17 Desember 2017

5 Minuman Ini Enak Dinikmati Di Musim Hujan.

Beberapa hari berturut-turut, tempat tinggal saya diguyur hujan. Intensitasnya lumayan tinggi. Biasanya tengah hari keluar tanda-tanda, mendung. Lanjut hujan sampe sore, nyambung malam. Seneng-seneng aja klo saya, malah kruntelan di rumah. Paling nonton tv, atau klo masih punya setrikaan..nyetrika aja malah agak anget di badan.

Saat hujan turun, biasanya hasrat ngemilnya ikut naik. Pengennya memamah biak mlulu. Paling enak sih yang nggak cepet bikin kenyang..jadi bisa lama ngemilnya. Eh..tapi mbikin mie instant juga enak ding. Ditambah cabe rawit yang agak over dosis..trus ngadep minuman panas. Manteps.

Ngomongin minuman, ada beberapa jenis minuman yang asyik banget klo minumnya pas udara dingin. Berasa nemu partner gitu lah pokoknya. Klo versi saya sih ada 5, dan mereka adalah

1. Wedhang Jahe

Image dari www.manfaat.co.id

Simpel banget klo ini. Bisa beli di angkringan, beli minuman jahe instant kemasan sachetan, atau ambil jahe si dapur, bakar sebentar, lalu seduh sendiri. 

Eit, tunggu mungkin masih ada yang penasaran dengan istilah angkringan. Berasal dari bahasa Jawa 'angkring', angkringan adalah tempat berjualan makanan yang format warungnya adalah sebuah gerobak dorong, dengan menu makanan dan minuman sederhana seperti jahe, teh, gorengan, nasi bungkus, dan sebagainya, dan sering ditemui di ruas jalan di Jogja atau Jawa Tengah. Hampir semua warung angkringan menyediakan jenis minuman jahe, dengan harga sekitar 3000-5000/gelas.

2. Wedang Ronde

Image dari www.travelingyuk.com

Manis, segar dan menghangatkan. Tapi kalau jenis minuman yang ini memang harus nunggu ada yang jualan lewat untuk bisa menikmatinya, karena terlalu repot kalau mesti meracik sendiri. 

Karena rasa rempah-rempahnya yang menonjol, awalnya saya mengira kalau ronde ini adalah minuman asli Indonesia. Dan ternyata saya salah besar. 

Mengacu pada wikipedia org, ronde merupakan makanan (bukan minuman) tradisional China dengan nama asli Tangyuan. Berbentuk bulat, berbahan dasar tepung ketan yang kemudian disajikan dengan kuah manis. Di negara asalnya, tangyuan biasa disajikan saat festival lampion.

Di Indonesia, ronde ini kemudian berakulturasi dengan budaya masing-masing daerah, hingga kemudian lahirlah Wedhang Ronde. Content wedhang ronde sendiri terdiri dari air jahe (sebagai kuah dalam jumlah banyak), dilengkapi ronde, kacang tanah sangrai, roti tawar yang diiris dadu, agar-agar, dan kolang-kaling. 

Tidak semudah wedhang jahe yang sudah tersedia dalam kemasan instant, sampai hari ini saya belum nemu wedhang ronde dalam versi instant. Jadi jalan satu-satunya, ya nunggu penjual lewat depan rumah, atau nyamperin dimana abang tukang ronde mangkal. Biasanya, wedhang ronde disajikan dengan kemasan mangkok kecil, plus sendok bebek, dengan harga sekitar 5000/porsi.


3. Wedhang Sekoteng
Konon asli minuman sekoteng ini asalnya dari Semarang, Jawa tengah. Intinya, air jahe juga, trus dikasih beberapa pelengkap. Mirip-mirip wedhang ronde, tapi tanpa buletan tepung ketan.

Tapi buat saya, yang paling nyanthol di kepala saat ngomongin tentang sekoteng adalah merk ABC. Di samping gampang didapat, paling seneng bagian 'penutup' ritual minum sekoteng, yakni makan agar-agar kering yang beraneka rasa dan beraneka warna.

4. Wedhang Bajigur

Image dari www.infobandung.co.id

Bajigur merupakan minuman tradisional khas Jawa barat/masyarakat sunda. Karena lokasi aslinya agak jauh..di Jogja saya jarang nemu wedhang Bajigur tapi yang non-instant. Biasanya saya mbeli yang versi sachet-an itu aja. 

Bahan utama wedhang bajigur adalah santan dan gula aren, yang kemudian ditambahi sedikit jahe, vanili, dan sedikit garam sebagai penambah rasa. Meski di hari-hari biasa, jenis wedhang ini jarang ditemukan di warung, tapi di bulan Ramadhan, jenis minuman ini lebih gampang dicari. Biasanya di sajikan sebagai pelengkap snack pas tadarusan.


5. Kopi 


Sebenarnya saya penyuka kopi. Suka banget sama aromanya. Cuma kadang perut jadi nggak nyaman setelah minum, padahal paling cuma segelas ukuran 150ml itu aja. Frekuensi minum kopi saya juga bisa dihitung dengan jari, sebulan sekali aja nggak mesti. 

Tapi minum kopi panas di saat hujan, enak sih, apalagi sambil nonton tv dan posisi sudah agak mengantuk. Lumayan, kafein yang ada di kopi bisa membuat melek lagi.


Itu tadi 5 minuman favorit pengusir dingin versi saya. Ada yang sama, atau bahkan sama sekali berbeda? Yaa.. ga papa sih, berbeda kan biasa😀 Tu kan, saya ngomongin minum aja bisa panjang gini... Udah ah, sampai jumpa next postingan yaa!

7 komentar:

  1. Coklat panas :D. Fav ku banget kalo cuaca sedang dingin. Ditambah roti isi yg gurih2, lalu baca novel, dijamin mager mba :D

    BalasHapus
  2. mmm, wedang enak juga disantap saat lagi kurang sehat :)

    BalasHapus
  3. Minuman berbahan jahe selain segar juga ada sensasi pedasnya apalagi kalau minumnya pas panas/hangat, tambah mantap ya mbak Sulis. Saya juga penggemar kopi mbak tapi yang instan. Baru mau ngurangin kopi instan dan beralih ke kopi hitam nih :)

    BalasHapus
  4. aku milih kopi mba. tapi kopi tanpa kafein hehhe..
    sehari bisa dua kali aku minum.
    lebih baik sih jangan mengonsumsi kopi instan karena gulanya banyak.

    BalasHapus
  5. Wedang jahe atau wedang coklat. :D Apalagi kalau ditemani mie rebus.

    BalasHapus
  6. Saya paling suka susu jahe tapi klo lg ga ada ya..palingan coklat panas

    BalasHapus
  7. teh anget sama pisang goreng. yummy...

    tapi ga nolak wedang ronde.

    pernah ngicipi wedang jancruk lis? tawangmangu punya.

    BalasHapus

Terimakasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf, tidak mengurangi rasa hormat, komentar yang berupa link hidup, anonymous, atau berpotensi sebagai broken link akan dihapus oleh admin