CoretanBunda

Personal & Lifestyle Blog

8 April 2015

Si Minyak Tawon, Kecil Tapi Penting

"Ibu, tadi aku muntah di kamar mandi sekolah, banyak, tapi dahak semua," cerita sulung saya Sabtu lalu, sepulang sekolah. Saya perhatikan, beberapa hari ini kondisi kesehatan sulung saya memang agak turun. Sedikit pilek, dilengkapi batuk berdahak dengan frekuensi batuk yang sepertinya masih wajar. Kalau tanpa disertai demam, jarang saya memberinya obat. Biasanya hanya saya oles tubuhnya dengan minyak angin agar hangat, memintanya banyak minum air putih, dan memberinya beberapa sendok madu murni untuk beberapa hari. Mungkin ia kecapekan, wong lagi hobi maen sepeda, tapi faktor cuaca, bisa jadi pemicu utamanya. 

Akhir-akhir ini, cuaca memang kurang bersahabat. Pagi sampai siang sinar matahari terik menyengat, tiba-tiba mendung datang...petir menyambar,dan turunlah hujan. Perubahan cuaca yang seringkali ekstrim ini kerap berdampak juga pada tubuh, apalagi anak kecil yang daya tahannya tak sekokoh orang dewasa. Batuk-pilek, masuk angin, biasanya datang menyapa. Biasanya sih...dalam satu keluarga penyakit batuk-pilek ini datang bak piala bergilir; kalau ada satu yang sudah terkena, tinggal yang lainnya siap-siap; memilih membuat tameng pertahanan diri, atau terimbas penyakit yang sama pula.



Gambar dari indomerchant.com 

Nah, salah satu sahabat keluarga yang bisa kami andalkan untuk memerangi kondisi badan yang tak nyaman, salah satunya Minyak Tawon ini. Saya berani memberikan predikat Minyak Tawon ini sebagai minyak serbaguna. Pada awalnya, saya mengira minyak produksi Makasar ini mengandung zat dari lebah atau sesuatu yang berhubungan dengan tawon. Ternyata, saya salah besar. Minyak ini dibuat dari campuran berbagai macam herbal Indonesia, seperti minyak kelapa, minyak kayu putih, cengkih, jahe, kunyit, bawang merah, dan sereh. Pantas saja baunya khas, dan hangat begitu menempel di kulit.

Saya biasa memakai ini untuk kerikan * blak-blakan, kalau masuk angin, obat pertama saya kerikan :-D . Saat Raka terserang batuk seperti sekarang, saya cukup mengoleskannya pada leher, dada, perut dan juga punggung. Minyak Tawon, biasa saya gunakan pula kalau Alya lari-lari dan endingnya jatuh atau kebentur sesuatu. Cukup ampuh digunakan sebagai obat/anti memar ataupun lebam. Pernah suami saya tangannya berdarah-darah tergores lempengan logam, dan cepat-cepat diolesi minyak ini...hasilnya darah mampet dengan segera. Cukup besar kan manfaatnya? 

Biasanya saya membeli Minyak Tawon ukuran kecil di apotek terdekat, harganya kalau tidak salah 11 ribuan. Terkemas dalam botol kaca tebal, kemasan Minyak Tawon memang agak berbeda dengan minyak-minyak angin lainnya. Botol kaca terbungkus dalam balutan kertas beberapa lapis yang menurut saya cukup sulit  dan ribet dibuka. Beberapa kali membeli Minyak Tawon, belum pernah saya berhasil membuka gulungan kertas pembungkus dengan baik. Padahal di balik kertas tersebut, disitulah tertulis "identitas" lengkap si minyak, meliputi komposisi, kegunaan, dan cara pemakaian. Ini pula yang membuat saya berfikir, seandainya kemasan Minyak Tawon ini dipercantik --misalnya didalam botol plastik agar tidak mudah pecah, dimasukkan dalam kemasan kertas/dos yang mudah dibuka dengan disertai identitas sekaligus, apa tidak terlihat lebih modern dan berkelas? Atau justru ciri khas Minyak Tawon dengan kemasan yang tradisional dan cenderung "ndheso" ini sengaja dipertahankan produsen untuk tidak menghilangkan ciri tradisionalnya? Entahlah.

Terlepas dari penampilan sederhananya, saya sudah banyak berhutang budi pada si Minyak Tawon ini. Kecil, tapi penting dan harus ada dalam koleksi kotak P3K rumah kami. Apakah minyak ini menjadi bagian dari keluarga teman-teman pula?

15 comments:

  1. Kalo aku minyak telon buat ngilangin bekas gigitan nyamuk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ngilangin bekasnya bisa mb? Klo aku buat ngilangin gatelnya aja....jadi ngolesnya sekali doang, pasca digigit

      Delete
  2. Saya juga mau sedia minyak tawon ah mak...biasanya minyak telon..atau minyak herbal but-but...cuma minyak telon cepat abis dan gabisa dipake kalo lebam ya. minyak but-but juga ga dijual di apotik, hanya di toko herbal tertentu..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo minyak telon, dosis angetnya kurang e mb...pernah beli minyak butbut H*A....tp lebih mahal, kemasannya gede....jd ga abis2....takutnya mlh jd expired:-)

      Delete
  3. Aku biasa pake minyak tawon buat pijet. Anget dan badan cepet berasa enteng :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mb...lumayan klo buat acara pijit2..hangat-hangat nikmat:-)

      Delete
  4. kalo saya biasanya pake minyak tawon utk keseleo :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Multi guna ya mbak...klo keseleo aku pernah juga mbak...tapi karna nggak senbuh2...akhirnya di dobeli tempeli koyo :-)

      Delete
  5. saya suka banget sama minyak tawon. Tapi yang tutup putih, Mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Klo yang tutup putih, sy blm pernah nyoba mb...pasalnya setiap request minyak tawon ke apotek..kok dikasihnya selalu tutup merah ya

      Delete
  6. minyak tawon andalan bapak saya tuh mbak, emang maknyes klo dipake

    ReplyDelete
    Replies
    1. He...he, berarti minyak tawon andalan segala jaman mbak Evrina:-)

      Delete
  7. katanya yg tutup putih bisa diminum bun. tp belum pernah nemu.

    ReplyDelete
  8. kayaknya perlu juga ni minyak tawonnya,... solanya si kecil sering digigit nyamuk

    ReplyDelete
  9. Baru tahu saya mbak kalau minyak tawon bisa untuk luka
    :) thanks for sharing ya mbaaa

    ReplyDelete

Terimakasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf, tidak mengurangi rasa hormat, komentar yang berupa link hidup, anonymous, atau berpotensi sebagai broken link akan dihapus oleh admin