Bingung Mau Makan Apa? Beberapa Kuliner Khas Ini Wajib Kamu Coba Saat di Magelang

4 komentar

Beberapa Kuliner Khas Ini  Wajib Kamu Coba Saat di Magelang. Menikmati daya tarik, mencicip kuliner khas, dan berbincang dengan penduduk asli adalah  3 hal menyenangkan yang bisa kita lakukan saat datang/mengunjungi tempat atau obyek wisata yang belum pernah kita sambangi sebelumnya.  

Kalau beberapa saat lalu saya pernah menulis postingan tentang beberapa tempat wisata alam  di Magelang yang  sedang naik daun, dalam artikel ini saya mau berbagi tentang kekayaan kuliner  daerah  asal si Getok Trio yang tersohor itu. Selain Getuk warna-warni dengan cita rasa manis legit dan wangi, Magelang juga punya beberapa makanan khas yang sayang banget kalau dilewatkan. 

Dengan menyempatkan diri untuk mencicip aneka kuliner khas daerah, pastinya pengalaman wisata teman-teman akan semakin komplit.

Kuliner Khas Magelang, Dijamin Rasanya Nagih!

Berwisata dan menikmati makanan itu satu paket lho! Nggak seru kan, misalnya kita melakukan perjalanan wisata, tapi membiarkan perut kita lapar keroncongan. Nah, bayangin saja suatu hari nanti teman-teman sedang berada di wilayah Magelang, dan teman-teman tak lagi perlu bingung karena sudah mempunyai referensi kuliner. 


Kupat Tahu

Dari namanya sudah bisa ditebak, kalau unsur utama dari menu ini adalah ketupat dan tahu. Ketupat yang diiris dadu dipadu tahu putih goreng, diracik dipiring bersama beberapa macam sayur seperti irisan kol, tauge, dan taburan selederi yang kemudian diguyur kuah manis-gurih. 

Kuliner khas magelang
Kupat tahu Pelopor, image akun IG @meufood


Yang menjadi ciri khas kupat tahu Magelang adalah pada kesegaran kuahnya. Dengan bumbu kecap dan juga kombinasi berbagai bumbu dan rempah, dijamin, lidah akan bergoyang! 

Daerah yang bisa jadi merupakan centra nya  kupat tahu adalah daerah Blabak, yang berada tak begitu jauh dari Candi Borobudur dan juga Ketep  Pass. Di wilayah ini, teman-teman bisa dengan sangat mudah menemukan warung-warung kupat tahu; salah satunya warung kupat tahu Pelopor yang mulai berjualan sejak tahun 1965. Harga satu porsi kupat tahu, rata-rata dibawah 15.000/porsi.


 Sop Senerek

Ketika mendengar kata Sop, maka yang terbayang dibenak kita adalah sayur berkuah bening dengan cita rasa segar-gurih, dengan bakso, wortel, kentang, irisan daging di dalamnya. Lalu seperti apa Sop Senerek, satu jenis sop yang menjadi makanan khasnya Magelang?

Ciri khas dari sop senerek adalah  keberadaan kacang merah sebagai isian bayam, wortel, irisan daging,  selederi dan daun bawang. 

Konon, sop ini merupakan hasil akulturasi kuliner lokal dengan kuliner Belanda di jaman penjajahan dulu. Snert dalam bahasa Belanda berarti kacang merah. Snert-soup, yang kemudian menjadi Senerek di lidah orang Jawa.

Di kota Magelang, beberapa warung sop senerek dikenal sebagai warung legendaris.  Sebut saja, warung sop senerek Bu Atmo yang terletak tak jauh dari alun-alun. Selain itu, ada pula warung sop senerek Pak Parto yang juga terkenal di kalangan pecinta kuliner tradisional. Sama seperti kupat tahu, harga seporsi sop senerek beserta nasi biasanya tak lebih dari 15.000 rupiah perporsi. Agar lebih nikmat, teman-teman bisa menikmati sop senerek ini dengan sepotong tempe goreng. Hmm...yummy!


Nasi Goreng Magelangan

Perpaduan nasi goreng dan mie goreng, itulah gambaran nasi goreng magelangan secara mudah.  Secara isian, nasi goreng pada nasi magelangan tak jauh berbeda dengan nasi goreng biasanya. Untuk mienya, selain bisa dengan olahan mie basah banyak juga warung yang menggunakan mie instant goreng semisal Indomie. Kuliner nasi goreng magelagan, gampang ditemui di warung-warung Warmindo ataupun warung tenda yang banyak berdiri di pinggir jalan.  Selain dobel mengenyangkan, tentu saja kuliner khas ini juga dijual dengan harga yang sangat terjangkau.


Sego Godog

Sego dalam bahasa Jawa berarti nasi, sementara godong, artinya rebus. Nasi goreng, nasi liwet, mungkin kita sudah terbiasa menyantapnya. Lalu bagaimana dengan nasi godog?  Kalau dalam bentuk mie kita mengenal mie rebus, maka di sego godog ini posisi mie digantikan dengan nasi. Jadi semacam nasi goreng yang direbus. Sego godog merupakan nasi yang sudah matang, dan dimasak lagi bersama bihun, kecap, irisan tomat, daun bawang, cabe dengan cara direbus. 

Di Magelang sendiri, ada beberapa warung sego godog yang selama ini menjadi langganan banyak orang, seperti Warung Pak Minto, Warung Pak Yatno, dan Warung Pak Broto. Soal harga, satu porsi Sego Godog biasanya dijual mulai 12.000 rupiah/porsi. 


Sulis
Hai, saya Sulis! Seorang ibu dari raka-alya, suka travelling, pernah menjadi jurnalis di sebuah tv lokal di Jogja, bisa dihubungi di raka.adhi@gmail.com, sulistiyowatitri98@ yahoo.co.id, atau t.sulistiyowati80@gmail.com

Related Posts

4 komentar

  1. mba lissss takcateti kabeh ah menune, minggu depan aku masih ada ngurus hal ke kampung ngurus pak mer nembe sedo...40 harian mba..ya sapa tau aku bisa melipir ke situ biar bisa nyobain kuliner khasnya pas transit liwat

    sop senerek marai pingin asli
    daaaan nasgor magelangan iki aku dah pernah maem mba, enak rasanya beda ma nasgor tektek jabodetabek...apa ya kayak sense terasinya iki terasa banget...aku suka model magelangan ngene iki mba lis huhu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh...ndherek belosungkawa ya Nit...mugi2 almarhum Husnul khotimah. Hati-hati di jalan...

      Sebenernya jenis2 maeman tadi banyak juga di Magelang dan kota lain di sekitarnya..cuma ngerasa lbh original aja klo maemnya di tempat asalnya. Iyo to?

      Hapus
  2. Ada warung jogja disini (Pekanbaru) menjual magelangan saya pikir apaan.. ternyata nasi + mie goreng (doble karbo paporit warga indonesia)

    kalo di Pekanbaru nyebutinnya Minas (Mi Nasi Goreng) hihihihi

    BalasHapus
  3. Kl di sini namamya nasi mawut. Tak pikir apa, mosok nasinya diawut-awut. Jebul magelangan.

    Sega godog, aku nemu di gedongkuning tp blm nyobain

    BalasHapus

Posting Komentar

Follow by Email