  Akibatnya, akan timbul rasa mual yang disertai keinginan untuk muntah. Rasa mual ini bisa datang kapan saja, tetapi paling sering di pagi hari hingga kemudian muncul istilah morning sickness. Selain itu, ada beberapa ibu hamil juga yang akan merasakan sakit di bagian pinggang secara tiba-tiba dan akan berlanjut selama kehamilan. Hal ini disebabkan adanya penambahan berat badan serta perubahan postur tubuh. 



Tubuh Mudah Lelah

Walaupun masih masuk usia awal kehamilan, ibu hamil biasanya akan merasakan kondisi tubuh yang terasa lelah. Meskipun tidak melakukan aktivitas yang berat, namun tetap tubuh akan terasa sangat lelah. Biasanya kondisi ini juga akan disertai dengan ciri-ciri hamil lainnya seperti detak jantung yang sangat cepat. Untuk mengatasi kondisi ini, maka ibu yang sedang hamil cukup beristirahat supaya tidak terasa lelah dan capek. Selain itu, jangan lupa untuk mengkonsumi makanan yang bernutrisi.


Merasakan hampir semua tanda-tanda diatas? Kalau iya, sepertinya apa yang kamu pikirkan benar, bahwa ada kehidupan yang tumbuh di rahimmu. Agar kamu tambah yakin, kamu bisa memeriksakan diri ke tenaga medis secepatnya agar kehamilan kamu terpantau sejak awal. 



Sulis
Hai, saya Sulis! Seorang ibu dari raka-alya, suka travelling, sempat menjadi jurnalis di sebuah tv lokal, kini ingin kembali menekuni hobi tulis menulis, bisa dihubungi di raka.adhi@gmail.com, sulistiyowatitri98@ yahoo.co.id, atau t.sulistiyowati80@gmail.com

Related Posts

Posting Komentar

Follow by Email