Cari Blog Ini

21 Mei 2019

Selain Ramadhan, Berikut Waktu-Waktu Terbaik yang Direkomendasikan Untuk Beribadah Umroh

Mei 21, 2019 1 Comments
Ramadhan-in-mecca
Image : doc grup Baret 95

“Kalau mau ada yang berangkat umroh lagi, berangkat saja akhir tahun. Ambil paket umroh Desember saja, suhunya  pas adem”  Tulis Ika, seorang teman yang juga bergabung dalam WA grup alumni SMP –yang kemudian sepakat kami namakan  Grup Baret 95. Ika memang sudah pernah berangkat umroh beberapa tahun lalu, jadi sudah punya pengalaman di tanah suci sebelumnya. 

Beberapa minggu belakangan, tema tentang ibadah umroh memang kerap menjadi topik obrolan via chat. Tentu saya, bukan tanpa  sebab atau alasan.

Jadi ceritanya, 17 orang teman se-grup WA,  awal bulan Ramadhan tahun ini secara berbarengan mengawali ibadah puasa di tanah suci dengan menjalankan ibadah umroh. Karena terbiasa dengan suhu Indonesia, terlebih pas lagi puasa, ya wajar ketika siang hari mereka berbagi cerita tentang suhu di tanah suci.

“Lebih dari 40 derajat. Mau tiduran di masjid yang sejuk, tapi takut dimarahi sama Askar.”  Itulah salah satu cerita yang mereka bagi dengan teman-teman anggota grup yang lain. Dan karena banyak dari anggota grup yang jahil –tapi jahilnya masih wajar, bercanda saja maksudnya-- yang dikirim sebagai balasan justru gambar-gambar  makanan dan minuman Indonesia yang menggoda selera. Ha..ha..😂
Jika Ramadhan tiba, berumrohlah saat itu karena umroh Ramadhan senilai dengan haji(HR.Bukhari-Muslim)
Ingin  merasakan suasana Ramadhan di tanah suci plus mendapatkan keutamaan ibadah umroh, adalah dua alasan utama, kenapa banyak orang  memilih bulan Ramadhan  untuk melakukan ibadah ini. Termasuk 17 teman dalam satu rombongan yang saya ceritakan di atas. Yaa, meskipun resikonya adalah mereka mesti berdamai dengan suhu udara yang lebih panas, haus, dan juga lapar. Namanya juga puasa😊

Mengumpulkan data dari beberapa sumber, selain Ramadhan, sebenarnya beberapa waktu berikut ini juga direkomendasikan sebagai waktu terbaik menjalankan ibadah umroh:

Umroh di bulan Syawal dan Umroh di bulan Muharram


Image : doc baret 95

“Alhamdulillah, semua bisa  mencium Hajar Aswad.”  Itulah salah satu berita gembira yang dikabarkan melalui WA grup. Kunci keberhasilannya adalah, teman-teman saling kompakan dan terus bersama saling membantu, dalam kondisi lautan manusia, dan kondisi penuh sesak.

Selain suhu udara yang relatif panas, resiko lain yang mesti disiasati adalah kondisi tanah suci yang lagi penuh-penuh nya jamaah umrah. Maklum saja, pahala yang ditawarkan luar biasa.

Kondisi itu sebenarnya bisa disiasati dengan memilih jadwal keberangkatan di saat bulan Syawal maupun di bulan Muharram. Kenapa? Bulan Syawal adalah ‘bulan jeda’ dimana jamaah umroh ramadhan sudah pulang, sementara rombongan haji belum datang.  Begitupun di bulan Muharram, dimana jamaah haji mulai pulang ke tanah air atau sedang menuju Madinah, hingga Masjidil Haram pun akan terasa lebih lengang. Bagi yang mendampakan kekhusyukan beribadah, kondisi ini bisa jadi lebih nyaman, hingga rangkaian ibadah umroh bisa berjalan dengan lancar.

Umroh di Bulan Maret-April, atau Oktober- November
Cuaca merupakan hal yang juga wajib dipertimbangkan jika kamu tengah merencanakan ibadah umroh. Bisa jadi  iklim gurun yang ekstrim menjadi sumber masalah,  terlebih untuk jamaah yang peka terhadap perubahan cuaca, atau jamaah  yang sudah lanjut usia.  Stategi yang kemudian bisa diambil adalah memilih waktu keberangkataan, saat suhu di Arab Saudi berasa paling nyaman, atau paling tidak mendekati suhu harian di Indonesia.

Umroh di akhir tahun/Bulan Desember
Paling tidak ada 3 moment menguntungkan, apabila kita mengambil bulan Desember sebagai waktu keberangkatan umroh.

Pertama, di Bulan Desember  Arab Saudi tengah memasuki musim dingin. Bagi jamaah yang kurang bersahabat dengan udara panas, opsi ini bisa menjadi pilihan. Dengan kondisi cuaca  yang lebih nyaman, maka diharapkan kelelahan fisik dapat diminimalkan, hingga ibadah menjadi lebih khusuk.


Image: pixabay.com

Kedua, banyak moment liburan di bulan Desember, seperti liburan akhir tahun dan juga liburan sekolah. Dengan begitu, jamaah umroh yang statusnya pegawai/karyawan bisa mensinkronkan agenda kerja dengan ibadah dengan lebih mudah. Sementara yang ingin menjalankan ibadah umroh bersama keluarga pun, bisa lebih tenang juga karena bisa mengajak buah hati, tanpa menganggu jadwal belajar.

Ingin menutup tahun dengan merenung, ber refleksi diri mengenang perjalanan hidup satu tahun di belakang  sambil merancang resolusi untuk satu tahun ke depan  dengan cara yang berbeda?  Melakukan ibadah umroh di akhir tahun, bisa jadi pilihan.  Untuk keperluan ini, kamu tinggal memilih satu diantara sekian banyak umroh promo yang ditawarkan. 


17 Mei 2019

Ngobrolin PPDB SMP Negeri Yogyakarta 2019

Mei 17, 2019 3 Comments
“Bu..aku ujian matematikanya dapat  833 , trus IPA nya 940, Bahasa Indonesia  875.. Kata Bu Guru tinggal nunggu nggabungin sama hasil koreksi soal essay...”

“Ya..syukurlah. Lha Essaynya gimana kemarin, kira-kira, beneran bisa?”

“Bisa kok! Matematika sulit, tapi tetep tak isi jawaban, sebisanya.”

Beberapa hari kemarin, saya sudah merasa  sedikit  tenang. Pulang dari sekolah, si sulung membawa kabar mengenai prediksi nilai USBN nya. Iya, masih prediksi karena penghitungan masih berdasarkan lembar jawab komputer bayangan yang di kumpulkan anak-anak setelah selesai mengerjakan USBN, namun belum digabung dengan 5 soal essay, jadi masih bisa berubah. Harapannya sih bisa nambah, nggak justru jadi berkurang. Minta tolong diAamiinkan yaa..

USBN Kelar, Berikutnya Ketemu Sama Zonasi


Mengacu pada permendikbud nomor  51 tahun 2018, sejak tahun kemarin,  ada perubahan signifikan  dalam sistem Penerimaan siswa baru yang diterapkan sekolah, mulai dari SD sampai SMA/SMK. Sesuai lingkupnya yang bersifat nasional, tentu saja peraturan itu juga berlaku untuk semua sekolah negeri yang ada di Jogja.

