Cari Blog Ini

18 Maret 2019

# kesehatan # Perlu Tahu

Mengetahui Kalkulator Kehamilan



Kamu perempuan dan lagi  hamil? Atau  barusan nikah, trus lagi program kehamilan?
Tetap di sini ya, karena apa topik yang akan saya tulis ini cukup penting untuk kamu ketahui. Tapi saya nggak sedang hamil lho. Sudah pernah ngrasain jadi ibu hamil, begitu lebih tepatnya.
Biasanya, kalau lagi hamil salah satu hal pokok yang perlu diketahui adalah kapan due date, atau Hari Perkiraan Lahir si bayi. Saat saya hamil dua bocil saya dulu sih, bidan atau dokter masih menghitungnya secara manual, yaitu menggunakan rumus Naegele dengan berpatokan pada HPHT atau Hari Pertama Haid Terakhir. Selain itu, metode lain yang digunakan untuk menentukan usia kehamilan adalah melakukan pemeriksaan fundus uteri, atau tingginya puncak rahim, dan juga pemeriksaan melalui USG, baik itu abdomen maupun transvaginal.
Jaman makin maju. Sekarang, kita bisa mengunakan bantuan aplikasi untuk mengetahui berapa umur kehamilan, sehingga perkembangan janin lebih terpantau dan Hari Perkiraan Lahirnya juga bisa kita prediksi. Sudah banyak para ibu yang memilih untuk menggunakan kalkulator kehamilan. Dengan perhitungan memakai metode penghitungan kalkulator, info usia kehamilan juga dipercaya akurat, karena kemampuan kalkulator satu ini dapat menghitung kapan proses pembuahan terjadi. Dengan begitu, maka usia janin bisa diperkirakan.


Ketahui Info Penting Sebelum Memakai Kalkulator Kehamilan

Untuk bentuk dari metode penghitungan kalkulator info usia kehamilan itu sendiri hanya berupa info tabel dengan beberapa macam info data yang dibutuhkan. Sekarang ini telah banyak website atau situs yang membahas mengenai kehamilan serta menyertakan juga metode penghitungan kalkulator info usia kehamilan. Cara menggunakan metode ini juga bisa dibilang sangat mudah.
Pada beberapa metode penghitungan kalkulator info usia kehamilan yang sederhana pada umumnya hanya membutuhkan info berupa HPHT atau ‘Hari Pertama Haid Terakhir'. Dengan hanya bermodal info tersebut saja, kamu bisa memanfaatkan metode penghitungan kalkulator info usia kehamilan ini. Supaya menghitung dengan memakai metode penghitungan kalkulator info usia kehamilan hasilnya bisa lebih akurat lagi biasanya akan diperlukan juga informasi siklus haid rata-rata. Pada umumnya siklus haid rata-rata yaitu 28 hari, tetapi ada juga mereka yang siklus haid rata-ratanya lebih dari itu atau kurang seperti berkisar 21 hingga 35 hari.
Tetapi kalau kamu tidak tahu berapa siklus haidmu, trus gimana? Sementara ini, metode penghitungan kalkulator info usia kehamilan ini mengambil siklus rata-rata yang normal yaitu 28 hari, dan patokannya adalah HPHT kamu.
Oh, iya..tempo hari saya dokter kandungan, bukan periksa kehamilan sih, tapi karena siklus saya yang belakangan kacau. Dan  satu informasi yang baru saya tahu adalah, ketika darah menstruasi yang keluar itu sudah berwarna merah, itulah yang dihitung dokter sebagai hari pertama menstruasi. Kalau flek-flek yang berwarna kecoklatan, itu tidak dihitung.
Balik lagi ke kalkulator  usia kehamilan, meskipun mendekati akurat tetapi dalam kenyataannya tak mesti selalu tepat. Ada faktor-faktor lainnya yang bisa mempengaruhi aspek waktu persalinan, bisa maju ataukah mundur. Seperti misalnya faktor obesitas, jenis kelamin si, kehamilan anak yang pertama, serta memiliki warisan berupa genetik yang lambat dalam proses melahirkan. Berbagai faktor tersebut bisa menjadi hal yang menyebabkan tanggal persalinan bisa meleset dari penggunaan metode penghitungan kalkulator info usia kehamilan ini.

Manfaat Mengetahui Usia Kehamilan.

“Udah..biarin aja...ntar waktunya lahir juga bayinya keluar!” Ah..kalo itu mah, namanya hamil tapi nggak peduli.  Nggak usah ditiru! Usia kehamilan itu penting banget untuk diketahui calon orang tua, entah itu si calon ibu, maupun si calon ayah. Adapun manfatnya adalah:
  • Memberikan asupan gizi yang tepat yang sedang dibutuhkan oleh janin. Makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi, berbeda sesuai usia kandungan
  • Menyesuaikan aktifitas sang calon ibu sesuai umur kehamilan. Pada dasarnya, kehamilan dibagi menjaditrisemester, dan ada patokan-patokan aktifitas yang dianjukan atau dilarang.
  • Mengetahui Hari Perkiraan Lahir
  • Mempersiapkan kebutuhan bayi
Baca juga: Pengalaman operasi Caesar, dan tips agar cepat sembuh

Nggak ada salahnya juga kita memanfaatkan teknologi. Saran saya adalah, manfaatkan kemudahan yang ditawarkan oleh sebuah aplikasi, tapi tetap diingat bahwa kehamilan yang paling aman adalah kehamilan yang terpantau tenaga medis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah meninggalkan jejak. Untuk menghindari spam, untuk sementara kolom komentar saya moderasi dulu ya. Komentar berupa link hidup, anonymous, atau berpotensi sebagai broken link akan dihapus oleh admin

Follow Us @soratemplates