Skip to main content

Dekat dengan Alam, Nikmati Keceriaan di Bhumi Merapi Yogyakarta.

Agrowisata Bhumi Merapi

"Woh...gede cah!"
"Eh...obah-obah..."
"..ternyata ular ki kulite empuk!!"
😊😊

Senyum-senyum aja saya dengerin komentar spontan para balita yang lagi 'kenalan' dengan seekor phyton kuning berukuran jumbo. Ada pemandunya tentu saja, ular juga sudah dikondisikan aman untuk disentuh lho ya. Pagi itu, kelihatan kalo para bocah-bocah ini amazing banget saat bisa berdekatan, bahkan menyentuh langsung dengan salah satu satwa di reptil corner. Buktinya, sifat 'gumunan' mereka langsung muncul.

Berarti misi kegiatan berhasil! Minimal membuat anak-anak tertarik, syukur-ayukur bisa mengingat bejibun informasi yang didapatkan. Btw, pengen tahu nggak ada dimana para bocil ini? Mereka ini, tengah menikmati acara mereka  Agrowisata Bhumi Merapi Yogyakarta.

Family Day @ Agrowisata Bhumi Merapi Yogyakarta


Ceritanya, awal minggu ini (pas libur kalender merah Isra Mi'raj) PAUD nya Alya  ngadain acara outing menjelang kenaikan kelas. Konsep acaranya family day, jadi yang terlibat nggak cuma anak didik aja, tapi juga plus anggota keluarga mereka. Jadinya ya saya, pak suami, ma Raka ikutan pula. Itung-itung nemeni anak, sekalian refreshing. Pilihan tempat, nyari yang dekat-dekat aja, yakni di Agrowisata Bhumi Merapi.

Ngomongin lokasi, agrowisata Bhumi Merapi ini selain nggak begitu jauh dari pusat kota Jogja, juga gampang banget di cari. Kalau menurut saya paling enak lewat jalan Kaliurang. Dari perempatan Kentungan naik terus arah utara, begitu sampai km 19 siagakan saja pandangan di sisi kanan jalan, nyari papan nama.  Posisi pasnya menjelang km 20, tinggal ikutin arah petunjuk plang, masuk sekitar 50 meter, sampailah di Dusun Sawungan, Hargobinangun, Pakem, Sleman. Di situlah Agrowisata  Bhumi Merapi berada. Enaknya, parkirnya luas. Jadi bisa banget buat yang datang berombongan, satu kantor misalnya,  satu trah 7 turunan, atau datang cuma sendirianpun juga boleh. Kalau tidak salah, untuk perorangan tiket masuk @15ribu saja.


Banyak yang Bisa di Lakukan di Bhumi Merapi Yogyakarta.


Begitu nyampai, yang ada memang kesan lega. Parkiran Bhumi Merapi luas. Halaman untuk area ngumpul-ngumpul juga lapang. Cuma sayangnya, pagi itu lapangan tanahnya agak becek sisa hujan malam sebelumnya. Di sekeliling tanah lapang, beberapa joglo telah tersedia. Kalo kemaren sih dijadikan panitia sebagai tempat transit peserta dan juga difungsikan sebagai tempat sholat dhuhur.

Sesuai labelnya 'Agrowisata' maka, yang ditawarkan tempat ini ya wisata alam pedesaan; lebih mengenalkan pengunjung dengan dunia peternakan dan pertanian. Iya, karena pada awalnya, Bhumi Merapi adalah peternakan untuk kambing peranakan ettawa dan juga kelinci. Baru dua tahun belakangan, tempat ini dijadikan tempat wisata edukasi dan juga wisata keluarga.

Bhumi MerapiYogyakarta
asri banget tempatnya

Bhumi Merapi Yogyakarta
Bhumi Merapi punya 7 jenis kelinci, termasuk kelinci-kelinci impor dengan harga jutaan rupiah perekor
Berkeliling di area kandang adalah kegiatan utama yang bisa dilakukan di sini. Karena peserta utama rombongan adalah anak-anak, maka pihak pengelola menyediakan pemandu yang akan mengantar dan memberikan penjelasan kepada anak-anak.