Tahun kemarin, saya masih belum begitu ngeh. Cuma sekedar tahu, kalau kebijakan  zonasi bisa berbeda antar kabupaten. Oh, iya satu lagi, karena sistem zonasi keponakan yang meskipun nilai USBN tinggi, harus ikhlas terlempar ke pilihan ke 2, karena kalah bersaing dengan  calon siswa lain yang secara jarak, rumahnya lebih dekat dengan sekolah. 

Anaknya sedih, mamanya sedih. Apalagi tergesernya bukan karena skor yang tidak memenuhi syarat; tetapi lokasi rumah-sekolah yang kurang dekat. Pastinya  sangat kecewa.  Sudah sungguh-sungguh belajar untuk mendapatkan hasil terbaik dan mampu bersaing memperebutkan kursi di SMP idaman, tapi kalah sama yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah.

Bukan salah si anak sebenarnya, tapi kenapa akhirnya si anak tidak bisa sekolah di SMP yang ia inginkan? Padahal secara skor, buanyak yang secara skor jauh lebih rendah, justru bisa diterima. Ya, balik ke itu tadi; karena penerapan sistem zonasi dalam proses PPDB. Akan ada yang diuntungkan, tapi ada juga yang akan menjadi korban dari sebuah kebijakan. 

Lalu, bagimana dengan JUKNIS PPDB SMPN 2019?

Meskipun baru tahun 2018 diterapkan, ternyata ada perubahan (lagi) dalam Juknis PPDB 2019  kali ini. Yang sudah beredar di masyarakat, untuk propinsi Yogyakarta, yang saya tahu baru wilayah kota dan Kabupaten Sleman.  

Untuk wilayah Kota Yogyakarta,  sistem zonasi dibagi dalam 4 kategori, yaitu bibit unggul, zonasi wilayah, zonasi mutu, dan zonasi ekonomi tidak mampu, dengan persentase yang berbeda-beda. 

Di Sleman, tempat dimana saya tinggal, meski secara prinsip  zonasinya masih mirip dengan sistem PPDB tahun lalu, tapi ada perubahan dalam sistem penambahan skor, terlebih untuk anak-anak dengan jarak domisili yang terdekat dengan sekolah, seperti tertuang dalam kebijakan berikut ini

Sumber: Dinas pendidikan Kabupaten Sleman. Saat blogpost ini saya tulis, masih dalam tahap sosialisasi

Sebenarnya, kami diuntungkan dengan sistem zonasi ini. Sekitar 3 kilometer dari rumah, ada sebuah SMP Negeri  yang selama ini reputasinya bagus. Input yang bagus, dengan output yang rata-rata bagus juga. Secara lokasi, meski bukan termasuk radius 200m, tapi masih termasuk dalam kawasan 1 zona.

Juknis final PPDB siswa baru di wilayah Kabupaten Sleman, bisa di unduh di tautan ini

Seperti ini gambaran zonasi di Sleman tahun 2019
Tapi , kalau boleh jujur, saya sebagai orang tua lebih ngerasa fair dengan sistem PPDB sistem lama. Nggak usah pake tambah-tambahan poin.

Kalau memang modal awalnya skor USBN, ya sudah pakai itu saja. Berasa tidak adil dengan anak-anak yang secara domilisi jauh dengan sekolah-sekolah berfasilitas lengkap. Mau anak sekolah di dalam kecamatan, di luar kecamatan, antar kabupaten ya terserah, tanpa batasan zona.  Anak kan punya hak pilih. Anak-anak desa, juga punya hak untuk mencicip sekolah di kota. Kalau mereka memang bisa, kenapa harus dibatasi? Pihak orang tua sebenarnya juga punya alasan dalam memilihkan sekolah untuk anak. Jalurnya searah dengan tempat kerja orang tua misalnya atau karena cocok dengan lingkungan sekolahan.

Tapi sistem lama mbikin kasta dalam sistem pendidikan mbakyu? Ntar ada label sekolah favorit...sekolah biasa...sama sekolah “buangan”? Dengan zonasi kan nantinya akan ada pemerataan..

Iya, harapannya seperti itu memang. Tapi yakin !? Dan bakal ratanya itu berapa tahun? Mau sampai berapa kali ganti kebijakan? Itu lho yang bikin kami orang tua ngeluh. Mirip, pas pertengahan SD kemarin tiba-tiba ganti kurikulum, tengah semester lagi. 

Lha wong ibarat orang lomba lari,  start point para sekolah-sekolah negeri itu  juga berbeda.  Catet, meski statusnya sama-sama negeri, tapi fasilitas, SDM antar sekolah negeri itu juga beda-beda. Kalau kemudian diminta harus  sama rata, ya susah. 

Saya nggak sukanya, kalau yang kemudian muncul adalah  makin banyak orang curang gara-gara peraturan.

Bukan rahasia lagi kan, kalau zonasi membuat  orang-orang kemudian tiba-tiba mbikin surat domisili palsu, berpura-pura miskin untuk bisa mengantongi KK miskin,  nitipin anak ke KK lain yang rumahnya  se zona dengan  sekolah idaman.

Pernah juga kan mendengar  keluhan guru dan  sambat anak-anak  yang harus nunggu temannya dalam memahami materi pelajaran. “Aku tu..udah paham materi itu, dia belum. Harus nunggu semua paham ya?”

Semua demi pemerataan. Padahal sejak kecil saya diajarkan, untuk menang kamu harus berjuang, bukan menunggu kue pembangunan dibagi sama rata. Itu yang kemudian membuat saya maklum ketika Raka nyletuk “Enak yang rumahnya dekat  sekolahan yo Bu...rasah sinau, ketambahan biji akeh”.  “Sayangnya rumah kita nggak dekat banget sama sekolahan”,  jawab saya.

Ada sih, SMP negeri  terdekat. Paling  cuma 1 kilometeran dari rumah.  Tapi saya sering lihat murid-muridnya pada nongkrong-nongkrong di luar sekolah, padahal jam belajar.                                                                                                                                                    PPDB belum dimulai. Menurut peraturan, 28 Juni nanti pendaftaran PPDB online akan dimulai.  Meski ini pertama kalinya saya ikut tata tertib  zonasi (anak-anak di SD swasta), ada aturan baru, semoga si sulung bisa diterima di SMP Negeri yang ia inginkan. Aamiin. 

8 Mei 2019

Bersenang-senang, Bertualang di Mini Zoo Jogja Exotarium

Mei 08, 2019 6 Comments

Sekilas Tentang  Jogja Exotarium

Mini-zoo-Jogja-exotarium
Anak-anak mendapat penjelasan di kandang reptil, tentang asal usul hewan, cara berkembang biak, habitat dan sebagainya

Jogja exotarium. Bisa jadi sebuah nama yang masih terdengar asing, bahkan bagi orang yang asli Jogja sekalipun. Tapi maklum juga, karena tempat ini memang belum begitu lama ada. Dibuka pada Desember 2017 lalu, sejak awal ia dikonsepkan sebagai wahana wisata edukasi.

Sesuai dengan namanya, maka daya tarik yang diunggulkan adalah binatang-binatang yang dimiliki, dengan daya tarik penunjang berupa kealamian tempatnya yang memang ada di pedesaan. Secara lokasi, Jogja Exotarium berada di Dusun Duwet, Sendangadi, Mlati, Sleman.

