Personal & Lifestyle Blog

11 March 2015

Ayo, Kenali Jenis Pola Asuh Yang Kita Miliki



Pernah melihat, atau menemui Ibu yang begitu permisif terhadap anaknya? Apapun yang dilakukan si anak, sepertinya di OK in aja. Mau anak nge-junkfood tiap hari, anak PS an seharian, tapi kok ya si Ibu santai-santai aja. Atau justru sebaliknya, ketemu dengan Ibu yang memperlakukan anak dengan sangat hati-hati, hingga kesannya jadi overprotectiv. Lalu kita termasuk yang mana ya? 


Banyak faktor, yang kemudian membentuk sikap dan juga prilaku orang tua terhadap anak. Lingkungan dimana ia tumbuh, bisa jadi berpengaruh. Namun ternyata, salah satu faktor penentu adalah faktor genetis si Ibu yang tergurat dalam sidik jari mereka. Berbeda ibu, beda gaya asuh pula, begitu intinya. Kok tahu? Berkat program "Sidik jari Cerdas Frisian Flag". Di pertengahan April 2011 silam, progam milik Frisian Flag ini mampir di Kota Jogja. Kebetulan waktu itu si sulung adalah peminum susu formula yang ulung, mumpung ada program gratisan, ya sudah ngikut aja sekalian. Untuk bisa mengikuti program tersebut, waktu itu syarat utamanya hanya membeli produk sebesar nominal tertentu,kalau tidak lupa dari 100 ribu sampai 450 ribu. Semakin banyak produk yang dibeli, makin lengkap pula test yang bisa diikuti.

Kembali ke tema utama, secara garis besar ada 4 tipe gaya asuh seorang ibu terhadap anaknya:

 1. Alamiah (naturing) 
Ibu dengan gaya asuh ini, biasanya sangat mengutamakan sisi kenyamanan anak, memberi kesempatan pada anak agar ia belajar dari pengalaman, menilai prestasi anak pada proses yang dijalankan, memberikan nasehat kepada anak melalui cara bermain dan dalam situasi yang santai.  

2. Membimbing ( nurturing) 
Berbeda dengan gaya kepengasuhan alamiah, ibu tipe ini biasanya berupaya untuk menerapkan pola asuh tertentu. Beberapa ciri ibu dengan tipe ini adalah menjadikan prestasi sebagai tolak ukur keberhasilan anak, memastikan anak harus fokus pada disiplin, mengajar anak bersikap cepat dan cekatan, selalu berusaha memberikan penjelasan dengan dasar logika yang bisa diterima anak. 

 3. Responsif 
Bagi ibu tipe ini, memenuhi kebutuhan anak adalah hal yang sangat penting, suka mengikuti tren yang terjadi di sekitarnya, khususnya yang berkaitan dengan anak, cepat tanggap dan bertindak, mudah menerima saran dari pihak lain yang berkaitan dengan pendidikan anak. 

 4. Analitis 
Merupakan tipe ibu yang biasanya memiliki banyak pertimbangan dalam menentukan sikap saat menghadapi anak. Ciri-ciri ibu dengan tipe ini adalah: Segala sesuatu harus melalui proses pertimbangan yang masak, baik-buruk, untung dan ruginya. Memiliki kekhawatiran cukup tinggi, memiliki kecenderungan untuk melihat segala sesuatu secara detail. 

Merujuk 4 tipologi diatas, lalu dimanakah posisi saya berdasarkan guratan sidik jari yang saya punya? Dan jawabannya adalah.....Nurturing dan Responsif !! Ooo....pantesan, memang sudah tidak keibuan dari sononya :-) Hasil diagnosa test yang disuguhkan oleh tim "Sidik Jari Cerdas Frisian Flag " dipaparkan dalam bentuk diagram garis, sehingga bisa dibaca seberapa banyak kadar naturing-nurturing kita, atau seberapa kadar responsif-analitis kita. Lalu, dari 4 tipologi gaya asuh tersebut, mana yang terbaik?

Kalau pertanyaannya seperti itu, menurut saya jawabannya relatif. Kalau saya berada di posisi si anak, asyik kali ya di asuh sama ibu dengan tipikal naturing-responsif, yang artinya memberikan banyak ruang gerak, tak perlu banyak aturan, mau minta apa dituruti tanpa banyak pertimbangan. Tapi bukankah kebebasanpun tetap berbatas? Jadi endingnya menurut saya semua tipe, ada kelebihan dan kekurangan masing-masing. Ketika kita sudah tahu jenis dan kadar pola asuh kita, ya tinggal menyesuaikannya dengan tipikal si anak. Kapan kita harus berjuang meningkatkan sisi naturing, atau justru mendongkrak sisi nurturing, ya hanya si ibu yang tahu. Begitu juga sebaliknya. Lalu...termasuk tipe seperti apakah pola asuh teman-teman semua?

12 comments:

  1. terimakasih sudah mau share, Bunda. sangat bermanfaat

    ReplyDelete
  2. kalau saya apa ya.... mesti di sidik jari dulu nih... :)
    betewe... makasih infonya ya... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tunggu klo ada program gratisan aja mb....murah meriah:-)

      Delete
  3. Replies
    1. Ah...klo liat dari tulisannya...mbak kania sosok keibuan bgt deh! Klo saya ( ngaku) sering otoriter e mb... Biar disiplin maksudnya :-)

      Delete
  4. aku apa ya? tanya anak dulu. hihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pake feeling ibu...ato nanya suami, bisa juga kayaknya mbak...:-)

      Delete
  5. Aku termasuk yang mana ya?? semoga termasuk yang baik :)

    ReplyDelete
  6. Saya pernah ikutan tesnya lho mba...saya dan bo, untuk tau tipe apa kita sebenarnya dan approach yang bisa dipakai 😊😇😊

    ReplyDelete

Terimakasih telah meninggalkan jejak. Mohon maaf, tidak mengurangi rasa hormat, komentar yang berupa link hidup, anonymous, atau berpotensi sebagai broken link akan dihapus oleh admin