Secara umum, anak -anak diajak berkeliling di zona-zona peternakan dan pertanian yang dimiliki. Selain dikenalkan dengan berbagai jenis tanaman dan juga  sistem tanam hidroponik, para bocil juga diajak berkeliling melihat koleksi reptil, berkunjung ke kandang kambing Ettawa, dan juga bercengkrama dengan kelinci-kelinci. Yakin seyakin-yakinnya, banyak banget pengalaman baru yang mereka dapatkan hari itu.

Hidroponik
Areal pertanian. Pengunjung diberi penjelasan tentang jenis-jenis sayuran yang dibudidayakan


Memerah susu
Merasakan memerah susu langsung

Ngasih makan kelinci. Di area ini pula ada sekitar 3 kelinci yang dibiarkan bebas, agar bisa ditangkap dan diuyel-uyel anak-anak. Nggak lupa pemandu juga nerangin gimana caranya megang kelinci secara benar

Cuma berkeliling areal pertanian dan kandang? Waa..rugi. Banyak banget yang sebenarnya bisa dinikmati di Bhumi Merapi. Bisa naik kuda keliling areal, camping, belajar pengolahan pupuk dari kotoran hewan, belajar membuat olahan produk susu kambing, dan juga susur gua/susur Kali Kuning. Tapi ya nggak mungkin mo dilakoni semua dalam sehari. Pilihan berikutnya outbound untuk anak-anak. Semua perlengkapan, sudah disediakan oleh pihak Bhumi Merapi, anak-anak tinggal ngikut aja. 

Outbond mencari ikan di sungai
Klo nggak  di area outbond, jarang bisa maen begini

Merasakan pengalaman nyari ikan modal tangan sama bakul😅

Mungkin...kalau untuk generasi jadul seperti saya yang lahir dan besar di pedesaan, aktivitas kayak barusan ya biasa aja. Pas kecil dah pernah nglakuin semua. Tapi untuk anak-anak sekarang, yang bisanya malah bertani dan beternak di dunia maya, pastinya pengalaman hari itu membekas banget. Jadi bener-bener nggak rugi dan salah satu investasi juga lho. Investasi ilmu dan pengalaman baru.


Comments

  1. anak anak pasti seneng klo bisa bermain seperti ini bun

    ReplyDelete
  2. Wahh asyik ya mbak Sulis, Alya pasti seneng baget tuh :)

    Apalagi jaman sekarang jarang disekitaran perumahan kita ada sawah atau sungai. Apalagi bisa menyentuh binatang seperti kelinci dan sapi, sekaligus memerah susunya. Gimana rasanya ya bisa memerah susu langsung dari sapinya? Pasti pengalaman yang tidak terlupakan :)


    ReplyDelete
  3. Bagus banget tempat nya untuk anak2.. Bermain sambil belajar gitu ya konsepnya..

    salam kenal mbak

    theamazingjasmi.com

    ReplyDelete
  4. Seneng banget anak2 bisa ikutan gini, kangen pengen ke tempat ini lagi :)

    ReplyDelete
  5. asyik banget kayaknya. luas dan lengkap ya lis. anak-anak pasti seneng karena bisa main air juga.

    ReplyDelete
  6. asik ya, di sini juga ada beberapa tempat agrowisata yg pernah sy kunjungi sama anak terkait program sekolahnya

    ReplyDelete
  7. Bocah berani amat ngelihat phyton, haha... Main2 ke tempat alam gini anak2 mah senang ya, karena bebas bergerak juga di tempat yang menyenangkan.

    ReplyDelete
  8. itu beneran peras susu sendiri?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba..perah kambing..tapi tetep didampingi

      Delete

Post a Comment

Terimakasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf, tidak mengurangi rasa hormat, komentar yang berupa link hidup, anonymous, atau berpotensi sebagai broken link akan dihapus oleh admin