Di Jogja Exotarium, Pengunjung Bisa Ngapain Aja?

Tempo hari, saya ke sini dalam rangka ndampingi Alya pas event sekolah.  Biasa, beberapa kali juga sebelumnya saya mendokumenkan kegiatan bocah saya dan teman-temannya di blog ini. 

Alasannya? Seru aja. Suatu saat nanti dibaca-baca apalagi kalau  bocahnya sudah gede. 

Menurut saya, media blog akan lebih awet dan lebih bisa bercerita dibanding selembar foto. Jadi harap maklum aja kalau foto-foto yang saya punya  adalah para bocil berseragam.

Rame, anggota rombongannya buanyak!!


Balik lagi ke Jogja Exotarium, jadi sesuai namanya tempat ini adalah kebun binatang. Memakai embel-embel “mini”, karena secara jumlah, koleksi binatangnya tidak sebanyak kebun binatang yang sudah ada sebelumnya di Jogja, Kebun Binatang Gembira Loka atau Gembira Loka Zoo. 

Melihat tampilannya,  segmen yang paling pas untuk berkunjung ke sini adalah wisata keluarga, atau  anak-anak sekolah, mulai TK sampai SD. Anak-anak, pastinya akan senang ketika bisa berinteraksi dengan beberapa binantang secara langsung. Kemampuan eksplorasi mereka akan satwa, menjadi terpuaskan.



Touring dari satu kandang binatang ke kandang binatang lain
Tentang koleksi binatangnya, tentu saja para hewan berada dalam kandang masing-masing. Hanya kura-kura saja yang bisa jalan-jalan di seputaran kandang. 

Mengenai  kondisi dan logistik mereka?  Sejauh pengamatan saya, masih aman. Kandang cukup besih, dengan stok makanan di setiap kandang juga memadai. 

Penting ya kondisi binatang diamati?  Menurut saya penting. Karena meskipun niatnya untuk edukasi, tapi mengambil binatang dari habitat asli dan kemudian mengurungnya, harus diimbangi dengan  pemeliharaan dan perawatan yang layak bagi binatang-binatang tersebut. 

“Mas...ular itu punya air liur nggak...?” 
“Ini hewannya hasil buruan? Berarti berburunya jauh sekali yaa...”

Logika anak-anak itu lucu, tapi kadang ajaib. Jadi nggak perlu kaget seandainya ditengah-tengah penjelasan, tiba-tiba muncul pertanyaan-pertanyaan spontan seperti itu. Tapi pengalaman mereka saat bisa berinteraksi dengan beberapa satwa yang ada, saya yakin itu yang bakalan awet di ingatan mereka.


Mini-zoo-jogja-exotarium
Jarang anak-anak mendapat kesempatan seperti ini. 
Bagi yang ingin merasakan asrinya alam pedesaan, saya sarankan datang ke sini pas menjelang sore. Pasti sejuknya udara lebih berasa. Di siang hari, pohon-pohon peneduh yang ada belum maksimal menjalankan fungsinya. 

Sebagai penunjang kenyamanan pengunjung, di area seluas kurang lebih 5 hektar  ini tentu saja disediakan fasilitas-fasilitas pendukung, seperti toilet, musholla, warung makan, dan juga beberapa gasebo untuk sekedar duduk-duduk menikmati suasana, atau tempat istirahat setelah lelah menjelajah. 


Area Jogja Exotarium itu luas, masih banyak area kosong. Mau invest usaha di dalam?? ha..ha

Argh! Mukena, minum dan bekal jajanan Alya tertinggal di mobil. Sementara backpack  yang saya bawa hanya berisi dompet, power bank, dan juga tongsis. Pantesan, kok berasa ringan😊

Mana parkirannya jauh pula..🤔

Untung ada mukena di mushola yang bisa saya pinjam.

Untungnya pula di dalam ada beberapa warung yang menjajakan minuman, cemilan anak-anak, mie kemasan gelas, dan juga gorengan. Jadi, meski masuk tanpa bekalpun, bakalan aman, asal bawa dompet. Harganya barang dagangan pun itungannya masih  wajar. Selisihnya tidak begitu banyak dengan warung-warung di luar area Jogja Exotarium.

Selain berjalan, menyusuri kandang demi kandang dan berinteraksi dengan beberapa koleksi binatang, di Jogja Exotarium pengunjung bisa beroutbond ria. Tapi menurut salah satu mas-mas yang berjaga, kalau yang oubond ini sifatnya pre-order. Jadi harus memesan lokasi dan wahana dulu sebelum datang, karena pastinya akan membutuhkan peralatan, dan juga SDM yang lebih banyak dari hari  biasanya.



Anak mana yang nggak suka dengan kegiatan seperti ini? Kayaknya semua bakal betah.

Sekitar 3  jam  waktu yang saya gunakanberkeliling menemani anak-anak saat berinteraksi dengan beberapa satwa, dan juga ikut mengawasi anak-anak saat bermain outbond. Pastinya, anak saya seneng. 

Alya seakan bisa mengulang pengalaman dia bersama kura-kura waktu family day di Gembira Loka Zoo tahun lalu. Selain itu, bermain air dengan masuk langsung ke selokan air, tentu pengalaman yang mengesankan.

Paling protesnya satu saja kemarin...”Ibu...kok aku nggak jadi renang, katanya ustadzah ada kolam renang?” Iya, saya juga melihat kalau ada papan petunjuk ke kolam renang. Tapi mungkin kondisinya lagi nggak memungkinkan.

Sekitar tengah hari acara selesai, anak seneng..ibunya pegel! Ha..ha, tapi yang penting sudah tahu dalemnya Jogja Exotarium kayak apa.  Penasaran juga mau kesana?

Info HTM Jogja Exotarium

Week end : 15 ribu
Weekday: 10 ribu
Anak-anak dibawah 3 tahun, gratis

Lokasi

5 Mei 2019

Resep Membuat Soto Ayam Khas Madura

Mei 05, 2019 1 Comments

Siapa yang tidak kenal soto. Salah satu kuliner nusantara ini, merupakan hidangan lokal yang sangat terkenal. Selain soto babat, soto daging, soto sokaraja, soto betawi, ada soto yang lebih umum yaitu soto ayam.Walau terkenal, tetapi masih ada beberapa orang yang belum mengetahui dengan jelas apa saja resep mudah buat hidangan makanan soto ayam enak. Kita semua lebih baik tahu cara membuat soto ayam yang lezat satu ini, kalau ingin menyajikan hidangan terlezat untuk keluarga. Memang ada banyak resep mudah buat hidangan makanan soto ayam enak. Terdapat salah satu cara tepat membuat sajian soto ayam yang lezat yang patut Anda ketahui yaitu seperti Soto Ayam khas Madura. 

Soto Ayam Madura

Selain sate ayam, kekayaan kuliner lainnya dari daerah Madura yang cukup terkenal adalah soto ayam madura. Yang membedakan dengan soto ayam kebanyakan, soto madura menggunakan telur rebus sebagai pelengkap dan juga taburan kentang goreng sebagai topping. Dengan dua kontent tambahan tadi (telur dan kentang goreng), di samping soto menjadi semakin kaya rasa, kandungan nutrisinya pun semakin lengkap.

sumber : masakandapurku.com

Tentunya  banyak orang yang menggemari varian soto ayam satu ini. Sudah banyak juga yang menjual jenis soto ayam yang satu ini baik itu penjual asli Madura maupun penjual non madura yang sengaja menjual soto ayam ini di banyak warung ataupun restoran. Tak perlu khawatir, kamupun bisa berkreasi sendiri di rumah, mencoba memasak hidangan soto ayam spesial khas Madura ini  dapur sendiri. Untungnya semua bahan-bahan dan bumbu-bumbu yang diperlukan untuk membuat soto ayam madura, semua gampang dicari/dibeli di warung, pasar tradisonal.


