Finally, Gadjah Mada Muda!

Posting Komentar

 "Yen katut.. Alhamdulillah...tapi misal ora lolos, ga apa yaa... berarti rejekine ning UPN. Sik penting le kuliah sik tenanan"


Berkali-kali saya bilang itu ke Raka, sulung saya selepas  mengikuti tes Ujian Mandiri UGM, awal Juni lalu. Berusaha menguatkan, kalau-kalau hasilnya nanti tidak sesuai dengan yang diharapkan. 

Pendaftar yang mendekati 45 ribu peserta sementara jumlah kursi tersedia yang hanya sekitar 3000an, jelas membuat jantung ketar ketir. 

Saat mengikuti UM UGM kali ini sebenarnya si anak berstatus  "mahasiswa penasaran". Tahun kemarin sudah berhasil nembus SNBT, cuma kurang puas karena lolos di pilihan ke 3. Masih penasaran judulnya. Nyobalah tahun ini.

Ikut SNBT untuk yang kedua kali, tapi masih ditolak UGM. Usaha terakhir, via ujian CBT alias ujian mandiri, atau yang biasa disebut Utul.

Semangat banget ngejar UGM? Untuk anak Jogja, siapa sih yang nggak kepengen? .

Sambil kuliah di UPN, beberapa bulan terakhir saya lihat persiapan Raka cukup intens. Memang tidak lagi ikut bimbel seperti tahun kemarin, tapi ia buka lagi buku-buku dari bimbel. Cari-cari soal dan try out on line di X, termasuk belajar dari buku bank soal yang saya belikan di shopee. 

Dapat jadwal test di sessi akhir. Lumayan, bisa buat nambah waktu belajar. hari Minggu lagi, 7 Juni.  Rejeki, karena tidak menganggu jadwal kuliah. 

Hingga kemudian hari mendebarkan itu tiba. 

12 Juni 2026. Pengumuman dijadwalkan pukul 15.00. 

Gelisah sebenarnya sejak sehari sebelum diumumkan. Ada rasa takut, khawatir kalau-kalau Raka bakalan kecewa.

Tapi Bismillah..hanya bisa bantu jalur langit, berdoa berharap yang terbaik. 

Hari pengumuman itu tiba...

Saya mendampingi Raka saat membuka laman pengumuman. 

Sementara ayahnya, di belakang rumah sedang berbincang dengan tukang yang sedang ada pekerjaan.

Beberapa detik menatap layar komputer, kami terdiam berusaha mencerna apa yang tertulis dan Yey, lolos seleksi!

Pengumuman UM UGM

Saya lihat ekspresi Raka yang begitu lega...ia kemudian berlari kegirangan ke luar rumah sambil bilang "UGM...UGM...." Pak Suami yang mendengar kehebohan dari dalam rumah masuk dan kemudian  tertawa sambil mengeluarkan air mata saking terharu. 

Rasa senang, lega, terharu bercampur jadi satu.

Ternyata begini ya rasanya. 

Bahagia yang sama seperti puluhan tahun lalu, saat  menemukan nama saya di koran KR sebagai salah satu peserta yang lolos UMPTN

Alhamdulillah... terimakasih Rabb! Impian anakku terwujud. Ia akan menuntut ilmu di tempat yang sudah lama ia mau. Kampus  yang kami harapkan pula mampu menjadi jembatan untuk menyiapkan masa depan..

Sulis
Hai, saya Sulis! Seorang ibu dari raka-alya, bisa dihubungi di raka.adhi(at) gmail.com, sulistiyowatitri98(at) yahoo.co.id, atau t.sulistiyowati80(at)gmail.com

Related Posts

Posting Komentar