Cari Blog Ini

19 Maret 2019

# kesehatan # Perlu Tahu

Cara Mudah Menghitung Masa Subur


Untuk beberapa pasangan, proses kehamilan  bisa jadi merupakan suatu hal yang tidak perlu dipikir terlalu berat. Namanya menikah, berhubungan badan, hamil ya wajar dan normal. Bahkan kadang, sudah melakukan perencanaan kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi, masih hamil juga. Tetapi, banyak di luar sana, kehamilan berasa fatamorgana. Beragam cara untuk berikhtiar demi mendapatkan keturunan. 

Secara medis, kehamilan terjadi ketika sel sperma pria bertemu dengan sel telur wanita. Satu telur bisa jadi didekati oleh ratusan sperma, namun hanya sperma terkuat yang dapat menembus dinding luar sel telur. Ketika ada satu sperma yang mampu memasuki sel telur sampai inti sel telur, maka sel telur membentuk pertahanan diri, mencegah sperma lain memasukinya. Di sinilah terjadi apa yang dinamakan pembuahan atau konsepsi. 

Sperma mampu bertahan dalam tubuh wanita selama 7 hari.  Jadi, kunci untuk proses pembuahan yag berhasil adalah ketepatan waktu bertemunya sperma dan sel telur. Postingan  kali ini akan mengulas tentang metode penghitungan Kalkulator Masa Subur. Bisa jadi  informasi ini sangat berguna bagi pasangan yang telah menikah, atau tengah melakukan program kehamilan secara mandiri. 

Informasi Mengenai Kalkulator Masa Subur

Metode penghitungan masa subur dengan menggunakan Kalkulator Masa Subur ini, jelas sangat membantu. Namun perlu diingat, derajat keakuratannya dapat dipengaruhi berbagai faktor seperti misalnya siklus menstruasi si wanita. Rata-rata wanita yang memiliki siklus menstruasi yang teratur akan lebih mudah menjalani program kehamilan.

Banyak ahli kandungan menyarankan, jika ingin pembuahan berhasil, maka pasangan usia subur mesti menargetkan masa ovulasi sebagai momen yang tepat untuk berhubungan seksual. Pembuahan sebenarnya hanya bisa terjadi pada saat ovulasi. Tetapi, ovulasi atau peristiwa lepasnya telur atau ovum dari bagian indung telur atau ovarium tersebut,  hanya terjadi sekali pada 1 hari dalam 1 siklus menstruasi.

Nah disinilah metode menghitung masa subur dengan menggunakan bantuan Kalkulator Masa Subur ini diperlukan. Caranya? Nggak sulit kok!



Pertama, tandai atau mengerti siklus menstruasimu. Biasanya, siklus menstruasi pada seorang wanita berlangsung 28 hari. Tetapi bila siklus lebih pendek ataupun lebih panjang, sebagai contoh misal 21-32 hari. Maka hal tersebut masih dapat dianggap normal dan bisa digunakan metode cara penghitungan kalkulator info masa subur juga. Ingat ya, siklus  mestruasi dimulai dari sejak haid hari pertama haid bulan lalu, sampai hari yang pertama haid bulan berikutnya.

Contoh mudahnya seperti ini: misalnya hari pertama haid terakhir saya tanggal 5 Maret 2019 dengan masa haid selama 7hari, dengan siklus 28hari. Maka dapat dihitung masa subur saya adalah 15-21 Maret 2019, dan masa paling subur 19-20 Maret . Dengan kalkulator masa subur, bahkan pasangan bisa berusaha untuk program bayi laki-laki atau perempuan. Ingat ya, kapasitas kita hanya berusaha, untuk hasil, sepenuhnya di tangan Sang Pencipta.

Sama seperti halnya kalkulator kehamilan, kalkulator masa subur ini sifatnya juga hanya sebagai alat bantu dengan hasil perhitungan sebagai perkiraan saja, karena berhasil atau tidaknya kehamilan, akan dipengaruhi banyak sekali faktor. Beberapa hal yang disarankan untuk mendukung keberhasilan program kehamilan diantaranya:
  •  Kurangi konsumsi alkohol
  • Jaga berat badan di angka ideal
  • Tidak terlalu sering berendam di air panas, karena akan mengurangi kualitas sperma
  • Kurangi stress
  • Terapkan pola hidup sehat
  • Konsultasi ke dokter
  • Berusaha, dan pasrahkan hasilnya pada Yang Kuasa
Bagi yang tengah berusaha mendapatkan keturunan, semangat ya! Terus berusaha, tanpa lupa berdoa. Ok?!

5 komentar:

  1. Dulu sewaktu belum hamil, saya akrab sekali dengan hitung-hitungan masa subur ini Mbak. Apalagi saya juga mengikuti program hamil, jadi harus tahu kapan masa subur, kapan harus minum obat penyubur, dll.

    Yang penting jangan stress, ikuti petunjuk dokter dan terus berdoa :).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba. Ini saya pun lg terapi hormon..gara2 siklus mens yang kacau...kadang sebulan bisa 2x...kadang 2 bulan sekali..kadang 1x tapi banyaaakkk..

      Yaa...perempuan mmng lebih ribet ya dibanding cowok.

      Hapus
  2. Untuk tipe yang siklusnya nggak teratur gimana ya mbak? Apa tetap bisa dihitung?
    Kalau saya perhatiin, saya kok kadang siklusnya lebih pendek. Kadang lebih panjang. Jadi bingung kalau mau ngitungnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bisa sih mba..cuma klo yang siklusnya ga teratur gitu ya, angka melesetnya lebih besar...

      Mungkin, lbh baik dicari dulu penyebab kenapa ga teratur.

      Hapus
  3. Bisa juga untuk yang mau KB kalender ya kalkulator ini.

    BalasHapus

Terimakasih telah meninggalkan jejak. Untuk menghindari spam, untuk sementara kolom komentar saya moderasi dulu ya. Komentar berupa link hidup, anonymous, atau berpotensi sebagai broken link akan dihapus oleh admin

Follow Us @soratemplates