Bahan yang diperlukan untuk membuat Soto Ayam Madura

daging ayam 1/2 kg, 
garam, gula dan merica secukupnya. Untuk lebih gampangnya, gunakan merica bubuk
Siapkan juga penyedap rasa (optional), daun jeruk 3 lembar, serai 1 batang yang dikeprek, 
bawang putih 7 siung, 
bawang merah 3 butir,
jahe 1 cm, 
kunyit bakar 2 cm,
kemiri 4 biji yang disangrai, 
merica 1/2 sdt, kecap manis 1 sdm, 
sohun rebus 50 gram, 
Tauge rebus, kol 100 gram yang direbus, 
telur rebus 3 butir, 
jeruk nipis 2 buah, 
daun bawang 2 batang diiris tipis, 
bawang goreng sesuai selera, 
seledri 2 batang diiris halus  
kecap manis1 sdm.
Keripik kentang

Cara Memasak Soto Ayam Madura

  1. Rebus daging ayam, setelah matang angkat, goreng dan suwir-suwir. Sementara air rebusan, bisa digunakan sebagai air kaldu/ bahan untuk membuat kuah
  2. Haluskan bumbu, tumis hingga aromanya keluar. serai serta daun jeruk ditumis. Seluruh bumbu tersebut dimasukan ke air kaldu serta kemdian dimasak hingga mendidih. Supaya bisa mendapatkan rasa, tambahkanlah garam, merica, gula, serta penyedap makanan (opsional).
  3. Siapkan bahan-bahan isian soto (bihun, tauge, telur rebus), siram dengan kuah dan beri topping bawang goreng, seledri, dan juga keripik kentang. 
  4. Tambahkan kecap manis. Disamping itu, Kamu juga dapat menambahkan jeruk nipis pada bagian atasnya dan sambal supaya rasa hidangan soto ayam spesial khas madura ini semakin mantap

Yeay, Soto ayam madura siap untuk dinikmati bersama keluarga! Dengan resep sederhana diatas, semoga kamu bisa menyajikan salah satu kekayaan kuliner nusantara ke dari dapur sendiri dengan mudah. Selamat berkarya dan bersenang-senang di dapur keluarga ya!

5 Aplikasi Kalkulator Pada Smartphone Untuk Menghitung Usia Kehamilan

Mei 05, 2019 0 Comments



Serius, hidup di jaman digital seperti sekarang ini kita dimanjakan banget loh! Di dunia yang semakin modern, para ahli telah dapat menciptakan berbagai penemuan untuk dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia dan juga  untuk mempermudah berbagai aktivitas manusia. Salah alat yang telah para ahli ciptakan adalah kalkulator yang dapat digunakan untuk menghitung usia kehamilan.

Adanya kalkulator kehamilan ini tidak hanya dapat digunakan untuk menghitung usia kehamilan saja, karena alat ini juga dapat kamu manfaatkan untuk mengetahui kapan hari perkiraan bayi lahir tersebut. Tetapi hari perkiraan lahir bayi pada alat tersebut biasanya hanya dapat digunakan untuk memperkirakan lahirnya bayi secara normal saja. 


Berbeda dengan kalkulator konvensional yang sering kita temukan sebagai pegangan wajib para pedagang, kalkulator kehamilan di era digital ini bertransformasi ke dalam bentuk aplikasi. Hal ini terbukti dari banyaknya aplikasi kalkulator yang bisa digunakan oleh ibu hamil, dan mereka tinggal memilih sesuai dengan kebutuhan dan keperluan. Berikut 5 aplikasi kalkulator pada smartphone untuk menghitung usia kehamilan diantaranya yaitu :

1. Alat Hitung Kehamilan 
Ini merupakan aplikasi penghitung usia kehamilan dengan menggunakan metode kalender. Untuk menghitung usia kehamilan dengan menggunakan aplikasi ini, kamu cukup dengan menggunakan hari pertama haid atau menstruasi terakhir yang didasarkan kepada cara perhitungan rumus Naegele. 

2. Alat Hitung Kehamilan Terlengkap 
Ini merupakan aplikasi penghitung usia kehamilan yang juga menggunakan rumus Neagele sebagai dasar cara untuk melakukan perhitungannya. Aplikasi ini tidak hanya untuk menghitung usia kehamilan saja tetapi juga dapat digunakan untuk menghitung berat janin. Didalam aplikasi ini adanya 4 alat yang bisa kamu gunakan sesuai dengan fungsinya masing masing. 

3. Kalender Menstruasi 
Kalender menstruasi ini merupakan aplikasi yang bisa kamu gunakan untuk mengetahui kapan masa menstruasi datang, masa subur, dan ovulasi berikutnya. Selain itu juga kalender menstruasi ini bisa kamu manfaatkan untuk melacak menstruasi, siklus, dan ovulasi untuk mengetahui kemungkinan akan terjadinya kehamilan. 

4. Alat Hitung Kehamilan Terbaik 
Ini merupakan aplikasi khusus yang dapat kamu manfaatkan untuk menghitung usia kehamilan yang akan memberikan gambaran dari perhitungan standar untuk menentukan berapa usia kehamilan. Aplikasi ini sangatlah sederhana dan untuk menggunakannya sangat mudah. Fitur perhitungannya akurat dengan rumus yang sering digunakan pada saat ingin mengetahui usia kehamilan dan juga perkiraan persalinan yang dapat mendukung aplikasi ini. Selain itu juga kamu dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk mengetahui berat badan bayi dengan menggunakan rumus Hadlock ataupun Shepard. 

5. Masa Subur Dan Kehamilan Sehat 
Ini merupakan aplikasi kalkulator kesuburan untuk bisa membantu para wanita yang ingin segera hamil dengan menggunakan program dan tips yang ada pada fiturnya. Didalam aplikasi ini juga ada fitur kalkulator masa subur yang akan mempermudah para wanita untuk menghitung kapan masa suburnya yang dihitung berdasarkan hari terakhir haid. Didalam aplikasi ini juga ada fitur bagi para pengguna yang ingin cepat hamil. Adanya 17 tips terbaru didalam aplikasi ini yang bisa kamu gunakan setiap hari. Pada aplikasi ini ada fitur stimulasi hamil yang berisi musik khusus yang bermanfaat untuk membantu meningkatkan kecerdasan bayi yang ada didalam kandungan
.
Itulah 5 aplikasi kalkulator pada smartphone untuk menghitung usia kehamilan. Selain itu masih ada aplikasi lainnya seperti alat hitung kehamilan saya, dimana aplikasi ini merupakan aplikasi yang bisa kamu gunakan sebagai kalender kehamilan dan juga kalender kelahiran. 

1 Mei 2019

Ini Dia Alasan Kenapa Mesin Kasir SPOTS Penting Bagi Pemilik Usaha Kuliner

Mei 01, 2019 26 Comments



“Kok mereka bisa ya? Kenapa saya nggak?” Dua pertanyaan yang sering berputar di kepala. Pertanyaan untuk diri saya sendiri.

