Pernah perhatiin nggak, kalau pas kita pulang dari pergi kemana….kemudian buka pintu, dan ternyata disambut para anabul di rumah? Atau pas kita berhenti di suatu tempat, tiba-tiba ada kucing yang mendekat dan menggosokkan kepala mereka ke bagian tubuh kita?
Yup, rupanya itu adalah bahasa sambutan mereka untuk kita, bangsa manusia.
Kucing punya cara untuk mengungkapkan kegembiraannya. Ya, gimana lagi..karena katanya (pernah mbaca, tapi lupa dimana), di mata kucing…kita itu sama seperti mereka, se komunitas dengan mereka, cuma bentuknya saja yang aneh. Jangan-jangan, di mata kucing, kita ini kucing raksasa yaa.. 😀
Ternyata ada beberapa gesture kucing yang bagi mereka sebagai bentuk ungkapan bahagia mereka saat melihat kita pulang, datang, atau berada di sekitar mereka.
Mendekat, Tubuh berguling, Pamer Perut
Serasa ada yang nyambut dan keberadaan kita dihargai. Begitulah rasanya kalau begitu saya membuka pintu rumah, trus ada anabul yang sudah standby di dekat pintu, berawal dari pose duduk, dan kemudian menggulingkan tubuh. Gesture ini merupakan bentuk sapaan sosial, menggambarkan kalau dia merasa aman, dan percaya pada kita.
Menggosokkan kepala ke bagian tubuh kita (Biasanya Kaki)
Bagi yang tidak terbiasa, sikap kucing yang langsung ndusel-ndusel, menggosokkan kepala bisa jadi akan membuat risih, tapi tentu saja ini tidak berlaku untuk cat lover. Disebut juga head bunting, gesture kucing ini menandakan kasih sayang, rasa aman, dan kepercayaan yang mendalam.
Saat menggosokkan kepalanya, kucing melepaskan aroma dari kelenjar sekitar pipi, dahi, dan dagu untuk menegaskan bahwa saya adalah bagian dari kelompok mereka.
Ekor tegak dengan ujung melengkung
Kalau suasana hati manusia bisa dibaca melalui sorot mata, mimik muka, dan posisi tubuh, maka perasaan kucing di rumah, bisa kita ketahui dengan melihat gerakan ekornya. Ekor kucing yang menyerupai tanda tanya atau huruf J terbalik menandakan kalau ia sedang bahagia dan merasa nyaman. Ini adalah sapaan ramah dan juga tanda kasih kasih
Menatap kita, dan berkedip pelan
Ini adalah bentuk paling minimal sambutan anabul. Biasanya kalau pas saya datang, mereka lagi bangun tidur atau dalam posisi mager. Ya, mereka cuma sekedar menatap, kemudian berkedip pelan. Tapi, tahukah teman-teman, bahwa sama halnya dengan ekor, mata kucing pun sebenarnya bisa “bicara”. Slow blink atau kedipan pelan pada kucing merupakan bentuk komunikasi non verbal yang menunjukkan bahwa si kucing merasa aman dengan kehadiran kita, dan tidak menganggap kita sebagai ancaman.
Itu tadi, beberapa gesture kucing yang sering saya temui dan saya amati saat berinteraksi dengan para kucing di rumah, ataupun kucing yang saya jumpai ketika street feeding. Teman-teman punya pengalaman atau cerita menarik serupa?


Posting Komentar
Posting Komentar