Begini, saya selalu takjub dengan teman-teman yang  memiliki usaha pokok maupun sampingan, yang  jenis usahanya terlihat “jauh” dari basic kuliah atau pekerjaan (profesi)  terakhir yang mereka jalani. Ada suatu titik dimana awalnya mereka melakukan sesuatu karena hobi, dan kemudian bergeser ke aktivitas yang  bisa menjadi sumber pundi-pundi  rupiah.  

Salah satunya, sebut saja Woro. Perempuan, 38 tahun, dan berkarir  sebagai perawat di sebuah rumah sakit daerah di Jogja. Dunianya yang utama, tentu saja dunia medis.  Tapiiii... siapa menyangka setelah lepas seragam dan berganti “dinas” di rumah ia langsung berganti profesi, tak lagi bergelut dengan aneka peralatan medis, tetapi  bergumul dengan aneka bahan dan resep makanan, membuat puding aneka bentuk, kue-kue kering, termasuk juga beberapa kudapan tradisional, yang lantas ia promosikan melalui media sosial.

Semuanya berawal dari hobi masak. Diawali dengan memasak untuk diri sendiri, kemudian melebar ke lingkungan yang lebih luas mulai dari saudara, rekan sejawat, dan beberapa tetangga. Saya pernah bertanya  siapakah segmen pasar terbesar kue-kue dan masakan hasil olahannya, “Dokter sama teman-teman di rumah sakit mba yang banyak pesan...” Begitu katanya.

Satu lagi, namanya Erna. Dulu, pas masih satu kantor, saya sama sekali tidak mengira ia punya bakat terpendam; yakni  pintar masak. Kuliahnya di jurusan teknik elektro, trus pas di kantor ia juga setiap hari di depan komputer.  Setelah sama-sama resign, dan hanya bertegur sapa di dunia maya, ternyata Erna sekarang sudah nyaman dengan bisnis barunya,  membuka katering dan menerima pesanan berbagai jenis masakan hasil olahan tangannya. Dan kerennya, orderan demi orderan mengalir terus dan sepertinya makin lancar saja.

Ada lagi, istri seorang teman asal Magelang. Profesi utamanya pegawai bank, tapi kalau urusan bikin kue jago banget. Bahkan sekarang  sedang merintis toko kue berlabel Manusary Cakery.

Selain melayani pesanan secara offline, mereka pun memasarkan produk karya-karya mereka secara online.

Itu artinya, dunia kulineran  makin ramai dengan pendatang-pendatang baru.  Makin kesini, bisnis makanan makin bergairah dan berkembang pesat.

Eh, tapi kalau ngomongin soal dunia perkulineran,  sepertinya saya memang ditakdirkan  berada di posisi penikmat saja.  Faktanya, kemampuan saya dalam mengolah makanan cenderung stabil. Boro-boro untuk dibisniskan, dimakan untuk kalangan sendiri saja, dari segi rasa juga nge-pass banget😀

Maklumlah, saya termasuk anggota komunitas emak-emak yang sering nyimpen resep makanan tapi jarang dipraktekkan. Jadi ya gitu deh...ha..ha..ha

Tapi, ada hal menarik yang ingin saya bagi ke teman-teman yang saat ini  lagi merintis usaha kuliner, yakni tentang berbagai kemudahan dengan adanya SPOTS.

Apa itu Mesin Kasir SPOTS?

Kesulitan dalam menghandle pesanan, baik  itu yang sifatnya offline maupun online,  terbatasnya akses menerima pembayaran non tunai, kerepotan dalam merekap transaksi, kerap menjadi kendala bagi pelaku usaha, apalagi kalau sumber daya manusia yang dimiliki terbatas.  Latar belakang itulah, yang menjadi latar belakang kelahiran SPOTS.




SPOTS adalah perangkat multifungsi dari GOJEK untuk semua kebutuhan pelaku UMKM di Indonesia.  Menjadi mudah dan nyaman karena dengan SPOTS  semua kebutuhan mampu diakomodir, seperti menerima pesanan dari GO-FOOD, pembayaran dengan GO-PAY, hingga laporan harian dari beragam tipe pembayaran, sekaligus cetak resi secara instan. SPOTS itu bisa banget digunakan oleh semua kalangan, mulai dari pedagang dengan gerobak, kantin sekolah, pelaku bisnis rumahan, cafe maupun restoran ternama, bisa banget menggunakan perangkat SPOTS. Untuk lebih jelasnya, bisa disimak di video berikut:




Kelebihan SPOTS, Hingga Ia Layak Dimiliki




Beragam Fitur. Pada dasarnya, ketika pelaku UMKM memutuskan untuk menggunakan SPOTS, itu artinya ia telah mendapatkan beragam fitur dalam satu perangkat kasir.  Pengguna bisa mengatur menu dengan mengisi secara manual atau impor menu dari GO-FOOD, mengatur jumlah, foto, harga, serta kategori menu sesuai kebutuhan.  Bagi pengguna yang sudah terdaftar sebagai partner GO-FOOD, maka ia akan mendapatkan notifikasi real time setiap ada pesanan yang  masuk

Mesin Kasir SPOTS secara ukuran sangat ringkas, dengan harga terjangkau.
Pernahkan melihat ukuran mesin kasir konvensional? Terlalu memakan space menurut saya. Jauh berbeda dengan SPOTS  dengan ukuran yang mungil, dan bisa ditenteng kemanapun dengan sangat mudah. Kecil, kaya fitur, tapi aman dari segi harga. Hanya dengan 290 ribu rupiah untuk biaya pendaftaran dan 2900 rupiah perhari untuk biaya pemeliharaan, pengguna akan langsung mendapatkan perangkat yang dilengkapi oleh printer dan resi. Jadinya, tak perlu lagi membeli perangkat tambahan  secara terpisah. 

Memudahkan penggunanya.
SPOTS memberikan kenyamanan dalam memonitor usaha. Dengan mesin kasir SPOTS laporan penjualan harian, akan secara otomatis terkirim via email yang terdaftar sehingga pemilik usaha bisa mengetahui perkembangan usaha, memantau penjualan tanpa menunggu update dari bagian kasir. Seperti yang dibuktikan pemilik usaha Thaiyo, Hilmy Fauzy di Warakas.

"Dari pengalaman saya, tim SPOTS sangat membantu memperlancar usaha kami. Hal yang paling membantu kami adalah pembukuan otomatis. Jumlah rupiah dan item sudah tercatat dengan jelas, kami tidak perlu pembukuan manual lagi. Semua outlet franchise kami juga wajib memakai SPOTS"

Membantu sekali kan. Lalu, bagaimana cara untuk bisa memiliki mesin kasir SPOTS yang multiguna ini?

Cara Mudah Mendapatkan Mesin Kasir SPOTS




Prosedur untuk memiliki mesin kasir SPOTS  cukup mudah kok. Hanya perlu 3 proses, yakni mengisi form pendaftaran, melewati proses survai, dan kemudian melakukan proses pembayaran. Untuk pendaftaran, bisa mengunjungi website ini


29 April 2019

Peduli Sesama, 30 Warga Desa Selopamioro Imogiri Mendapatkan Rumah Baru dari Prudential

April 29, 2019 34 Comments

“Nggeh remen sanget mbak...wong diparingi omah. Mengke saget dingge nelaske siso umur,  wong kulo nggih pun tuo, trus sing omah sisihe niku kajenge dados bagiane anak. Sakniki anake nembe  glidik  wonten Trenggalek” 

CSR-Prudential-Selopamioro
Pak Ponidi (tengah) salah satu warga Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul, penerima bantuan rumah program CSR Prudential Indonesia


Kebahagiaan,  jelas tergambar di wajah Bapak Ponidi, 75 tahun, Warga dusun Jetis, Selopamioro, Imogiri, Bantul. Sambil mengamati para “tukang dadakan” yang siang itu terlihat bahu-membahu memasang batako untuk dinding rumahnya, beberapa kali senyumnya tersungging. Meski  wajah tuanya sudah banyak dihiasi keriput, tapi ia terlihat sumringah.  

Ponidi adalah satu dari 30  penerima rumah layak huni sebagai wujud tanggung jawab sosial, Corporate Social Responsibility (CSR) PT Prudential Indonesia. Selain Ponidi, ada dua lagi warga Dusun Jetis dan 27 penerima rumah lainnya tersebar  di Dusun Siluk 1, Lanteng 1, Kajor Kulon, dan Kajor Wetan yang secara administratif termasuk wilayah Desa Selopamioro, Imogiri, Bantul.

Mendadak Jadi Tukang

Hari Jum’at, 26 April lalu, bisa jadi hari istimewa untuk saya. Tentunya, bukan tanpa alasan juga, kenapa saya  tiba-tiba bisa menginjakkan kaki di Desa Selopamioro, sebuah  desa agraris dengan view alam yang menarik.  Yang sudah pernah mendengar tentang wisata alam Lemah Rubuh Imogiri, pasti tahu, karena rumah Pak Ponidi hanya berjarak beberapa meter dari Lemah Rubuh.

Welcome to Desa Selopamioro! Sebelum ke Dusun Jetis, rombongan Pruvolunteer transit dulu di Dusun Kajor Wetan, dan diterima dengan hangat oleh Kepala Desa Selopamioro

Berbeda dengan biasanya, langkah saya ke Selopamioro kali ini untuk sebuah misi kemanusiaan, agar saya lebih bersyukur menjalani kehidupan. Harap dipercaya, hari itu saya mendadak jadi tukang bangunan. Tapi yang pasti saya tidak sendiri, ada banyak teman-teman blogger juga. Semuanya berawal dari tawaran untuk bergabung bersama PRUvolunteer  dari  jajaran direksi dan karyawan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) yang bekerjasama dengan Habitat for Humanity Indonesia  untuk menuntaskan target pendirian 30 rumah.  Dari total target yang ada, 23 rumah statusnya sudah selesai dikerjakan, sementara 7 yang lain masih dalam proses pengerjaan.

Nah, 7 bangunan itulah yang menjadi target sasaran kami hari itu. Untuk mempermudah koordinasi, kami dibagi ke dalam 7 team, dengan job desk utama melakukan pendirian tembok dan juga pengecetan. Saya bersama  Aqid (aqied.site), Priyo (anotherorion.com), azaz (dismonimo.com) tergabung dalam satu tim bersama Jens Reisch President  Director Prudential Indonesia, Susanto Samsudin selaku National Director Habitat For Humanity Indonesia, dan juga 6 anggota tim lainnya dari Prudential dan juga Habitat  for Humanity. Material bangunan, berbagai alat pertukangan adalah hal-hal baru untuk kami semua, karena itulah kami dipandu oleh seorang pimpinan project yaitu Pak Puji.

Sebelum mulai membangun, kami diberi pengarahan terlebih dahulu oleh pimpinan project tentang SOP dalam membangun

Semangat!!
Team 2, anak buahnya pak Puji dari Habitat for Humanity

Lelah fisik, pastinya iya. Entah berapa  liter air mineral saya habiskan karena siang itu matahari bersinar cukup garang.  Berapa potong puli goreng gurih buatan Bu Ponidi yang masuk dalam perutpun saya lupa. Tapi, binar kebahagiaan di mata Pak Ponidi, hangatnya sambutan masyarakat desa, menjadi semacam tenaga ekstra buat kami. Untuk saya, hari itu adalah sebuah pengalaman baru dan juga berharga. Apalagi saya memang belum pernah terjun ke lapangan untuk menjadi seorang relawan--selain program KKN jaman kuliah tentu saja, apalagi terlibat langsung dalam proses pembuatan sebuah hunian.

Sementara itu, bagi karyawan PT Prudential, selain sebagai bagian dari CSR, kegiatan ini juga merupakan implementasi Leadership Immersion Programme dari PRUuniversity sebagai upaya Prudential Indonesia membantu karyawan menjadi profesional, salah satunya dengan memperkokoh sifat-sifat kepemimpinan yang berlaku di seluruh bisnis prudential. 

Dalam mengembangkan kapasitas kepemimpinan para karyawan, Leadership Immersion Programme telah berjalan selama 8 batch yang terdiri dari masing-masing 3 sesi, dan berjalan mulai bulan September 2018 hingga April 2019. Sorenya, di hari yang sama selain sebagai ceremonial penutupan Leadership Immersion Programme,  pihak Prudential secara simbolis juga menyerahkan 30 kunci rumah kepada Bupati Bantul, Drs. H. Suharsono berlokasi di Dusun Kajor Wetan, Desa Selopamioro, Imogiri Bantul. 

“Kami berkomitmen untuk selalu memberikan dampak nyata dan mendukung masa depan masyarakat Indonesia lebih baik, sebagai perwujudan sifat kepemimpinan yang ditanamkan dalam Leadership Immersion Programme, sebanyak lebih dari 370 rekan-rekan PRUSynergy ( karyawan level manajer  hingga direksi)  turut menuntaskan target pendirian 30 rumah” papar Jens Reisch, selaku President  Director Prudential Indonesia.

CSR-Prudential-Indonesia-Bantul
Serah terima secara simbolis 30 kunci rumah dari pihak Prudential, diterima Bupati Bantul Drs H. Sudarsono

Senada dengan hal tersebut, Susanto Samsudin dari Habitat for Humanity juga mengaku sangat senang bisa bekerjasama dengan dan mendapatkan dukungan dari Prudential. “Tiga puluh rumah yang diserahterimakan hari ini merupakan bagian dari 263 rumah di Desa Selopamioro dari 1.345 rumah yang dibangun Habitat for Humanity Indonesia di wilayah Bantul. Hingga hari ini tim relawan kami bersama karyawan Prudential terus bergotong royong tidak hanya untuk membangun rumah, tetapi juga memenuhi harapan keluarga-keluarga yang ingin tinggal di rumah yang lebih layak” imbuh Susanto Samsudin.

Misi kemanusian ini tentu saja mendapatkan apresiasi positif, tidak hanya dari kalangan masyarakat akar rumput, tetapi juga dari pejabat  pemerintah Kabupaten Bantul. Dalam kesempatan yang sama, Drs. H. Suharsono menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pihak Prudential Indonesia dan juga Habitat for Humanity Indonesia, karena telah memberikan banyak hal yang bermanfaat bagi Selopamioro , Imogiri, Bantul.

Hidup menjadi bermakna ketika keberadaan kita bisa bermanfaat bagi sesama. Saat  banyak kebaikan ditebar, banyak  senyum tercipta, maka di situlah sebenarnya kebahagiaan sejati berada. Terimakasih Prudential Indonesia, Terimakasih Habitat for Humanity Indonesia.

Blogger Jogja yang siang itu jadi tukang dadakan


25 April 2019

Meski Jadul, 5 Klip Lagu Bersetting Pulau Bali Ini Asyik Untuk Disimak

April 25, 2019 3 Comments
Seberapa besar ketertarikanmu dengan musik? Meski bukan pengamat musik yang baik, tapi saya sering mendengarkan musik. Kalau jaman dulu via radio atau tayangan di tv, tapi belakangan lebih sering manfaatin aplikasi di ponsel. Kadang-kadang streaming. Tapi kalau statusnya lagi fakir kuota, cukup ngeplay beberapa lagu yang saya simpan di play list.

Seberapa sering? Nggak tiap hari juga. Saat bekerja di depan komputer, terlebih saat ngedraft artikel, saya lebih senang dalam kondisi sepi, tanpa suara apapun. Kalau tinggal finishing, rapi-rapi, atau insert-insert foto, barulah saya bisa sambil menikmati musik. Kalau pas selooo banget, sekalian menikmati video klipnya, sambil nostalgia. 

Iya, soalnya yang di playlist saya lagu-lagu jadul semua..bha..ha..ha

Ngomongin video klip, saya punya beberapa list lagu yang video klipnya itu  khas banget.  Kalau lihat klip lagunya, pasti langsung pengen jalan-jalan.  Lha iya, soalnya beberapa klip ini, beraroma Bali banget. Ada pantai, pura, pemuda berudeng,  gadis berkebaya... Padahal secara lokasi, apakah lokasi shooting benar-benar di Bali atau tempat lain (tapi dibuat mirip Bali) nggak tahu juga. Jujur, ini hampir semuanya klip lawas..saya kusulitan melacak informasinya. 

Klip Musik Cantik, Dengan Setting  Pulau Bali

Entah  karena ingin menyesuaikan lirik lagu, atau memang sengaja mengekspose keindahan alam Pulau Dewata,   beberapa lagu yang pernah tenar di eranya ini, menurut saya asyik untuk dinikmati. Yaa, paling tidak   kalau belum bisa ke Bali, bisa dipake nyicil jalan-jalan di dunia maya. Dan mereka adalah:

1. Kuta Bali

Sejak saat itu hatiku tak mampu
Membayangkan rasa di antara kita
Di Pasir putih kau genggam jemari tanganku, menatap mentari yang tenggelam


Siapa sih yang nggak kenal Pantai Kuta? Melalui klip lagu yang dinyanyikan Andre Hehanusa ini, sang  sutradara mampu memvisualkan lagu bersyair romantis ini dengan bagus.  Selain pantai Kuta yang menjadi semakin populer, lagu Kuta Bali pun menjadi semacam legenda untuk remaja di tahun 90-an.

2. Terlalu

Ingat dara cantik dengan rambut panjang terurai,  bernama asli Nurzairina dan beken dengan nama Kirey? Single pertamanya yang berjudul "Terlalu" (di rilis tahun 1997) juga menggunakan Bali sebagai lokasi pembuatan klip. Bahkan, sejak openingpun, nuansa Bali sudah terasa di video lagu ini. Kenapa Bali yang dipilih ya? Bisa jadi, karena sang penyanyi berasal dari daerah Lombok, jadi nggak perlu jauh-jauh untuk nyari lokasi shooting.



3. Lembayung Bali
Saras Dewi, nama yang mungkin agak asing. Tapi melalui lagu yang dirilis tahun 2002 silam ini, perempuan asli Bali ini benar-benar menampilkan dirinya sebagai gadis Bali. Lirik lagu yang menceritakan tentang kerinduan terhadap sosok teman lama, mampu divisualkan dengan apik dalam video ini. Dan saya yakin, kalau video klip ini benar-benar mengambil Bali sebagai tempat pengambilan gambar.




4. Denpasar Moon

Denpasar moon, shining on an empty street
I returned to the place we used to meet
Denpasar moon, shine your light and let me see

Meski berkebangsaan Filipina, nama Maribeth tak lagi asing bagi penikmat musik di Indonesia. Terlebih, setelah di tahun 1993 penyanyi yang mengawali karirnya melalui Ajang Voice of Asia ini populer dengan lagu Denpasar Moon.




5. Someday



Ingat MLTR? Grup musik asal Denmark  ini pernah menjadikan Bali sebagai lokasi shooting untuk single mereka yang bertitel Someday. Mengambil pantai Padang-padang sebagai lokasi shooting, video klip MLTR mampu mengekspose keindahan pantai dengan visual pasir pantai yang bersih plus air laut yang jernih. Konon, mereka merampungkan proses pembuatan videoklipnya hanya dalam waktu dua jam. Lumayan singkat, tapi hasilnya nggak mengecewakan!

23 April 2019

Pahami Gejala Baby Blues Syndrome Beserta Cara Mengatasinya

April 23, 2019 0 Comments

Dulu, waktu hamil pertama...saya kira, begitu bayi yang ada dalam perut telah keluar, maka  semuanya akan menjadi lebih mudah. Semuanya akan kembali seperti semula. Tapi ternyata, yang saya hadapi adalah kenyataan yang sungguh berbeda. Bayi yang saya kira akan selalu menjadi anak manis, seringkali tiba-tiba rewel. Ritme hidup pun berubah drastis. Saya yang biasanya menghabiskan malam dengan tidur nyenyak, dipaksa untuk terbiasa begadang, entah itu untuk membuatkan susu, mengganti popok, ataupun menemani bayi yang justru sering terjaga di malam hari. Saya merasa capek, sedih, dan sering merasa frustasi.  Yup,   jamak terjadi pada ibu yang baru saja melahirkan, saya pun pernah  mengalami sebuah kondisi yang disebut dengan nama baby blues syndrome.

Baby blues syndrome, merupakan perasaan emosional yang kerap dialami oleh wanita pasca melahirkan. Ya, dalam kondisi ini si Ibu akan mudah menangis, mudah tersinggung, dan merasa depresi. 

Sejatinya, tidak semua wanita yang tengah hamil lantas  akan mengalami baby blues syndrome. Namun, kebanyakan dari merekamengalami baby blues syndrome setelah melahirkan bayi. Lalu, gejala seperti apa sajakah yang ditimbulkan dari baby blues syndrome tersebut? 

Gejala Baby Blues Syndrome

Meski antara perempuan yang satu dengan perempuan yang lain, bisa jadi gejalanya tidak sama persis, tapi kondisi-kondisi yang umum terjadi adalah:
  1. Ibu akan mudah menangis tanpa sebab dan alasan yang jelas.
  2. Ibu akan mudah jengkel dan kesal.
  3. Tubuh menjadi mudah lelah.
  4. Ibu merasa tidak memiliki rasa percaya diri.
  5. Perasaan Ibu  lebih sensitif sehingga mudah tersinggung.
  6. Adakalanya Ibu juga akan merasa malas dalam memperhatikan si kecil; jenuh dengan situasi yang sama hampir setiap hari.

Penyebab Baby Blues Syndrome

Munculnya kondisi baby blues syndrome itu dikarenakan adanya perubahan hormon dalam tubuh, pasca anda melahirkan bayi. Hormon yang dibutuhkan untuk melahirkan akan berkurang, dan hormon lain yang dibutuhkan untuk memproduksi ASI justru semakin meningkat. Tentu saja hal tersebut akan terjadi ketidakseimbangan hormon, sehingga dapat memberikan efek yang mengubah emosional si Ibu bayi. Pada umumnya, kondisi baby blues syndrome ini akan berlangsung selama 14 hari pertama pasca melahirkan, dan akan semakin memburuk di 3 – 4 hari setelah melahirkan. 

Cara Mengatasi Baby Blues Syndrome

  • Melakukan persiapan melahirkan mulai dari fisik, mental, dan materil. Ketika anda sudah siap melahirkan, bahkan rasa cemas menjelang melahirkan pun tidak akan membuat si Ibu merasa tertekan. Secara mental ia telah siap. Biasanya ini terjadi untuk kelahiran anak kedua dan seterusnya.
  • Usahakan untuk mencari informasi sebanyak mungkin mengenai persalinan, dikarenakan hal ini sangatlah penting dilakukan sehingga si Ibu baru tidak akan merasa kaget saat merawat si kecil. Tak hanya itu, juga sangat disarankan untuk bertanya pada dokter kandungan seputar cara merawat dan menjaga kesehatan bayi yang baru lahir. Dengan begitu, maka kondisi baby blues syndrome ini tidak akan menghampiri.
  • Berbagi beban dengan suami atau anggota keluarga yang lain merupakan salah satu cara terbaik untuk menghindari baby blues syndrome. Dalam hal ini, si Ibu baru bisa membicarakan berbagai permasalahan mengenai cara merawat si kecil, serta berbagi tanggung jawab dengan suami .
  •  Selalu memperhatikan pola makan dan istirahat yang cukup, agar kondisi tubuh tetap sehat. 
  •  Berbagi pengalaman dengan ibu-bu lainnya melalui komunitas online, maupun dengan ibu-ibu yang ada disekitar tempat tinggal 
  • Selalu berusaha untuk tetap berpikiran positif merupakan salah satu kunci sukses dalam mengatasi masalah baby blues syndrome. 

Terkena baby blues Sindrome, memang tidak mengenakkan. Menurut saya,  sebenarnya kata kuncinya ada pada  yang menjalani.  Saya berani  ngomong ini, setelah punya dua bocil. Hadapi, jalani, nikmati, itu saja!  Good Luck!


22 April 2019

4 Tips Kecantikan Dengan Menggunakan Bunga Mawar

April 22, 2019 1 Comments


Rose atau kita mengenalnya sebagai bunga mawar, bisa jadi bunga yang sangat familiar bagi kita. Tanaman semak ini banyak dan bisa tumbuh dengan baik di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama daerah yang berhawa sejuk.  

Mahkota bunga mawar yang terkenal cantik, banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, terutama  sebagai penghias ruangan, dan juga buket. Wangi mawarpun, banyak dimanfaatkan untuk banyak keperluan. Namun tahukah kamu, bahwa ternyata dibalik aromanya yang sangat harum itu, bunga mawar menyimpan banyak manfaat untuk kecantikan. Kandungan Vitamin C dan Vitamin E yang ada didalam bunga  baik untuk kesehatan kulit, rambut, dan juga kuku. Hingga dalam perkembnagan selanjutnya, bunga mawar  bisa diolah menjadi berbagai macam produk kecantikan  seperti air mawar, lip scrub, masker wajah, minyak esensial, hingga teh. 

Bahkan yang mungkin belum banyak orang tahu, sejatinya bunga mawar ini sebenarnya bisa dijadikakn salah satu campuran bahan pangan. Saya pernah nemu sirup berasa/ beraroma mawar. Meski agak aneh untuk lidah saya, tapi faktanya diproduksi secara massal. Berarti, ada yang suka juga kan? Selain itu sari dari bunga mawar juga bisa dijadikan bahan campuran untuk salad, infused water, atau juga diolah menjadi selai.

Lalu bagaimana caranya memanfaatkan Bunga mawar ini untuk kecantikan? Berikut 4 tips kecantikan dengan menggunakan bunga mawar diantaranya yaitu : 

1. Air Mawar 
Dengan menggunakan air mawar ini maka akan dapat membantu untuk mengurangi terjadinya iritasi kulit, jerawat, dan juga ruam kemerahan. Hal tersebut dikarenakan air mawar memiliki sifat anti inflamasi yang dapat mempertahankan keseimbangan pH kulit dan pembengkakan juga akan dapat berkurang. Caranya adalah :
a) Bahan :
  • Siapkan mahkota Bunga mawar organic segar sebanyak 1 genggam.
  • Air suling sebanyak 500 ml.
b) Cara membuatnya :
  • Rebus air terlebih dahulu lalu masukkan kedalamnya segenggam mahkota mawar segar. Dan biarkan hingga dingin.
  • Kemudian panci diangkat dan air mawarnya didinginkan. Setelah beberapa jam, air mawar tersebut dimasukkan kedalam lemari es selama 24 jam. Tutup pancinya jangan dibuka dan biarkan wadah air mawar tersebut tetap tertutup. 
  • Setelah air mawarnya dingin, mahkota mawar tersebut disaring lalu ekstraknya disimpan kedalam botol yang kedap udara. Supaya air mawar tersebut tetap segar maka simpan selalu di dalam lemari es.

2. Lip Scrub 
Mahkota bunga mawar juga bisa dijadikan sebagai bahan alami yang baik untuk membantu proses pengelupasan sel kulit mati. Terlebih yang sangat sensitif adalah pada bagian bibir. Berikut resep lip scrub dari Bunga mawar :
a) Bahan :
  • Siapkan gula pasir yang berbutir halus sebanyak 1 sdm.
  • Madu sebanyak 1 sdt.
  • Mahkota bunga mawar sebanyak 5 hingga 10 lembar lalu keringkan.
b) Cara membuat : 
Mahkota bunga mawar yang kering dihaluskan dengan menggunakan peralatan yang steril, lalu campurkan dengan madu dan gula pasir. 
Kemudian campuran lip scrub tersebut diambil sedikit saja lalu gosokkan pada area bibir secara lembut. Kemudian diamkan selama 20 menit lalu bilas dengan menggunakan air dingin hingga bersih.


3. Minyak Mawar 
Kamu juga bisa mengolah ekstrak bunga mawar menjadi minyak esensial. Jika kamu menghirupnya maka aromanya itu dapat menenangkan dan membantu mengobati berbagai macam masalah kesehatan. Sedangkan dengan mengoleskan minyak esensial mawar secara langsung pada kulit maka bisa melembapkan, menyembuhkan jerawat, memperlambat penuaan, memudarkan bekas luka, dan juga dapat menenangkan kulit yang mengalami eczema atau rosacea.  Minyak mawar juga bisa kamu manfaatkan sebagai campuran masker ataupun facial oil. Atau juga bisa dengan meneteskannya pada air hangat lalu gunakan untuk facial steam.

4. Sabun Alami
Selain ketiga bahan kecantikan alami tadi, aroma bunga mawar yang harum dan segar dapat menenangkan kulit yang lelah. Dan jika minyak mawar atau mahkota mawar segar ini dicampurkan dengan air hangat maka bisa kamu gunakan sebagai air rendaman kaki. Dengan menggunakan foot soap dari bahan bahan alami ini maka akan menjadikan kaki lebih rileks, harum, dan juga lembut. 



Sumber : PopMama

Follow Us @soratemplates